Cleo Targetkan Net Zero Emission, PLTS Kurangi 15.948 Ton Emisi CO2

Cleo - Net Zero Emission

Cleo Targetkan Net Zero Emission, PLTS Kurangi 15.948 Ton Emisi CO2 (Foto: Istimewa)

youngster.id - Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus memperkuat komitmen menuju target net zero emission melalui pemanfaatan energi terbarukan dan program lingkungan berkelanjutan.

Selama periode 2022–2025, CLEO telah memproduksi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 18.333.240 kWh. Langkah ini berhasil menekan emisi karbon hingga 15.948 ton CO2.

CEO CLEO, Melisa Patricia, mengatakan penggunaan PLTS merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan yang sejalan dengan ekspansi bisnis jangka panjang.

“Selaras dengan target pertumbuhan jangka panjang berkesinambungan yang ingin kami capai melalui ekspansi yang konsisten, CLEO terus mengedepankan langkah keberlanjutan. Salah satunya dengan melengkapi pabrik-pabrik milik Perseroan dengan PLTS,” ujar Melisa, Senin (26/1/2026).

Pada awal 2026, CLEO akan menambah satu pabrik baru yang dilengkapi PLTS. Dengan penambahan tersebut, total kapasitas PLTS terpasang Perseroan akan meningkat menjadi 8 MWp.

Selain pemanfaatan energi surya, CLEO juga menjalankan berbagai program lingkungan lainnya, seperti penanaman mangrove dan kegiatan bersih pantai di sejumlah wilayah Indonesia.

Sejak 2013 hingga 2025, CLEO telah menanam 136.330 pohon, yang mayoritas merupakan pohon bakau. Program ini berkontribusi terhadap penyerapan karbon sebesar 1.826 ton CO2e.

Untuk kegiatan bersih pantai, CLEO terakhir menggelar aksi di Pantai Kedonganan, Bali, pada 10 Januari lalu. Kegiatan ini melibatkan relawan serta komunitas lokal dan menjadi bagian dari gerakan #LangkahMurni CLEO dalam pengurangan plastik sekali pakai dan pelestarian lingkungan.

Di Bali, CLEO juga menyesuaikan fasilitas produksinya dengan regulasi daerah yang melarang peredaran kemasan plastik di bawah 1 liter. Produk yang dipasarkan di wilayah tersebut antara lain Cleo Praktis 1 Liter, Cleo Eco Lite, dan produk ramah lingkungan lainnya.

Seiring dengan upaya keberlanjutan, CLEO juga terus memperluas jaringan bisnisnya. Saat ini, Perseroan telah mengoperasikan 32 pabrik di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Pada tahun ini, CLEO menargetkan pengoperasian tiga pabrik baru yang masing-masing berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

Dari sisi kinerja keuangan, CLEO mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 6% secara tahunan (YoY) menjadi Rp2,09 triliun hingga laporan keuangan kuartal III 2025. Pertumbuhan tersebut melampaui rata-rata industri AMDK yang berada di kisaran 5% per tahun.

“CLEO terus berupaya melanjutkan kinerja positif setiap tahunnya dengan menghadirkan inovasi yang relevan bagi pelanggan serta melanjutkan ekspansi ke wilayah potensial sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang,” tutup Melisa.

 

HENNI S.

Exit mobile version