Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Tips Tingkatkan Penjualan Ramadan Dari Tokopedia dan TikTok E-commerce

14 Februari 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
Tips Tingkatkan Penjualan Ramadan Dari Tokopedia dan TikTok E-commerce

Tokopedia dan ShopTokopedia gelar Ramadan Ekstra Seru. (Foto: istimewa/tokopedia)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ramadan sebentar lagi tiba. Hal ini tentu menjadi momen penting bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha. Berdasarkan riset Toluna pada tahun 2024, 75% responden sudah aktif mencari inspirasi, tips, dan ide hadiah Ramadan 1-2 minggu sebelum Ramadan dimulai. Peluang pasar ini perlu ditangkap oleh pelaku usaha termasuk UKM.

SMB Education and Engagement Lead Tokopedia and TikTok E-commerce, Teddy mengatakan, untuk maksimalkan persiapan bisnis jelang bulan Ramadan, Tokopedia dan ShopTokopedia pun membuat webinar edukasi #SIAPRAMADAN untuk penjual hingga kampanye Ramadan Ekstra Seru.

“Ada peluang yang besar bagi pelaku usaha termasuk UMKM untuk menaikkan pendapatan di bulan Ramadan,” ujar Teddy dikutip Jumat (14/2/2025).

Tokopedia dan ShopTokopedia melalui Teddy dan sejumlah pelaku usaha membagikan tips memaksimalkan persiapan bisnis menjelang bulan Ramadan untuk mengoptimalkan pendapatan.

Jaga ketersediaan stok

“Penjual sebaiknya menjaga ketersediaan stok pada semua fase, yaitu sebelum, saat, dan setelah Ramadan untuk mempertahankan pembeli. Pastikan produk, khususnya yang paling laris, memiliki stok yang cukup termasuk saat terjadi lonjakan pesanan di bulan Ramadan. Manfaatkan juga fitur-fitur penjualan yang bisa memberikan informasi produk populer berdasarkan kategori dan lokasi penjual, serta kata kunci yang paling sering digunakan pembeli,” jelas Teddy.

Baca juga :   Menyiasati Anggaran HR Dengan Strategi Budgeting dan Adopsi Teknologi Digital

 Hal senada disampaikan pemilik Bittersweet by Najla Ala Bisyir. “Penjualan kami di Ramadan bisa naik 200%. maka sangat penting memperbanyak stok produk agar mencukupi permintaan pembeli yang meningkat signifikan di momen besar ini. Kami biasanya memproyeksi kebutuhan stok dari beberapa bulan sebelum Ramadan sekaligus Ramadan tahun sebelumnya,” katanya.

  Gabung kampanye khusus Ramadan Ekstra Seru

Menurut Teddy, bergabung dalam kampanye kolaborasi Tokopedia dan ShopTokopedia, Ramadan Ekstra Seru, bisa menjadi salah satu strategi meningkatkan penjualan di bulan Ramadan. Penjual bisa menawarkan sederet penawaran menarik, seperti gratis ongkir, flash sale setiap hari, diskon khusus saat live streaming, kejutan voucher setiap hari, dan masih banyak lagi.

Eksposur dan penjualan pelaku usaha terbukti meningkat berkat kampanye Ramadan Ekstra Seru. Pemilik Usaha Hijrahfood Meatshop Akram Amrullah Rajab, mengatakan, berkat ikut kampanye Ramadan Ekstra Seru 2024, penjualan naik 3 kali lipat. Penjualan daging rendang bahkan melonjak 10 kali lipat.

Lakukan live streaming di TikTok

50% responden riset Toluna terinspirasi membeli setelah melihat konten video termasuk live streaming di TikTok. Pada Ramadan 2024, puncak live streaming dengan penonton terbanyak ada di waktu sahur, istirahat, dan setelah berbuka puasa. “Lakukanlah live streaming setiap hari bahkan tingkatkan durasi guna menjangkau lebih banyak pembeli. Sesuaikan juga diskon atau bentuk promosi lain untuk ditawarkan di jam-jam puncak live streaming agar penjualan di bulan Ramadan makin maksimal,” tambah Teddy.

Baca juga :   Investree Optimistis Jadi Unicorn

Bittersweet by Najla melalui Ala menambahkan, “Berkat live streaming pada Ramadan 2024, pesanan kami naik 2 kali lipat. Beberapa hal yang kami lakukan untuk mengoptimalkan live streaming adalah menunjukkan proses pembuatan produk. Kami juga menyesuaikan tema dan dekorasi live streaming dengan Ramadan, serta membuat produk khusus seperti hampers yang hanya dijual saat live streaming.”

Buat short video

Frekuensi unggahan konten video pendek (short video) yang makin tinggi bisa meningkatkan jangkauan audiens termasuk saat Ramadan. “Ada tiga pesan yang sebaiknya disampaikan penjual Tokopedia dan ShopTokopedia lewat short video TikTok, yaitu menampilkan keunggulan produk, mengarahkan audiens untuk klik Keranjang Kuning, dan mengajak audiens untuk cek profil toko dan jadwal live streaming,” tutur Teddy.

“Pelaku usaha bisa berkolaborasi dengan kreator konten untuk membuat short video di TikTok yang ditujukan untuk menarik lebih banyak penonton pada saat sesi live streaming berlangsung, atau bekerja sama dengan affiliate content creators untuk membuat short video dengan Keranjang Kuning guna membantu mempromosikan produk kita,” jelas Bittersweet by Najla melalui Ala.

Baca juga :   Tencent Blokir Jutaan Akun Pemain PUBG Yang Curang

Pakai fitur iklan

Penjual bisa memanfaatkan fitur iklan untuk meningkatkan penjualan di Ramadan. Misalnya, dengan TopAds, toko/produk penjual bisa muncul pada halaman strategis di Tokopedia. Di sisi lain, dengan Shopping Ads, yang mencakup produk Shopping Ads, video Shopping Ads dan live Shopping Ads, toko/produk penjual di ShopTokopedia bisa muncul pada halaman ‘Saran’ atau ‘For You’ pengguna TikTok. Serta GMV Max, yang mencakup Live GMV Max dan Produk GMV Max, untuk mengoptimalkan ROI (return of investment) iklan dari akun ShopTokopedia penjual.

Brand lokal di Tokopedia dan ShopTokopedia yang memanfaatkan fitur iklan adalah Kintakun. “Pada Ramadan tahun lalu, kami berpartisipasi dalam kampanye Ramadan Ekstra Seru dengan meluncurkan koleksi khusus dan menggunakan fitur iklan, TopAds dan LIVE Shopping Ads. Hasilnya, pesanan meningkat 108% dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Vincent Saputera Marketing Director Kintakun.

 

STEVY WIDIA

Tags: ramadanTikTok E-commercetips penjualanTokopediaUMKM
Previous Post

Gandeng Dicoding, Lintasarta Siap Cetak Talenta AI Melalui Program Laskar AI

Next Post

H3RO Masterclass Jadi Wadah Asah Talenta Esport Gen Z

Related Posts

Revolusi AI Indonesia
Features

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Mastercard Global Commerce Suite
Digital Business

Mastercard Luncurkan Global Commerce Suite, Mudahkan Transaksi Lintas Negara bagi UMKM

11 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Tri H3RO Masterclass

H3RO Masterclass Jadi Wadah Asah Talenta Esport Gen Z

penipuan digital

Tekan Penipuan Digital, AdaKami Manfaatkan Teknologi AI

Blockchain

Union Fintech Hubungkan Bursa Kripto Teregulasi dan Platform Tokenisasi Aset di Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version