youngster.id - Penyedia layanan cloud lokal terkemuka, Biznet Gio Cloud, resmi mengadopsi prosesor AMD EPYC generasi terbaru untuk memperkuat infrastruktur data center mereka. Langkah strategis ini diambil guna menjawab lonjakan kebutuhan performa komputasi tinggi di era kecerdasan buatan (AI) dan machine learning di Indonesia.
Peralihan ke CPU Server AMD EPYC memungkinkan Biznet Gio menghadirkan layanan yang lebih bertenaga namun tetap efisien secara biaya. Saat ini, sekitar 90% dari total armada server bare metal perusahaan telah menggunakan teknologi AMD.
VP of Technology Operations Biznet Gio Cloud, Saputro Aryulianto, mengungkapkan bahwa kepadatan core yang tinggi pada AMD EPYC memberikan keunggulan kompetitif, terutama dalam menjalankan produk terbaru seperti NEO GPU dan NEO Metal.
“Prosesor AMD EPYC dapat mengurangi penggunaan lisensi kami hingga 20% karena kami bisa menjalankan lebih banyak core dalam satu soket. Performa dan harganya sangat mengesankan bagi kebutuhan skalabilitas kami,” ujar Aryulianto, Kamis (12/3/2026).
Selain keunggulan performa, teknologi AMD juga membantu Biznet Gio menjalankan operasional yang lebih hijau. Penggunaan AMD EPYC terbukti mampu mengurangi konsumsi daya hingga 8% dan menekan emisi karbon hingga 2.100 kg per server.
Dengan dukungan server HPE bertenaga AMD, Biznet Gio kini mengoperasikan tiga region data center di Indonesia dan berencana melakukan ekspansi ke region keempat di Bali dalam waktu dekat. Perusahaan juga mulai mengeksplorasi penggunaan akselerator AMD Instinct untuk mendukung ekosistem AI yang lebih terbuka (open source) melalui platform ROCm.
“AMD EPYC kini menjadi standar lingkungan operasional kami. Ke depan, produk terbaru seperti NEO DNS dan NEO CDN juga akan berjalan di platform ini untuk bersaing di pasar APAC,” tambah Aryulianto.
Keberhasilan integrasi ini mempertegas posisi Biznet Gio sebagai penyedia cloud nomor satu di Indonesia yang siap bersaing di kancah internasional dengan standar keamanan ISO 9001 dan SOC 2 Type II.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post