Telkomsel Ekspansi Pembayaran Digital di Sektor Transportasi

Telkomsel menggelar uji coba layanan TCASH Pass di Bus Rapid Transit Semarang. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Operator telekomunikasi PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) meluncurkan layanan pembayaran T-cash Pass di Bus Rapid Transit (BRT) Semarang. Implementasi teknologi itu memungkinkan transaksi di terminal pembayaran tanpa perlu melakukan otorisasi PIN.

Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan, layanan keuangan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang itu dihadirkan sebagai pemenuhan kebutuhan digitalisasi pembayaran di sektor transportasi. Sebelumnya, terdapat pula layanan pembayaran ritel, layanan ketersambungan dengan bank (T-cash Ekstra), dan layanan overseas remittance.

“Fitur pass dalam layanan T-cash kami hadirkan untuk mempercepat pengembangan konsep Smart City sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan pemerintah melalui digitalisasi pembayaran layanan transportasi,” kata Sukardi dalam keterangan pers, Sabtu(19/8/2017).

Sementara Senior Vice President Mobile Financial Services Telkomsel Danu Wicaksana menyampaikan kerjasama T-cash Pass dengan Bus Trans Semarang merupakan langkah pertama masuk ke sektor transportasi umum.

Nantinya, pelanggan Telkomsel yang aktif menggunakan layanan T-cash dapat mengaktifkan fitur T-cash Pass pada sticker near-field communication (NFC) T-cash yang tersedia di pusat pelayanan transportasi khususnya di halte BRT Balai Kota Semarang dan GraPARI Semarang. Setelah aktivasi layanan T-cash Tap dan fitur Pass, pelanggan dapat mengalokasikan saldo untuk layanan TCASH Pass.

Baca juga :   Atrans Ramaikan Layanan Transportasi Online

Transaksi TCASH di dalam BRT Semarang dapat dilakukan di dalam bus dengan cara melakukan tap atau menempelkan sticker NFC TCASH ke terminal pembayaran BRT Semarang yang dibawa oleh petugas. Pelanggan dikenakan sesuai dengan tarif yang berlaku.

Kerjasama antara Telkomsel dan Pemerintah Kota Semarang ke depannya akan dikembangkan melalui implementasi pembayaran non tunai di berbagai sarana umum lainnya, di antaranya retribusi sampah, biaya administrasi pemerintahan, dan sebagainya.

STEVY WIDIA