Perkuat Keselamatan Operasional Tambang, TransTRACK dan PPA Kolaborasi Teknologi Berbasis Data

TransTRACK PPA

Perkuat Keselamatan Operasional Tambang, TransTRACK dan PPA Kolaborasi Teknologi Berbasis Data (Foto: Istimewa/PPA)

youngster.id - Penyedia solusi teknologi manajemen armada dan rantai pasok, TransTRACK, memperkuat kolaborasi strategis dengan kontraktor pertambangan PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Kerja sama ini berfokus pada optimasi pemanfaatan teknologi berbasis data untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, serta produktivitas operasional tambang.

Langkah kolaboratif ini berjalan di tengah masifnya aktivitas sektor pertambangan nasional. Berdasarkan Laporan Kinerja Ditjen Minerba Kementerian ESDM 2025, produksi batu bara Indonesia menembus angka 817,48 juta ton, yang berdampak pada kian kompleksnya tata kelola operasional di lapangan.

Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, menekankan bahwa integrasi teknologi di sektor tambang harus adaptif terhadap dinamika lapangan. Teknologi tidak sekadar memberikan visibilitas, melainkan membantu mitigasi risiko secara cepat.

“Di industri pertambangan, teknologi perlu membantu perusahaan memahami risiko, mengambil keputusan berbasis data dengan lebih cepat, serta mengantisipasi potensi masalah sebelum berdampak pada operasional. Melalui kolaborasi dengan PPA, kami ingin terus mengembangkan teknologi berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” ujar Anggia, Senin (24/8/2026).

Mitigasi Risiko Keselamatan Kerja

Kemitraan yang terjalin sejak 2024 ini menempatkan TransTRACK sebagai mitra pengembang solusi bagi PPA. Salah satu fokus implementasi teknologi adalah aspek pencegahan kecelakaan kerja akibat kelelahan (fatigue) pengemudi.

Department Head SHE Corporate PT Putra Perkasa Abadi (PPA), Rozzaq Alhanif Islamudin, menjelaskan bahwa PPA memanfaatkan teknologi Mobile Digital Video Recorder (MDVR) dari TransTRACK untuk memantau kondisi operator saat bekerja. Data tersebut dianalisis untuk menentukan tindakan preventif yang tepat.

Ke depan, kedua perusahaan juga bersiap mengeksplorasi pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi kondisi jalan tambang yang tidak memenuhi standar secara lebih dini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penerapan Good Mining Practice sekaligus mendukung visi PPA menjadi perusahaan jasa pertambangan terdepan di Indonesia sebelum 2030.

Chief Operating Officer TransTRACK, Ledi Hari Setiawan, menambahkan bahwa pendekatan berkesinambungan ini menjadi kunci penting dalam menjaga retensi dan kepuasan pelanggan melalui pemberian nilai tambah secara konstan.

Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan apresiasi kepada pelanggan, TransTRACK dan PPA juga menggelar Workshop TransTRACK x PPA pada 18–20 Agustus 2026 di Bandung. Kegiatan yang diikuti oleh 42 peserta dari PPA ini menjadi wadah untuk mendalami ekosistem teknologi pertambangan, seperti Live Tracking & Monitoring, Driver Scheduling, Fuel Management System, hingga Carbon Measurement.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version