Stop Hoax, Portal Untuk Cek Akurasi Berita Online

Deklarasi masyarakat Jakarta anti Hoax. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama komunitas Siberkreasi dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) meluncurkan portal ‘Stop Hoax’ untuk mencegah peredaran berita palsu. Portal tersebut bakal menjadi agregator yang bertugas mengonfirmasi kebenaran berita online.

“Ini kerja sama membuat portal aggregator konten-konten agar masyarakat mudah mengecek hoaks yang berseliweran di Facebook, WhatsApp, dan jejaring sosial lainnya,” kata Noor Iza Kepala Hubungan Masyarakat Kominfo, dalam keterangannya, Kamis (12/4/2018) di Jakarta.

Iza menjelaskan, nantinya portal ini juga akan bekerja sama dengan lembaga, komunitas, dan kementerian lainnya untuk menangkis peredaran berita palsu. Misalnya, beredar hoaks obat palsu di jejaring sosial. Nantinya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai lembaga terkait akan meluruskan disinformasi tersebut.

Iza menuturkan, portal tersebut akan menampilkan deretan tautan berita lengkap dengan deskripsi singkat yang menjelaskan kebenaran situs tersebut. Nantinya, pengguna akan diarahkan langsung ke tautan berita tersebut. “Jadi masyarakat tahu informasi tersebut benar atau tidak,” kata Iza menambahkan.

Menurut Iza, sebelumnya Kominfo juga telah meluncurkan kanal penangkis hoaks melalui situs Jaringan Pemberitaan Pemerintah. Dalam situs JPP.go.id, terdapat kanal yang menampilkan berita hoaks dan asli. Nantinya, kanal tersebut akan melebur dalam portal ‘Stop Hoax’. Portal ‘Stop Hoax’ mulai beroperasi pada 13 April 2018.



STEVY WIDIA

Baca juga :   Berlibur Dengan Suasana Lokal Jadikan Bali Pasar Teratas di Dunia