youngster.id - Palo Alto Networks meluncurkan Idira, sebuah platform keamanan identitas generasi terbaru. Platform ini dirancang khusus untuk menemukan, mengendalikan, dan mengelola seluruh identitas digital, sekaligus mengatasi fragmentasi keamanan yang selama ini membuat organisasi modern rentan terhadap serangan siber.
Peluncuran Idira menandai lompatan besar dalam industri keamanan siber dengan menghadirkan privileged access management (PAM) modern yang dilengkapi fungsi agentic. Melalui platform terpadu ini, organisasi kini dapat memperluas kontrol akses dinamis secara menyeluruh ke berbagai jenis identitas, mulai dari manusia, mesin, hingga sistem kecerdasan buatan (AI agentic).
Chief Product and Technology Officer Idira di Palo Alto Networks, Peretz Regev, menegaskan bahwa identitas telah menjadi medan perang baru dalam lingkungan perusahaan yang memanfaatkan AI.
“Ketika pelaku ancaman kini masuk melalui login, bukan membobol sistem, setiap identitas menjadi target. Idira mengubah cara pelaku usaha mengamankan aset penting ini dengan melampaui PAM tradisional dan mengintegrasikan keamanan identitas mesin untuk menghadirkan perlindungan identitas agentic secara menyeluruh,” kata Peretz, Rabu (20/5/2026).
Riset menunjukkan bahwa solusi identitas tradisional sudah tidak relevan. Celah ini terbukti dari data bahwa 9 dari 10 organisasi global mengalami pelanggaran keamanan terkait identitas dalam satu tahun terakhir. Permukaan serangan juga kian melebar karena jumlah identitas mesin dan AI kini telah melampaui jumlah manusia dengan rasio 109 banding 1.
Situasi diperparah oleh fakta bahwa 61% permintaan akses istimewa (privilege) masih dipenuhi melalui standing privilege (akses permanen), alih-alih menggunakan sistem on-demand (sesuai kebutuhan). Kondisi tersebut membuat pelaku usaha menjadi sasaran empuk peretasan berbasis login.
Idira hadir untuk menghentikan ancaman siber secara proaktif dengan mengandalkan tiga pilar kemampuan utama yang sepenuhnya didukung oleh kecerdasan buatan. Pertama, platform ini mampu Menemukan Risiko Identitas dengan memanfaatkan AI untuk terus mengidentifikasi serta memitigasi setiap jalur akses dan hak akses mencurigakan di seluruh jaringan perusahaan (enterprise).
Kedua, Idira berfungsi Mengontrol Setiap Privilege, yaitu mengubah skema akses statis ke kontrol dinamis melalui penerapan prinsip Zero Standing Privilege (ZSP) dan sistem just-in-time pada setiap identitas yang ada.
Terakhir, platform ini dapat Mengotomatisasi Tata Kelola dengan menerapkan kebijakan berbasis AI untuk mengubah kepatuhan regulasi menjadi tata kelola otomatis di sepanjang siklus hidup identitas.
Peluncuran Idira juga membawa peningkatan fitur signifikan bagi para pelanggan SaaS CyberArk yang telah terdaftar melalui beberapa penyesuaian skema lisensi.
STEVY WIDIA
