Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Teknologi 5G Lebih Aman Terhadap Serangan Siber

16 November 2020
in News
Reading Time: 1 min read
Huawei Dukung Peningkatan Ekonomi Digital Asia Pasifik

Teknologi VR berbasis 5G. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Raksasa teknologi Cina, Huawei, menyerukan peningkatan adopsi teknologi 5G.  Teknologi ini diyakini lebih aman terhadap serangan siber dibandingkan teknologi sebelumnya yakni 4G, 3G dan 2G.

Mika Lauhde, Wakil Presiden Global Huawei untuk Keamanan Siber dan Privasi, mengatakan teknologi 5G jauh lebih aman dibandingkan 4G dan teknologi sebelumnya seperti 3G dan 2G. Selain itu, teknologi ini juga memiliki tingkat kecepatan, kapasitas, dan latensi yang lebih baik.

“Standar 5G mengatasi risiko di 17 area keamanan yang membuat jaringan dan informasi menjadi lebih aman, melindungi privasi pengguna serta integritas jaringan melalui peningkatan arsitektur keamanan, autentikasi, manajemen kunci, keamanan jaringan akses radio (radio access network/RAN), algoritme kriptografi, dan lain sebagainya,” kata Lauhde dalam siaran pers konferensi Asosiasi Audit dan Pengendalian Sistem Informasi (ISACA) Kenya baru-baru ini.

Baca juga :   Peningkatan Aktivitas Siber Berbahaya Pada Komputer Industri Di Tahun 2018

Lauhde mengatakan 5G memiliki atribut berbeda yang meningkatkan keamanan, terutama pada pengirisan jaringan, di mana suatu jaringan dapat disesuaikan untuk berbagai pengguna.

“Selain itu, sejumlah algoritme yang digunakan untuk mengenkripsi informasi yang dikirimkan pada jaringan 5G juga telah dirancang, sehingga komputer kuantum di masa depan bahkan tidak dapat meretasnya,” tambahnya.

Dia mengklaim Huawei sebagai perusahaan yang paling teraudit dan paling ketat pemeriksaannya di industri. “Tidak ada penyedia peralatan teknologi lain yang menjalani pemeriksaan sedetail Huawei,” ujarnya.

Lauhde menambahkan bahwa Huawei tidak pernah mengalami insiden keamanan besar dan perusahaan teknologi itu meyakini pentingnya standar dalam keamanan siber. “Kepercayaan harus berlandaskan fakta, fakta perlu diverifikasi, dan verifikasi harus didasarkan pada standar umum,” pungkasnya.

 

Baca juga :   Huawei Ajak Industri TIK Bersinergi Kembangkan 5G

STEVY WIDIA

Tags: huaweikeamanan siberPrivasi Datateknologi 5G
Previous Post

200 juta Barang Laris Terjual di Shopee 11.11 Big Sale

Next Post

Aplikasi Komunitas JakOne Artri, Ajak Masyarakat Menabung Sampah

Related Posts

Telkomsel x Huawei
Digital Business

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
0
ITSEC Asia
Industry

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
0
startuo AI funding
Startup & Entrepreneurship

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Aplikasi Komunitas JakOne Artri, Ajak Masyarakat Menabung Sampah

Aplikasi Komunitas JakOne Artri, Ajak Masyarakat Menabung Sampah

Perluas Akses Pembiayaan Bagi Bisnis Super Mikro, Investree Gandeng Gramindo

Perluas Akses Pembiayaan Bagi Bisnis Super Mikro, Investree Gandeng Gramindo

Tirta, Game Puzzle Adventure Hasil Kolaborasi Agate dan Telkom

Tirta, Game Puzzle Adventure Hasil Kolaborasi Agate dan Telkom

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version