youngster.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI menghadirkan inovasi layanan digital Sail The Tales, sebuah pengalaman berbasis teknologi Augmented Reality (AR) di atas kapal KM Kelud. Melalui fitur ini, para penumpang diajak menjelajahi kekayaan cerita sejarah, budaya, legenda lokal, hingga kehidupan masyarakat pesisir di wilayah-wilayah yang dilalui sepanjang rute pelayaran.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menjelaskan bahwa penumpang dapat menikmati pengalaman interaktif ini dengan mudah tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan. Konten berbasis lokasi tersebut dapat diakses melalui ponsel cerdas yang terhubung langsung dengan jaringan Wi-Fi lokal kapal (Seawifi).
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berlayar yang lebih menarik dan interaktif bagi penumpang. Melalui Sail The Tales, perjalanan laut tidak hanya menjadi sarana untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi juga kesempatan untuk mengenal sejarah, budaya, dan cerita lokal Indonesia,” ujar Ditto, dikutip Selasa (3/11/2026).
Perpaduan Transportasi Laut dan Edukasi Budaya Nusantara
Inovasi Sail The Tales resmi mengudara melalui episode perdana berjudul ‘Kisah Para Penjaga Nusantara’ yang dirilis pada 16 Oktober 2026. Episode ini menjadi langkah awal PELNI dalam mengemas kekayaan cerita lokal dengan pendekatan digital modern yang relevan bagi kebutuhan penumpang masa kini.
Pengalaman AR ini diimplementasikan secara khusus di KM Kelud yang melayani rute pelayaran strategis Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Belawan. Ketika kapal melintasi perairan wilayah tertentu, konten interaktif yang sesuai dengan titik geografis tersebut akan muncul secara otomatis di layar perangkat penumpang.
Ditto menambahkan bahwa potensi pengenalan sejarah Nusantara melalui transportasi laut sangat masif, mengingat PELNI mencatatkan volume pengangkutan hingga 5,15 juta penumpang di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2025.
“Kami berharap Sail The Tales dapat menjadi inovasi yang memberi nilai tambah bagi layanan PELNI. Inisiatif ini juga membuka peluang untuk mengemas kekayaan cerita lokal Indonesia dengan cara yang relevan bagi penumpang masa kini,” kata Ditto.
Melalui integrasi teknologi AR ini, PELNI menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menghubungkan konektivitas antarpulau, melainkan juga memperkuat nilai literasi sejarah dan keberagaman budaya bagi masyarakat Indonesia.
HENNI S.


















Discussion about this post