Targetkan Pendapatan Sewa US$50 Juta, Cove Akuisisi Casa Mia Coliving

COVE x Casa Mia

Targetkan Pendapatan Sewa US$50 Juta, Cove Akuisisi Casa Mia Coliving (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas Cove menargetkan pendapatan sewa tahunan sebesar US$50 juta setelah mengakuisisi operator co-living asal Singapura, Casa Mia Coliving, pada penutupan tahun 2025. Akuisisi ini menjadi langkah strategis pertama Cove dalam memperkuat ekspansi bisnisnya di kawasan Asia Pasifik.

Melalui akuisisi tersebut, portofolio gabungan Cove kini mencapai lebih dari 8.000 kamar yang tersebar di berbagai negara di Asia Pasifik, menjadikan perusahaan sebagai salah satu operator co-living terbesar di kawasan ini.

Co-Founder Cove Luca Bregoli mengatakan integrasi properti dan tim Casa Mia ke dalam platform Cove akan mendorong sinergi operasional sekaligus meningkatkan standar layanan perusahaan.

“Integrasi properti dan tim Casa Mia ke dalam platform Cove akan mendorong sinergi operasional yang signifikan, sekaligus meningkatkan standar layanan kami secara menyeluruh. Akuisisi ini juga menghadirkan sumber daya tambahan yang akan mempercepat ekspansi kami di wilayah Asia Pasifik,” ujar Luca, dikutip Jum’at (30/1/2026).

Dengan bergabungnya Casa Mia, Cove akan memperluas ragam properti berkualitas sekaligus memperkuat kapabilitas operasional yang telah tersertifikasi oleh Building and Construction Authority (BCA) Singapura. Pengalaman tinggal para penghuni juga akan diperkaya melalui pengembangan program komunitas terintegrasi yang diterapkan lintas pasar, termasuk di Indonesia, sesuai dengan karakter gaya hidup urban di masing-masing negara.

Pasca akuisisi, bisnis gabungan yang beroperasi di bawah merek Cove diproyeksikan mencatat pendapatan sewa tahunan sebesar US$50 juta. Nilai tersebut merepresentasikan sekitar 50% pertumbuhan tahunan (year on year/YoY) Cove, baik dari sisi pendapatan maupun jumlah unit sepanjang 2025.

Akuisisi ini juga membawa Cove semakin dekat pada target arus kas positif, melanjutkan kinerja yang menunjukkan profitabilitas pada paruh kedua 2025. Hal ini terjadi di tengah investasi perusahaan untuk memasuki pasar Jepang dan Korea Selatan secara bersamaan.

Didirikan pada 2019, Casa Mia dikenal sebagai penyedia hunian co-living bagi profesional muda dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten. Cove dan Casa Mia sama-sama mengusung konsep hunian fully furnished dan serviced, serta memiliki komitmen kuat dalam pengembangan komunitas di lingkungan co-living.

Co-Founder Casa Mia Coliving Eugenio Ferrante menyatakan bahwa bergabung dengan Cove akan memperkuat misi perusahaan dalam menyediakan hunian terbaik bagi para penghuni.

“Kami percaya Cove menawarkan rumah yang terbaik bagi para penghuni dan tim Casa Mia, sekaligus mendukung misi utama kami sebagai bagian dari platform yang memiliki nilai dan visi yang sama terkait arah perkembangan hunian dan pengalaman tinggal urban,” ujar Eugenio.

 

Melalui akuisisi ini, Cove menegaskan komitmennya untuk memperluas skala bisnis sekaligus memperkuat posisinya di pasar co-living Asia Pasifik yang terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan hunian fleksibel bagi masyarakat urban.

.

STEVY WIDIA

Exit mobile version