Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News BizTech

Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

10 Maret 2026
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

Media gathering Zurich Indonesia, Senin (9/3/2025) di Jakarta. (Foto: kenrene/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri asuransi diproyeksi mengalami pertumbuhan aset 5%- 7 % di tahun 2026. Hal ini ditopang oleh kesadaran tentang asuransi yang membaik serta kebutuhan proteksi yang terus berubah di masyarakat. Untuk itu, Zurich Indonesia menegaskan kesiapan transformasi industri melalui inovasi proteksi kesehatan dan perluasan akses asuransi.

Country Manager Zurich Indonesia dan Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk Edhi Tjahja Negara menjelaskan, Kinerja perlindungan kesehatan di Zurich menunjukkan kenaikan signifikan pada Januari 2026. Di lini konvensional, asuransi kesehatan kelompok, Medicillin, mencatatkan pertumbuhan gross written premium (GWP) mencapai 40% year-on-year (yoy). Sementara asuransi kesehatan individu, Zurich Optimal Health Assurance (ZOHA), juga mengalami penguatan GWP dengan tumbuh lebih dari 20% yoy.

“Kami melihat industri asuransi kesehatan memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang, didukung oleh regulasi yang semakin kuat dan meningkatnya literasi masyarakat. Momentum awal tahun hingga Ramadhan-Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mendorong inovasi dan memperluas akses proteksi agar semakin banyak keluarga Indonesia terlindungi secara berkelanjutan,” katanya pada jumpa pers, Senin (9/3/2026) di Jakarta.

Baca juga :   Zurich Innovation Championship Jadi Platform Bagi Startup Indonesia untuk Go-International

Menurut Edhi, portofolio health Zurich menunjukkan tren pertumbuhan yang solid sejak 2026, didukung solusi yang relevan, fleksibel, dan mudah dipahami serta rangkaian inisiatif yang mendekat.

Ke depan, Zurich akan terus memperkuat inovasi berbasis kebutuhan nasabah, menjaga tata kelola yang kokoh, dan memperluas kolaborasi agar lebih banyak masyarakat Indonesia memperoleh perlindungan yang tepat sasaran.

“Zurich berkomitmen untuk terus menjadi mitra perlindungan terpercaya bagi masyarakat Indonesia, dengan solusi yang relevan secara berkelanjutan, untuk ketangguhan masyarakat hari ini hingga masa depan,” ungkapnya.

Sementara Direktur PT Zurich Topas Life (Zurich Life), Fred Chan, menambahkan, kinerja produk asuransi kesehatan Zurich menunjukkan tren yang positif, didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap proteksi.

“Oleh karena itu, Kami memperkuat ZOHA untuk proteksi kesehatan yang komprehensif sekaligus fleksibel, dan menghadirkan Zurich Critical Care (ZCC) yang sebagai pelengkap solusi penyakit kritis yang ringkas namun menyeluruh,” ucapnya.

Baca juga :   Pemesanan Hotel Di Hari Valentine Naik

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda, menilai prospek asuransi pada 2026 tetap menjanjikan, ditopang oleh kesadaran tentang asuransi yang membaik serta kebutuhan proteksi yang terus berubah.

“Fundamental industri asuransi Indonesia terus menguat dengan peningkatan aset yang dikelola. Penguatan regulasi dan peningkatan pengawasan mendorong tata kelola industri yang lebih baik, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kepercayaan publik. Dinamika risiko kesehatan dan ekonomi global juga membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya untuk memiliki suatu proteksi yang menyeluruh, yang akan berkontribusi positif terhadap peluang ekspansi industri asuransi pada 2026,” tambah Nailul.

Untuk lini syariah, Zurich menegaskan komitmen inklusi asuransi kesehatan melalui solusi mikro dengan manfaat lebih spesifik dan premi terjangkau. Produk asuransi kesehatan mikro, yang terdiri atas Mikro Demam Berdarah, Mikro Tifus, dan Mikro Hospital Cash Plan, mencatat pertumbuhan kuat mencapai lebih dari 40%.

Direktur Utama PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) Hilman Simanjuntak mengatakan, untuk lebih mendorong inklusi hingga ekosistem keluarga dan pendidikan, Zurich Syariah juga mengenalkan beasiswa berproteksi (Perlindungan Diri Pelajar), yang berfungsi sebagai door‐opener untuk memperkenalkan konsep proteksi syariah sejak dini, dan menumbuhkan kepercayaan terhadap produk asuransi yang sederhana namun relevan dengan kebutuhan sehari- hari.

Baca juga :   Dorong Inovasi Perawatan Kulit, Y.O.U Bangun Tropical Skin Research Lab di Indonesia

“Kami melihat momentum pertumbuhan ini sebagai cerminan kesadaran masyarakat yang semakin menguat terhadap perlindungan yang sesuai dengan prinsip syariah, untuk ketenangan finansial bagi keluarga. Produk mikro syariah menjadi solusi yang inklusif karena menghadirkan perlindungan dengan kontribusi yang terjangkau dan proses yang sederhana,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya dalam mendorong inklusi asuransi, Zurich mengoptimalkan momentum Idulfitri ini dengan memberikan Asuransi Kecelakaan Diri gratis bagi 1500 pemudik di seluruh Indonesia. Program ini memberikan perlindungan terhadap risiko selama perjalanan mudik selamaperiode 17 – 26 Maret 2026.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: asuransi kesehatanindustri asuransiPT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah)PT Zurich Topas Life (Zurich Life)Zurich Indonesia
Previous Post

Fokus ke Bisnis Digital, Telkom Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health

Next Post

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

Related Posts

Zurich Indonesia
BizTech

Zurich Indonesia Cetak Kinerja Solid, Premi Tumbuh di Seluruh Lini Bisnis

26 November 2025
0
Zurich Entrepreneurship Program Fase II Siap Jaring 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda
BizTech

Zurich Entrepreneurship Program Fase II Siap Jaring 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda

12 September 2025
0
industri asuransi
News

Peran Industri Asuransi dalam Membangun Ketahanan Iklim di Tengah Ketidakpastian Global

20 Mei 2025
0
Load More
Next Post
Tessa Wijaya - Xendit

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

Discussion about this post

Recent Updates

Tessa Wijaya - Xendit

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

10 Maret 2026
Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

10 Maret 2026
TelkomMetra Divestasi AdMedika

Fokus ke Bisnis Digital, Telkom Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health

10 Maret 2026
Ekonomi Gig Indonesia

CIPS: Ekonomi Gig Sumbang US$7 Miliar, Perlindungan Pekerja Masih Terfragmentasi

10 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tessa Wijaya - Xendit

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

10 Maret 2026
Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

Industri Bertumbuh, Zurich Dorong Inovasi dan Perluas Akses Asuransi

10 Maret 2026
TelkomMetra Divestasi AdMedika

Fokus ke Bisnis Digital, Telkom Resmi Divestasi AdMedika ke Fullerton Health

10 Maret 2026
Ekonomi Gig Indonesia

CIPS: Ekonomi Gig Sumbang US$7 Miliar, Perlindungan Pekerja Masih Terfragmentasi

10 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version