Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News VARIOUS

Google Segera Perketat Aturan Distribusi Aplikasi Android

28 Agustus 2025
in VARIOUS
Reading Time: 1 min read
google play

Google Play. (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google mengumumkan akan memperketat langkah keamanan dalam distribusi aplikasi Android dengan mewajibkan verifikasi identitas pengembang. Hal itu tidak hanya berlaku bagi yang mendistribusikan melalui Play Store tetapi juga melalui toko aplikasi lain.

Kebijakan baru itu mulai diuji pada Oktober 2025 melalui akses awal bagi pengembang yang berminat, sebelum diterapkan secara resmi pada Maret 2026. Pada September 2026, aturan ini akan berlaku bagi seluruh aplikasi yang dipasang di perangkat Android bersertifikasi di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand, sebelum diperluas ke seluruh dunia pada 2027.

“Langkah itu ditujukan untuk mengurangi praktik penyalahgunaan identitas oleh pihak tidak bertanggung jawab yang kerap menyebarkan malware, melakukan penipuan finansial, atau mencuri data pribadi pengguna,” menurut sumber Google yang dilansir Tech Crunch.

Baca juga :   Zoom Siapkan Layanan E-mail Berbasis Web

Berdasarkan surveinya, Google mencatat distribusi aplikasi melalui internet atau aplikasi pihak ketiga menghasilkan lebih dari 50 kali lebih banyak malware dibandingkan Google Play, yang sejak 2023 sudah menerapkan kewajiban verifikasi pengembang.

Dalam sistem baru, pengembang aplikasi diwajibkan menyerahkan nama resmi, alamat, email, dan nomor telepon. Google juga menyediakan jenis akun berbeda untuk pelajar dan pengembang hobi, mengingat kebutuhan mereka tidak sama dengan pengembang komersial.

Kebijakan tersebut dinilai dapat membawa dampak besar terhadap ekosistem aplikasi Android, seiring upaya Google menekan risiko keamanan dan peredaran malware yang selama ini menjadi tantangan di platformnya.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi androidGoogleplay store
Previous Post

PFMuda 2025, Dukung 110 Inovasi Sosial Untuk Ketahanan Energi dan Pangan

Next Post

Perkuat Layanan Omnichannel Commerce Mekari Akuisisi Desty

Related Posts

Infobip - Telkomsel
VARIOUS

Kembangkan RCS for Business di Indonesia, Telkomsel Gandeng Infobip dan Google

18 Desember 2025
0
Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis
VARIOUS

Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

13 Desember 2025
0
pendanaan startup
STARTUP

Singapura Jadi Pilihan Utama Investor Startup, Pendanaan Untuk Indonesia Hanya 50%

18 November 2025
0
Load More
Next Post
Perkuat Layanan Omnichannel Commerce Mekari Akuisisi Desty

Perkuat Layanan Omnichannel Commerce Mekari Akuisisi Desty

East Ventures

3 Startup Portofolio East Ventures masuk Forbes Asia 100 to Watch 2025

Sribu Academy

Sribu Academy, Platform untuk Validasi Skill Freelancer di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

HeroPlay - SportsHero

SportsHero Gandeng Indosat Luncurkan HeroPlay, Platform Game Online Tanpa Unduh

15 Januari 2026
BINUS University

Mahasiswa BINUS University Tampil di IGDX 2025 dan PAX Australia 2025

15 Januari 2026
fintech WeLab

Fintech WeLab Raih Pendanaan Seri D US$220 Juta, Terbesar untuk Bank Digital Asia 2025

15 Januari 2026
startup AI Coxwave

Startup AI Coxwave Raih Pendanaan Pre-Seri A US$5 Juta dari L&S Venture Capital

15 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
HeroPlay - SportsHero

SportsHero Gandeng Indosat Luncurkan HeroPlay, Platform Game Online Tanpa Unduh

15 Januari 2026
BINUS University

Mahasiswa BINUS University Tampil di IGDX 2025 dan PAX Australia 2025

15 Januari 2026
fintech WeLab

Fintech WeLab Raih Pendanaan Seri D US$220 Juta, Terbesar untuk Bank Digital Asia 2025

15 Januari 2026
startup AI Coxwave

Startup AI Coxwave Raih Pendanaan Pre-Seri A US$5 Juta dari L&S Venture Capital

15 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version