Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Tak Mampu Bersaing, Rakuten Tutup Toko di Indonesia

13 Februari 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Tak Mampu Bersaing, Rakuten Tutup Toko di Indonesia
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - YOUNGSTERS.id – Ketatnya persaingan bisnis belanja online (e-commerce) di Indonesia, rupanya telah memakan korban. Salah satunya pemain e-commerce global asal Jepang Rakuten yang memutuskan bakal hengkang dan tutup tokonya di pasar Tanah Air.

Melalui situs resminya, Rakuten menyampaikan kepastian bahwa bakal tutup mulai 1 Maret 2016. “Dengan menyesal kami mengumumkan bahwa Rakuten Belanja Online tidak lagi tersedia bagi pelanggan untuk melakukan pembelian per 1 Maret 2016. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda selama ini dan kami sangat berharap Anda menikmati berbelanja di Rakuten Belanja Online,” demikian keterangan dikutip dari situs resmiya.

Kendati begitu, bagi para calon pembeli masih dapat tetap berbelanja di Rakuten Belanja Online hingga tanggal 29 Februari 2016. Semua pesanan dengan pembayaran yang terkonfirmasi pada periode ini akan tetap dikirimkan.

Baca juga :   Strategi Efektif, Dana Pihak Ketiga Krom Bank Tumbuh 44,7% di Kuartal I 2025

Bagi pelanggan yang sudah terlanjur bertransaksi di Rakuten tak perlu bingung atas nasib pesanan mereka. Sebab semua pesanan dengan pembayaran terkonfirmasi akan tetap berjalan sesuai pada metode pembayaran.

Namun jika Anda belum menerima pesanan, disarankan untuk menghubungi pusat layanan Rakuten Indonesia.

Sementara itu, pihak Rakuten juga menganjurkan kepada para pengguna untuk menggunakan Rakuten Super Points sampai dengan tanggal 29 Februari 2016. Karena semua sisa Rakuten Super Points akan berakhir di akhir bulan ini.

Tetapi, menariknya, di akhir postingan disebutkan Rakuten berharap untuk dapat meluncurkan layanan yang baru dan menarik dalam beberapa bulan mendatang.

Walaupun tidak disebutkan alasan pentupan tokoknya, namun tampaknya semakin ketatnya persaingan e-commerce di Indonesia mendorong Rakuten hengkang dari Indonesia. Selain Indonesia, platform e-commerce berbasis C2C tersebut juga menutup layanannya di dua negara lain yakni Singapura dan Malaysia.

Baca juga :   Blibli Targetkan Peningkatan Usaha Tiga Kali Lipat

 

ANGGIE AJIE SAPUTRA

Editor : STEVY WIDIA

Tags: e-commercepersaingan ketat bisnis e-commerceplatform e-commerce berbasis C2CRakuten Belanja Indonesia
Previous Post

UKM Produksi Mobil Listrik Super

Next Post

Mobil Berbahan Bakar Hidrogen Dari Makassar

Related Posts

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan
Headline

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan

6 Desember 2025
0
Shopee Live
Headline

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
Headline

Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026

28 November 2025
0
Load More
Next Post
Mobil Berbahan Bakar Hidrogen Dari Makassar

Mobil Berbahan Bakar Hidrogen Dari Makassar

British Council dan HijUp Promosikan Busana Muslim di London Fashion Week 2016

British Council dan HijUp Promosikan Busana Muslim di London Fashion Week 2016

Beasiswa Ilmu Komputer Pertama di Indonesia

Beasiswa Ilmu Komputer Pertama di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version