Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

metaNesia Jadi Ekosistem Metaverse Pertama di Indonesia

31 Oktober 2022
in Technology
Reading Time: 3 mins read
metaNesia x Infobrand

metaNesia Jadi Ekosistem Metaverse Pertama di Indonesia (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Dinilai inovatif dan karya yang diciptakannya berhasil meningkatkan daya jual produk atau jasa, metaNesia didapuk sebagai platform ekosistem metaverse pertama di Indonesia yang diberikan oleh INFOBRAND.ID dan TRAS N CO Indonesia. Penghargaan ini diberikan dalam perhelatan Info Brand Awards, yang diselenggarakan di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (27/10) lalu.

Andrew Setiawan Tarigan, Senior Product Manager metaNesia mengucapkan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan kepada metaNesia. Dia berharap penghargaan ini menjadi pemicu agar metaNesia terus mendapat kepercayaan dari konsumen terhadap platform metaverse yang dikembangkan.

“Harapannya penghargaan ‘PERTAMA DI INDONESIA’ ini dapat membuat metaNesia senantiasa terus berinovasi bagi perkembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia dan menjadi wadah kreativitas untuk publik, kreator, maupun brand,” ujar Andrew, dalam sambutannya.

Sementara itu, Susilowati CEO Media INFOBRAND Group menjelaskan, penghargaan “PERTAMA DI INDONESIA” merupakan apresiasi dan pengakuan yang diberikan kepada perusahaan atas prestasi, inovasi, dan karya yang berhasil diciptakan guna meningkatkan daya jual produk atau jasa. metaNesia mendapat penghargaan ini karena berhasil menjadi pionir di kategorinya sebagai ekosistem metaverse pertama di Indonesia.

“Penghargaan “PERTAMA DI INDONESIA” diberikan bagi perusahaan yang pertama meluncurkan inovasi dan yang pertama di Indonesia setelah dilakukan validasi serta pemeriksaan. Jadi kita melakukan proses riset terlebih dahulu terhadap penilaian yang pertama di Indonesia,” kata Susi, di lokasi acara.

Baca juga :   Pengguna Instagram Sudah Capai 3 Miliar

Menurut Susi, penghargaan “PERTAMA DI INDONESIA” diberikan kepada perusahaan setelah memenuhi tiga kriteria penilaian. Pertama, The First Aspect, yaitu perusahaan yang meraih penghargaan ini telah memenuhi unsur sebagai yang pertama di Indonesia. Kriteria kedua adalah Evidence Aspect, yaitu nilai yang diukur berdasarkan alat bukti yang dimiliki perusahaan atau dapat divalidasi melalui pemberitaan di media sebagai yang pertama. Kriteria terakhir adalah Validation Aspect, yang menjelaskan bahwa perusahaan terkait wajib menandatangani surat Validation Data and Disclaimer sebagai yang pertama di Indonesia atau dibuktikan dengan Online Validation Riset melalui mesin pencari dan media sosial.

“Kita melakukan penilaian melalui tiga tahapan tersebut dan didukung oleh pemberitaan yang dilakukan oleh perusahaan atau brand di media sehingga kita sama-sama tahu dan terpublikasi,” jelas Susi.

Susi melihat ekosistem metaverse sangat baik dikembangkan dalam dunia pemasaran di era digital. Ia yakin saat ini banyak brand yang membutuhkan marketplace yang memanfaatkan metaverse seperti yang ditawarkan oleh metaNesia.

Baca juga :   PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

“metaNesia merupakan yang pertama di Indonesia yang menawarkan ekosistem metaverse sehingga bisa lebih dulu berlari meraih pasar yang lebih luas. Tantangannya bagi metaNesia adalah memperluas kolaborasi terhadap brand-brand yang memiliki potensi atau kepentingan untuk masuk ke dunia metaverse,” tandas Susi.

Sebagai peraih brand pertama di Indonesia dalam kategorinya, metaNesia merupakan platform metaverse di bawah naungan Leap-Telkom Digital dari Telkom Indonesia yang menciptakan interaksi virtual serta pengalaman baru dalam memperkenalkan produk ke dunia digital.

