youngster.id - Visa memperkenalkan Intelligent Commerce Connect, sebuah solusi yang dirancang untuk menjembatani pelaku bisnis ke dalam ekosistem perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI-powered commerce). Inovasi ini hadir sebagai jalur masuk (on-ramp) yang fleksibel bagi pengembang AI, pedagang, maupun penyedia layanan pendukung untuk berpartisipasi dalam tren agentic commerce atau transaksi yang dilakukan oleh agen AI.
Seiring dengan meningkatnya ketergantungan konsumen pada agen AI untuk melakukan pembelian, para pelaku bisnis kini membutuhkan cara yang lebih sederhana untuk memulai transformasi digital mereka. Intelligent Commerce Connect, yang merupakan bagian dari portofolio Visa Intelligent Commerce, hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan integrasi tunggal melalui Visa Acceptance Platform. Solusi ini memungkinkan inisiasi pembayaran yang aman, tokenisasi, kontrol pengeluaran, hingga proses autentikasi yang canggih.
Andrew Torre, President of Value-Added Services di Visa, menyatakan bahwa selama ini Visa telah menggerakkan jutaan transaksi harian dari usaha kecil hingga peritel global. Melalui Intelligent Commerce Connect, Visa membawa infrastruktur penerimaan pembayaran tepercaya tersebut ke dunia baru perdagangan berbasis AI.
“Ini memungkinkan pelaku bisnis dapat mengizinkan agen AI melakukan pembelian atas nama konsumen secara aman dan dalam skala besar,” ujar Andrew, Kamis (9/4/2026).
Salah satu keunggulan utama dari solusi ini adalah sifatnya yang agnostik terhadap jaringan dan protokol, sehingga dapat bekerja dengan penyedia brankas token (token vault) utama mana pun. Hal ini memberikan kebebasan bagi platform agen AI untuk terhubung dengan infrastruktur kredensial yang sudah ada tanpa harus terikat pada satu vendor tertentu. Selain itu, sistem ini mendukung penerimaan pembayaran dari berbagai protokol agen besar seperti Trusted Agent Protocol hingga Machine Payments Protocol (MPP).
Tak hanya soal pembayaran, Intelligent Commerce Connect juga membantu para pedagang untuk membuat katalog produk mereka lebih mudah ditemukan di berbagai platform AI. Dengan aksesibilitas informasi produk seperti deskripsi, spesifikasi, dan harga yang lebih baik, konsumen dapat dengan mudah menemukan dan melakukan transaksi langsung di dalam pengalaman platform AI tersebut.
Melalui satu integrasi pada Visa Acceptance Platform, Visa juga menangani aspek kepatuhan PCI dan orkestrasi transaksi bagi penyedia layanan pendukung. Kemampuan unik ini tidak hanya terbatas pada kartu Visa, tetapi juga mendukung kartu dari jaringan lain, memberikan pilihan yang lebih luas bagi ekosistem pembayaran agen untuk berkembang lebih cepat dan efisien di masa depan. (*AMBS)

















Discussion about this post