Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Tren AI yang Harus Diantisipasi di Indonesia pada 2025

13 Februari 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
AI Generative

Country Leader Indonesia Salesforce Iman Muhammad dan Solutions Leader Indonesia, Malaysia, Philippines, dan Vietnam Salesforce Huzefa Bandukwala. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tahun 2024, kita memasuki gelombang ketiga artificial intelligence (AI) dengan hadirnya AI otonom yang bisa mengambil keputusan dan bertindak tanpa campur tangan manusia. Termasuk AI yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan workflow tertentu dan memberikan hasil nyata, membantu organisasi melangkah lebih jauh dari sekadar tahap eksperimen.

“AI otonom akan menjadi salah satu motor pertumbuhan utama bagi Indonesia pada 2025, membantu bisnis meningkatkan skala operasional, mendorong produktivitas, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul,” ujar Iman Muhammad, Country Leader Indonesia, Salesforce dikutip dari keterangannya, Kamis (13/2/2025).

Iman yakin perusahaan di Indonesia yang berinvestasi dalam agen AI memiliki peluang untuk melampaui pesaing dan membuka nilai bisnisyang nyata dari AI.

Untuk itu Salesforce membagikan tren AI yang akan mengubah lanskap bisnis yang dinamis di Indonesia pada 2025. 

#1 Agen Otonom Membuka Peluang untuk Pertumbuhan Pendapatan

 Dalam dua tahun terakhir, mayoritas pelaku bisnis berfokus pada langkah-langkah efisiensi biaya sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi global dan melambatnya pertumbuhan. Kini, dengan hadirnya agen AI otonom, pelaku bisnis memiliki peluang lebih besar untuk mendorong pertumbuhan pendapatan. Agen-agen ini mampu mengintegrasikan data terstruktur dan tidak terstruktur dari seluruh organisasi, membuka jalan bagi hubungan pelanggan yang lebih dalam dan bernilai tinggi, yang pada akhirnya dapat menciptakan sumber pendapatan baru.

Baca juga :   Moka POS Akusisi Startup India GetFocus

Agen AI juga dapat membantu tim penjualan dengan secara otomatis melakukan pra-kualifikasi prospek sebelum meneruskannya ke agen manusia. Dengan cara ini, tim sales tidak lagi membuang waktu untuk calon pelanggan yang tidak responsif, pertanyaan dasar, atau prospek dengan tingkat keterlibatan rendah. Hasilnya, produktivitas meningkat secara signifikan, sekaligus memperkuat profitabilitas bisnis.

#2 Solusi Siap Pakai dan Data Terpadu sebagai Fondasi Keberhasilan AI

Dalam perlombaan menuju operasionalisasi AI, pemenangnya adalah mereka yang meninggalkan solusi DIY (Do-It-Yourself) dan beralih ke solusi siap pakai (out-of-the-box) yang menawarkan kecepatan, kemudahan implementasi, dan akurasi lebih tinggi. Bisnis yang mengadopsi solusi siap pakai dapat langsung fokus pada penerapan AI dan merasakan dampak serta manfaatnya secara instan. Sebaliknya, perusahaan yang mencoba membangun AI mereka sendiri seringkali menghadapi tantangan seperti biaya tersembunyi dan proses realisasi yang lambat.

Fondasi data yang tepat juga menjadi kunci untuk memaksimalkan Return on Investment (ROI) dari investasi AI. Organisasi perlu mengkonsolidasikan data terstruktur, seperti catatan transaksi pelanggan, dengan data tidak terstruktur, seperti email pelanggan, informasi produk, dan kebijakan perusahaan, guna membangun pandangan terpadu tentang pelanggan mereka. Tanpa pendekatan ini, AI tidak akan mampu menghasilkan output yang akurat, kontekstual, dan dapat dipercaya. Dalam hal ini, kemampuan zero-copy memungkinkan perusahaan memaksimalkan aset data yang sudah ada sekaligus menekan biaya persiapan data.

