youngster.id - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo meresmikan Perpustakaan Digital sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan bagi anak binaan. Fasilitas ini dihadirkan untuk mendukung proses pembelajaran yang adaptif, modern, dan berkelanjutan di lingkungan LPKA.
“Dengan adanya perpustakaan digital, LPKA Kelas I Kutoarjo diharapkan semakin mampu menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan berorientasi masa depan, sekaligus membekali anak binaan dengan literasi dan pengetahuan yang dibutuhkan saat kembali ke Masyarakat,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Tahanan Hasan Basri, dikutip Sabtu (17/1/2026).
Perpustakaan digital yang diluncurkan menggunakan platform Kipin E-Library, hasil kolaborasi dengan Kipin dan Q-Vici. Layanan ini memungkinkan anak binaan mengakses berbagai materi pembelajaran tanpa koneksi internet, mulai dari buku pelajaran, video edukasi, latihan soal, hingga bacaan literasi dan pendidikan karakter.
Peluncuran perpustakaan digital tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran di LPKA Kelas I Kutoarjo, yang sebelumnya telah mengelola PKBM Tunas Mekar Aman sebagai sarana pendidikan formal dan nonformal bagi anak binaan.
Sebelumnya, LPKA Kelas I Kutoarjo juga menerima berbagai dukungan fasilitas pendidikan, seperti perangkat komputer, koleksi buku bacaan, alat musik, serta sarana pendukung pembelajaran lainnya. Kehadiran perpustakaan digital ini dinilai melengkapi kebutuhan belajar bagi 102 anak binaan yang tengah menjalani pembinaan.
HENNI S.
