Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Teh Organik Indonesia Incar Pasar AS

7 Juli 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Teh Organik Indonesia Incar Pasar AS

Produsen teh organik Indonesia ikutserta dalam World Tea Expo (WTE) 2017. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Para produsen teh organik Indonesia ikutserta dalam World Tea Expo (WTE) 2017 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Harapannya, produk teh Indonesia dapat masuk pasar Amerika Serikat (AS).

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles Antonius Budiman mengatakan bahwa perkebunan teh yang turut serta pada pameran tersebut telah memiliki beberapa sertifikat internasional dan mampu menambah daya saing produk teh tersebut.

“Hal tersebut menjadi kekuatan untuk promosi dan mendorong daya saing teh Indonesia di AS,” kata Antonius, dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Para produsen teh dari Indonesia adalah, PT Harendong Green Farms dan PT Bukit Sari asal Indonesia. Pada pameran yang berlangsung pertengahan Juni 2017 lalu, mereka menghadirkan varian teh premium dan organik seperti teh oolong medium, teh hitam, teh melati, dan teh putih mengisi Paviliun Indonesia.

Baca juga :   Bukalapak Amankan Produk Konsumen Jelang Ramadan

WTE merupakan pameran teh terbesar di AS yang digelar setiap tahun. Tercatat, tiga eksportir teh utama ke AS adalah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Argentina, dan India, sementara Indonesia berada di posisi ke-12.

Perkebunan teh dari perusahaan itu telah mengantongi sertifikat organik dari United States Department of Agriculture (USDA), Uni Eropa, Japanese Agricultural Standard (JAS), Canadian Organic Standards (COS), Non-GMO, Halal, maupun Organik Indonesia.

“Tantangan ke depan adalah mengedukasi pasar AS bahwa teh Indonesia memiliki kualitas dan volume yang dapat memenuhi permintaan pasar. Selain itu, juga perlu memperkenalkan mutu, harga, sejarah, maupun budaya teh Indonesia,” jelas Antonius.

Pengenalan produk yang lebih baik akan memberikan peluang yang semakin besar bagi teh Indonesia memasuki pasar teh AS yang berkisar US$ 400 juta dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Baca juga :   LinkAja Siap Berkolaborasi dengan Dompet Digital Lain

Menurut data Asosiasi Teh AS, masyarakat AS mengonsumsi sekitar 84 miliar cangkir dengan proporsi teh hitam 84 %, teh hijau 16 %, dan sisanya adalah teh putih dan teh oolong.

STEVY WIDIA

Tags: pasar teh ASPT Bukit SariPT Harendong Green Farmsteh hijauteh hitamteh oolongteh organikteh putih
Previous Post

Google Maps Permudah Pengguna Kursi Roda Temukan Lift

Next Post

Funtaustic, Festival Kreativitas Anak Autis Pertama Digelar

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Funtaustic, Festival Kreativitas Anak Autis Pertama Digelar

Funtaustic, Festival Kreativitas Anak Autis Pertama Digelar

Pokemon Go Hadirkan Pikachu Khusus

Pokemon Go Hadirkan Pikachu Khusus

ITS Juara ke 4 Kompetisi Robot Internasional

ITS Juara ke 4 Kompetisi Robot Internasional

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version