Agate Kolaborasi dengan Studio Abu Dhabi, Port of Jumanah Meluncur Global

Gim Port of Jumanah. (Foto: istimewa/agate)

youngster.id - Industri gim Indonesia kembali mendapat panggung di pasar global. Agate, pengembang gim asal Bandung, berkolaborasi dengan Red Dunes Games, studio gim berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk meluncurkan Port of Jumanah secara global.

Port of Jumanah kini tersedia untuk PC melalui Steam dan Epic Games Store serta PlayStation 5 melalui PlayStation Store. Gim ini menjadi salah satu dari tiga proyek kolaborasi Agate dan Red Dunes Games, dengan dua proyek lainnya dijadwalkan meluncur pada 2027.

“Kami ingin memadukan eksplorasi, pertarungan, dan perkembangan cerita dalam satu perjalanan yang utuh. Setiap ekspedisi dirancang dengan kondisi yang berbeda, sementara perkembangan pelabuhan membantu pemain memahami perjalanan Mansour dan dunia Jumanah secara bertahap,” ujar Shandhi Sayogo, Game Director di Agate dikutip Kamis (10/9/2026).

Menurut Shandhi, Port of Jumanah dikembangkan selama sekitar 18 bulan dengan memadukan pengembangan konsep dan konteks budaya dari kawasan Teluk Arab dengan pengalaman produksi gim dari Indonesia. Dalam proyek ini, Agate melibatkan 20 orang tim inti dan lebih dari 60 talenta Indonesia dari berbagai disiplin produksi.

“Talenta tersebut terlibat dalam sejumlah bidang, mulai dari desain, programming, art, audio, quality assurance (QA), hingga marketing. Kolaborasi antara Bandung dan Abu Dhabi juga menjadi bagian penting dalam membangun dunia serta cerita yang dihadirkan dalam gim,” ungkapnya.

Salah satu unsur utama Port of Jumanah berasal dari tradisi penyelaman mutiara di kawasan Teluk Arab yang disebut telah berlangsung lebih dari 7.000 tahun. Sejarah tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain lingkungan, karakter, narasi, dan mekanik permainan, dengan tambahan elemen komedi yang dikembangkan bersama oleh kedua studio.

Dalam gim ini, pemain berperan sebagai Mansour, seorang penyelam yang mencari mutiara sekaligus menghadapi berbagai makhluk laut. Pemain juga perlu mengumpulkan perlengkapan dan sumber daya untuk secara bertahap memulihkan Pelabuhan Jumanah.

Port of Jumanah memadukan pertarungan, eksplorasi, narasi, dan pengelolaan sumber daya. Setiap ekspedisi membawa pemain menjelajahi wilayah laut dengan lingkungan dan spesies yang berbeda.

Sebelum peluncuran global, Port of Jumanah telah diperkenalkan melalui versi demo sejak Mei 2026. Demo tersebut mendapat perhatian dari lebih dari 100 kreator konten dari lebih dari 18 negara, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Spanyol, Prancis, Portugal, Ukraina, Korea Selatan, dan Polandia.

Dukungan para kreator tersebut menghasilkan lebih dari 100.000 tontonan di berbagai platform, seperti Twitch, YouTube, TikTok, dan Instagram.

Untuk pasar Indonesia, Port of Jumanah ditawarkan dengan harga Rp154.290 dengan diskon peluncuran 15%. Gim ini tersedia dalam 11 bahasa, termasuk Indonesia, Arab, Inggris, Jepang, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis Brasil, Mandarin, dan Rusia.

Melalui kolaborasi ini, Agate tidak hanya terlibat dalam pengembangan sebuah gim untuk pasar global, tetapi juga menunjukkan kontribusi talenta Indonesia dalam produksi gim yang menggabungkan pengalaman lokal dengan kekayaan budaya dari kawasan lain.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version