Salah satu yang ditawarkan oleh metaNesia adalah metaverse mall yang di dalamnya dapat melakukan jual-beli barang berupa NFT, dengan menerapkan prinsip Phygital (Physical & Digital) yang memudahkan pengguna karena dapat menggunakan fiat money (Rupiah).

Setelah resmi beroperasi sejak 31 Juli 2022, metaNesia sudah menjalin beberapa kerja sama dengan brand terkemuka, seperti Honda dan Fruit Tea yang diajak untuk merasakan pengalaman berbisnis baru di dalam metaverse metaNesia.

Kerja sama yang dilakukan bersama Honda adalah menciptakan virtual showroom yang interaktif di mana pengunjung dapat melihat berbagai produk Honda secara 360 derajat. Termasuk melihat bagian eksterior, interior, hingga mesin dan berbagai fitur.

Baca juga :   Implementasi Sistem Kerja Hybrid, Bank BTPN Gandeng Microsoft

Bahkan, showroom Honda di metaNesia bisa menampilkan bagian-bagian detil seperti kolong mobil untuk melihat rangka yang tidak bisa dilakukan di showroom dunia nyata. Selain itu, di sini pengunjung juga dapat melakukan test-drive sebagai bentuk pemberian pengalaman yang maksimal bagi pengguna.

Sedangkan kolaborasi yang dilakukan metaNesia bersama Fruit Tea berupa “virtual world” di event Fruit Tea World Festival 2022. Dalam event ini, metaNesia dapat dimanfaatkan oleh peserta yang tidak dapat hadir langsung di lokasi dan memberikan pengalaman baru mengikuti event di dalam metaverse. Peserta dapat mengkreasikan avatar sesuai keinginannya dan disuguhkan beberapa aktivitas yang menarik, seperti treasure hunt, selfie bareng di metaverse, dan menonton konser Naura Ayu dan The Changcuters.

“Sebagai platform baru di Indonesia, metaverse dapat dilirik sebagai model bisnis baru yang progresif dan juga sarana menyalurkan ide kreatif sehingga dapat dimanfaatkan oleh brand maupun kreator sebagai cara baru untuk untuk meningkatkan kinerja bisnis dan meningkatkan hasil yang diinginkan,” pungkas Andrew.

metaNesia merupakan bagian dari Leap-Telkom Digital sebagai umbrella brand produk dan layanan digital Telkom, yang hadir untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia.

 

HENNI SOELAEMAN

Tags: InfobrandmetaNesiaMetaverse
Previous Post

Telkom University Dipercaya Menjadi Pusat Pengembangan Metaverse di Indonesia

Next Post

Menteri Parlemen dan Komunikasi Sosial Timor-Leste Lakukan Kunjungan Kehormatan dan Jajaki Peluang Kerja Sama dengan TelkomGroup

Related Posts

metaverse
News

Cara Baru Promosi Rokok: Lewat Metaverse, Advergames, dan NFT

27 November 2023
0
metaNesia - Honda Meta Race
News

Tantang Anak-Anak Muda Ikut Race, Honda Hadirkan Balapan Mobil Virtual di metaNesia

2 September 2023
0
Metaverse DBS BetterWorld
News

“DBS BetterWorld”, Petualangan Metaverse Menyoroti Tantangan Sampah Makanan Global

2 September 2023
0
Load More
Next Post
Telin x Timor-Leste

Menteri Parlemen dan Komunikasi Sosial Timor-Leste Lakukan Kunjungan Kehormatan dan Jajaki Peluang Kerja Sama dengan TelkomGroup

Ekonomi Digital Indonesia

Ekonomi Digital Indonesia Diramalkan Jadi Terbesar Di Asia Tenggara

Creators Lab

Tokopedia Kerjasama Dengan Intel Tingkatkan Kinerja Platform Dan Lonjakan Konsumen

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version