Japfa Food Indonesia Gandeng RELEX Solutions, Modernisasi Rantai Pasok Berbasis AI

Japfa Food x RELEX

Japfa Food Indonesia Gandeng RELEX Solutions, Modernisasi Rantai Pasok Berbasis AI (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Japfa Food Indonesia, anak perusahaan dari raksasa agri-pangan Japfa Group, resmi memperluas kolaborasi strategisnya dengan RELEX Solutions. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan perencanaan rantai pasokan (supply chain) terintegrasi guna memenuhi permintaan protein yang terus tumbuh pesat di pasar Indonesia.

Setelah sukses menerapkan solusi RELEX di sembilan pabrik pengolahan primer, Japfa Food Indonesia dijadwalkan akan memperluas implementasi ini ke enam pabrik tambahan pada Juni 2026.

“Tim RELEX sangat memahami kerumitan industri protein, terutama dalam menyeimbangkan hasil produksi, tingkat layanan, dan margin keuntungan,” ujar Nathan J. Ramadhan, Wakil Kepala (AVP) Supply Chain Downstream Japfa Food Indonesia, dikutip Jum’at (10/4/2026).

Sebagai pemain utama di industri protein nasional, Japfa Food Indonesia mengelola lebih dari 2.000 SKU di 15 pabrik pengolahan utama dan 23 pusat distribusi. Sebelumnya, perusahaan mengandalkan proses manual berbasis spreadsheet.

Dengan platform RELEX, Japfa kini beralih ke sistem terpadu yang mencakup: Perencanaan Permintaan (Demand Planning) yang menggunakan machine learning untuk akurasi perkiraan jangka pendek dan panjang; Perencanaan Induk dan Distribusi, yang menyelaraskan kapasitas produksi dengan permintaan riil di pasar; dan Optimasi Inventaris, yang mengurangi surplus produk dan meminimalkan erosi margin.

Pada tahap awal, fokus utama kolaborasi ini adalah optimalisasi operasional unggas hidup. Dengan menyelaraskan rencana pemotongan hewan terhadap permintaan pelanggan, Japfa berhasil mengurangi intervensi manual dan memastikan pasokan lebih tepat sasaran.

Memasuki semester kedua tahun 2026, Japfa Food Indonesia berencana memperluas penggunaan teknologi ini ke divisi pengolahan lanjut (further processing). Ekspansi ini akan mencakup 7 pabrik tambahan dan 58 pusat distribusi, menciptakan jaringan perencanaan yang lebih luas dan responsif.

Stefano Scandelli, Senior Vice President Sales di RELEX, menyatakan bahwa platform terpadu ini memberikan kendali penuh bagi perusahaan di tengah lingkungan rantai pasok yang kompleks.

“Dengan menghubungkan sinyal permintaan langsung ke perencanaan produksi dan distribusi, Japfa memiliki daya tanggap yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tambah Scandelli.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version