Baca juga :   Huawei Optimalkan Cloud dan AI Melawan Covid-19

#3 Dari Indonesia, untuk Indonesia: Ekosistem AI Lokal yang Berkembang

AI tengah membawa salah satu revolusi teknologi terbesar dalam generasi kita, menciptakan layanan, peran, dan industri baru. Kondisi ini seperti saat kemunculan smartphone dan aplikasi mobile yang melahirkan ekosistem developer aplikasi yang dinamis, pertumbuhan platform AI kini mendorong lahirnya generasi baru pengembang AI. Hal ini membuka jalan bagi inovasi dan memungkinkan talenta lokal mengembangkan alat AI yang dirancang khusus untuk kebutuhan unik Indonesia—mulai dari Small Language Models (SLMs) yang mendukung Bahasa Indonesia hingga model canggih yang menyelesaikan tantangan bisnis spesifik di industri besar seperti pariwisata dan perjalanan.

Indonesia sudah memiliki ekosistem startup dan teknologi yang matang dengan rekam jejak kesuksesan yang kuat. Pertumbuhan industri AI di kawasan ini tidak hanya akan menarik lebih banyak investasi dari raksasa teknologi global, tetapi juga mempercepat inovasi di dalam negeri. Seiring dengan itu, kita akan melihat pergeseran peran strategis yang biasanya berpusat di Barat menuju Indonesia, membuka peluang baru bagi tenaga kerja masa depan.

Baca juga :   Tren Video Series Menarik Sekaligus Menginspirasi

#4 AI Agen Mengubah Model Layanan Tradisional dengan Kapasitas Dinamis, Kecerdasan, dan Pengalaman yang Dipersonalisasi

Di negara seperti Indonesia dengan biaya tenaga kerja yang relatif lebih rendah, bisnis seringkali menambah jumlah staf layanan sebagai solusi cepat untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Namun, peningkatan jumlah tenaga kerja saja tidak selalu berdampak langsung pada penyelesaian masalah atau kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

Agen AI menawarkan pendekatan yang lebih revolusioner dengan menangani permintaan secara otomatis dan meningkatkan interaksi pelanggan dengan cara yang lebih dari sekadar menambah kapasitas. Pendekatan Ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menghadirkan layanan pelanggan berkualitas tinggi. Agen AI memanfaatkan data secara real-time untuk memberikan dukungan yang kontekstual, mengambil keputusan, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

#5 AI Agen Mendefinisikan Ulang Pekerjaan, Memberdayakan Karyawan untuk Fokus pada Peran Strategis

Agen AI mengubah lanskap tenaga kerja dengan mengotomatiskan tugas-tugas repetitif dan menyita waktu, memungkinkan karyawan untuk berfokus pada pekerjaan bernilai tinggi yang mendorong inovasi dan pertumbuhan.

Dengan menggabungkan keahlian manusia dan AI, perusahaan dapat membangun tenaga kerja yang lebih gesit, berfokus pada pertumbuhan, serta mempersiapkan karyawan untuk peran yang menuntut kreativitas, pemecahan masalah, dan pemikiran strategis.

 

STEVY WIDIA

Tags: AI otonomArtificial Intelligence (AI)Salesforcetren AI
Previous Post

iQOO Berkolaborasi Dengan Bigetron Esports

Next Post

Australian Development Investments Berinvestasi US$8 Juta ke AC Ventures

Related Posts

Darma Henwa
AI & CYBER

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

11 Februari 2026
0
Tren Rekrutmen 2026
ANALYZE

Tren Rekrutmen 2026: Evolusi AI dari Adopsi ke Integrasi Keterampilan

29 Januari 2026
0
Grab AI DevX Connect 2026
AI & CYBER

Grab AI DevX Connect 2026, Dorong Talenta Lokal Kelola AI Skala Besar

29 Januari 2026
0
Load More
Next Post
ADI x AC Ventures

Australian Development Investments Berinvestasi US$8 Juta ke AC Ventures

Xooply Hadirkan Layanan Dukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Indonesia

Xooply Hadirkan Layanan Dukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Indonesia

Blibli Tukar Tambah

Blibli Hadirkan Fitur “Tukar Tambah” Produk Elektronik

Discussion about this post

Recent Updates

SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version