Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News BizTech

Fynd Masuk Pasar Indonesia, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Digital dan Industri Fesyen

5 Maret 2026
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
industri fesyen

Fynd Masuk Pasar Indonesia, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Digital dan Industri Fesyen (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan teknologi ritel asal India, Fynd, resmi memasuki pasar Indonesia sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini diambil untuk memanfaatkan pertumbuhan pesat ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan melampaui US$130 miliar pada 2025.

Sebagai pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menyumbang lebih dari separuh total nilai transaksi online regional dan memiliki lebih dari 221 juta pengguna internet. Namun, karakter geografis Indonesia yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau menghadirkan tantangan kompleks dalam logistik dan rantai pasok bagi pelaku ritel.

Fynd menargetkan tantangan tersebut melalui ekosistem unified AI-native commerce miliknya. Platform ini mengintegrasikan sistem toko fisik, e-commerce, desain, produksi, hingga manajemen rantai pasok ke dalam satu arsitektur terpadu.

Baca juga :   RRQ dan EVOS Divine Wakili Indonesia di FFWS Global Finals Jakarta 2025

“Indonesia tidak hanya membutuhkan alat e-commerce tambahan, tetapi infrastruktur ritel modern,” ujar Ronak Modi, Chief Business Officer Global Fynd.

Ia menegaskan bahwa ekspansi ke Indonesia bertujuan memberdayakan seluruh rantai nilai industri dengan teknologi AI, mulai dari desain dan produksi pakaian hingga unified commerce dan sistem pemenuhan pesanan yang cerdas.

Solusi StoreOS dari Fynd mendukung sistem point-of-sale (POS) canggih, fitur Endless Aisle, serta clienteling untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di toko. Sementara itu, Storefront menghadirkan platform perdagangan digital yang skalabel dan berfokus pada identitas merek.

Melalui Fynd Konnect, para pedagang dapat mengintegrasikan penjualan mereka dengan berbagai marketplace utama seperti Shopee, Lazada, dan TikTok. Fitur ini memungkinkan pengelolaan penjualan lintas platform melalui satu dashboard terpusat.

Baca juga :   PINTU Incubator, Fasilitasi Entrepreneur Muda Bidang Fesyen Masuk Pasar Global

Selain itu, Fynd juga menyediakan sistem Warehouse Management System (WMS) dan Transport Management System (TMS) berstandar enterprise untuk mengoptimalkan manajemen inventori dan logistik. Perusahaan turut memperkenalkan Fynd Create, lapisan inovasi desain dan produksi yang mencakup Design-as-a-Service, Garment-as-a-Service, serta teknologi pemotretan berbasis AI. Solusi ini dirancang untuk mempercepat siklus pengembangan produk dan mengurangi ketergantungan pada proses sampling konvensional.

Dalam strategi masuk pasar Indonesia, Fynd menggandeng Asosiasi Pengusaha Garmen dan Aksesoris Indonesia (APGAI), sebuah asosiasi yang didukung pemerintah dan mewakili sektor garmen serta aksesori nasional. Didirikan pada awal 1990-an, APGAI menaungi sejumlah grup ritel besar, termasuk Delami Group dan Sorella Group.

Ekspansi Fynd ke Indonesia melengkapi operasinya yang telah berjalan di India, negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC), serta Afrika. Perusahaan menargetkan dapat membantu merek fesyen Indonesia mencapai pertumbuhan yang skalabel berbasis AI di salah satu pasar perdagangan digital paling dinamis di dunia.

Baca juga :   Karina Pricilla : Bisnis Fesyen itu Harus Punya DNA

 

STEVY WIDIA

Tags: Fyndindustri fesyenpertumbuhan ekonomi digital IndonesiaPerusahaan teknologi ritel asal India
Previous Post

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

Next Post

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

Related Posts

Fashion Program
Headline

Fashion Program, Insiatif Memajukan Industri Fesyen di Tanah Air

18 Mei 2024
0
PINTU Incubator 2023
Headline

PINTU Incubator, Fasilitasi Entrepreneur Muda Bidang Fesyen Masuk Pasar Global

25 Juli 2023
0
Kolaborasi Jadi Senjata Brand Lokal Bersaing Di E-Commerce
News

Shopee Dukung Industri Fesyen Lewat Kampanye 3.3

4 Maret 2020
0
Load More
Next Post
Komunitas TikTok

Penemuan dan Komunitas TikTok Mempengaruhi Tren Perdagangan E-commerce

Dekarbonisasi Schneider Electric

Schneider Electric Lampaui Target Dekarbonisasi 2025: Berhasil Pangkas 862 Juta Ton Emisi CO2 Pelanggan

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Discussion about this post

Recent Updates

Anggaran Riset 2025

Anggaran Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Kemendiktisaintek Gandeng MIND ID Perkuat Hilirisasi & Swasembada Energi

5 Maret 2026
XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Anggaran Riset 2025

Anggaran Riset Naik Jadi Rp12 Triliun, Kemendiktisaintek Gandeng MIND ID Perkuat Hilirisasi & Swasembada Energi

5 Maret 2026
XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

XLSMART Percepat Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

5 Maret 2026
Program PFpreneur 2026

Pertamina Kembali Buka Program PFpreneur 2026: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas ke Pasar Global

5 Maret 2026
Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

Tren Olahraga Sosial Dapat Meningkatkan Risiko Nyeri Otot, Teknologi Terapi Jadi Solusi

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version