Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News BizTech

PGE Percepat Pengembangan Proyek Panas Bumi dan EBT di Lahendong

17 Desember 2025
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
PGE- PLTP Lahendong

PGE Percepat Pengembangan Proyek Panas Bumi dan EBT di Lahendong (Foto: Dok. PGE)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Guna mempercepat pengembangan proyek panas bumi dan energi baru terbarukan (EBT), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) melakukan pengajuan dokumen teknis Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 7 dan 8 berkapasitas 2 x 20 megawatt (MW), yang dikombinasikan dengan pembangkit Binary Unit berkapasitas 10 MW, kepada PT PLN (Persero).

Penyerahan dokumen teknis tersebut menjadi tahapan penting dalam proses evaluasi PLN untuk pembelian tenaga listrik EBT melalui skema total proyek dalam Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL). Langkah ini menandai percepatan realisasi proyek panas bumi di Lahendong, Sulawesi Utara.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, mengatakan pengajuan dokumen teknis merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan potensi panas bumi nasional. Ia menyebutkan, pengembangan Lahendong telah berlangsung sejak beroperasinya PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 pada 2016.

Baca juga :   XLSmart dan ASTRAtech Luncurkan Inovasi Drone Otonom Cerdas Berbasis 5G

“Penyampaian dokumen teknis ini menjadi langkah penting bagi PGE dalam pengembangan panas bumi di Indonesia, khususnya di Lahendong, Sulawesi Utara. Kami berharap dengan disampaikannya dokumen ini, PLN dapat melakukan proses evaluasi dan pembelian tenaga listrik dari pembangkit energi baru terbarukan, sekaligus mendorong percepatan tahapan pengembangan selanjutnya,” ucap Edwil, Rabu (17/12/2025).

PGE selanjutnya akan melanjutkan tahapan diskusi teknis dengan PLN, yang mencakup kajian reservoir, desain fasilitas produksi, studi penyambungan, serta aspek kelistrikan dan komersial. Proses ini ditujukan untuk mempercepat kesiapan proyek hingga tahap pembangunan.

Saat ini, PGE menyuplai sekitar 30% kebutuhan listrik di Sulawesi Utara dan sekitarnya. Dengan tambahan kapasitas dari PLTP Lahendong Unit 7 dan 8 serta Binary Unit, kontribusi tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 35–40% dari total kebutuhan listrik wilayah tersebut.

Baca juga :   Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

Pengembangan PLTP Lahendong juga mendukung target nasional peningkatan bauran pembangkit berbasis EBT hingga 76% pada periode 2025–2034. Proyek di Prospek Tompaso ini tercantum dalam Daftar Potensi Panas Bumi yang memerlukan kajian lanjutan serta masuk dalam empat proyek strategis panas bumi PGE yang tercantum dalam Blue Book 2025–2029 Kementerian PPN/Bappenas.

Selain mendukung ketahanan energi, sektor panas bumi memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Sepanjang 2010–2024, industri panas bumi mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp21,43 triliun dan Dana Bagi Hasil (DBH) bagi daerah penghasil sekitar Rp10,82 triliun pada periode 2019–2024.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, PGE menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 gigawatt (GW) dalam dua hingga tiga tahun ke depan dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2033. Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang 727 MW di enam wilayah operasi, serta tengah mengembangkan proyek strategis lain, termasuk PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW dan proyek co-generation bersama PLN Indonesia Power dengan total kapasitas sekitar 230 MW.

Baca juga :   Cahaya Prautama dkk. : Jadikan Limbah Organik Sumber Energi Terbarukan

HENNI S.

Tags: energi baru terbarukan (EBT)Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) LahendongProyek Panas BumiPT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE)
Previous Post

Antler Danai 14 Startup AI dengan Traksi Komersial Awal

Next Post

VIDA: Mayoritas Penipuan Digital Berawal dari Lemahnya Verifikasi Identitas

Related Posts

teknologi pengukuran dua fasa
BizTech

PGE Luncurkan Teknologi Pengukuran Dua Fasa Pertama di Dunia

9 Desember 2025
0
Dharma Polimetal
BizTech

Dukung Net Zero Carbon, Dharma Polimetal Pasang PLTS Berkapasitas 4,85 MWp

2 September 2025
0
Xurya x Samator
News

Adopsi Energi Terbarukan Gunakan PLTS Atap, Samator Gandeng Xurya

11 Oktober 2023
0
Load More
Next Post
penipuan digital

VIDA: Mayoritas Penipuan Digital Berawal dari Lemahnya Verifikasi Identitas

Battery Bosch Service

Bosch Permudah Pembelian Aki Mobil Lewat Layanan Digital

Platform Bursa Kerja Mitra Gojek

GoTo Luncurkan Bursa Kerja Mitra Gojek untuk Dukung Pengembangan Karier Mitra Driver

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version