youngster.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa sektor ekonomi kreatif memberikan sumbangan antara 7%- 8% pada Produk Domestik Bruto (PDB) dengan nilai kontribusi mencapai sekitar Rp1.600 triliun per tahun serta penyerapan tenaga kerja lebih dari 50 juta.
Untuk mendukung para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan talenta kreatif Komdigi bekerjasama dengan Canva menyediakan 8.000 akun Canva Pro gratis.
Program penyediaan alat pendukung pembuatan konten digital tersebut merupakan bagian dari kerja sama Kemkomdigi dengan Canva untuk memberikan akses alat produksi digital bagi talenta kreatif dan pelaku UMKM.
“Ini baru langkah pertama, ke depan akan terus diperluas agar semakin banyak individu dan komunitas yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dikutip dalam keterangan pers “Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata”.
Menteri Meutya menyampaikan bahwa desain dan konten digital kini telah menjadi kebutuhan untuk mendukung pemasaran produk UMKM. Program ini menjadi langkah konkret memperkuat keterampilan desain, literasi digital, dan daya saing ekonomi kreatif nasional
“Bagi UMKM, keterampilan kreatif dan desain digital bukan lagi kebutuhan tambahan, tapi sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendesain, memasarkan, dan menjual produk,” katanya.
Kerja sama Kemkomdigi dengan Canva diharapkan dapat mendukung peningkatan kreator desain Indonesia serta mendorong pertumbuhan UMKM digital, serta memastikan Indonesia menjadi motor utama ekonomi digital di kawasan.
“Kami cukup terharu mendengar laporan bahwa dalam tahun 2025 ada 1 miliar desain baru yang lahir dari Canva. Semoga semakin banyak kreator Indonesia yang berkontribusi dari capaian besar tersebut,” katanya.
Dalam kerja sama ini, Canva dan Komdigi menempatkan peningkatan keterampilan digital sebagai fokus utama. Canva akan terlibat dalam berbagai program pelatihan berskala nasional yang menyasar UMKM, pendidik, dan talenta muda. Selain itu, integrasi konten pembelajaran Canva ke dalam Learning Management System (LMS) Badan Pengembangan SDM Komdigi diharapkan bisa memperluas jangkauan edukasi digital.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post