Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News BizTech

Prediksi 2026: Teknologi Baru Buka Risiko Ancaman Siber Bagi Sektor Telekomunikasi

27 Desember 2025
in BizTech
Reading Time: 2 mins read
Prediksi 2026: Teknologi Baru Buka Risiko Ancaman Siber Bagi Sektor Telekomunikasi

Industri telekomunikasi. (Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Tahun ini industri telekomunikasi mengalami berbagai ancaman siber yang cukup berat. Ancaman ini didominasi kampanye APT, serangan rantai pasokan, serangan DDoS dan penipuan berbasis SIM terus menekan operator di tahun 2025. Kaspersky memprediksi ancaman ini masih akan berlanut di tahun 2026. Selain akan ada risiko lain dari penerapan teknologi baru.

Pada periode November 2024 dan Oktober 2025, Kaspersky Security Network menunjukkan 12,79% pengguna di sektor telekomunikasi menghadapi ancaman online dan 20,76% menghadapi ancaman pada perangkat (on device). Selama periode yang sama, 9,86% organisasi telekomunikasi di seluruh dunia mengalami ransomware.

Pada saat yang sama, sektor telekomunikasi beralih dari pengembangan teknologi yang cepat ke implementasi yang luas — dan laporan tersebut berpendapat bahwa pergeseran ini menciptakan peluang baru dan risiko operasional baru untuk tahun 2026.

Baca juga :   Hadapi Lonjakan Trafik Hingga 30%, XLSMART Tingkatkan Kapasitas Jaringan di Nataru 2026

“Ancaman yang mendominasi tahun 2025 seperti kampanye APT, serangan rantai pasokan, dan serangan DDoS, tidak akan hilang. Namun sekarang ancaman tersebut beririsan dengan risiko operasional dari otomatisasi AI, kriptografi siap kuantum, dan integrasi satelit,” kata Leonid Bezvershenko, peneliti keamanan senior di Kaspersky GReAT dikutip Sabtu (27/12/2025).

Kaspersky menyoroti tiga area di mana transisi teknologi dapat menimbulkan gangguan jika diterapkan secara tidak merata atau tanpa control yang kuat. Pertama, manajemen jaringan yang dibantu AI, di mana otomatisasi dapat memperkuat kesalahan konfigurasi atau bertindak berdasarkan data yang menyesatkan.

Kedua, transisi kriptografi pasca-kuantum, di mana penerapan pendekatan hibrida dan pasca-kuantum yang terburu-buru dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dan kinerja di seluruh lingkungan TI, manajemen, dan interkoneksi. Terakhir yaitu integrasi 5G ke satelit (NTN), di mana perluasan jejak layanan dan ketergantungan mitra memperkenalkan titik integrasi baru dan potensi mode kegagalan.

Baca juga :   Risk & Control Forum, Bangun Keamanan Cyber di Industri Telekomunikasi

“Operator telekomunikasi membutuhkan visibilitas di kedua dimensi tersebut: memiliki pertahanan kuat terhadap ancaman yang diketahui sambil membangun keamanan ke dalam teknologi baru ini sejak hari pertama. Kuncinya adalah intelijen ancaman berkelanjutan yang mencakup dari titik akhir hingga orbit,” kata Bezvershenko lagi.

Untuk mengurangi risiko dan memperkuat pertahanan, para ahli Kaspersky merekomendasikan:

  • Pantau lanskap APT dan infrastruktur yang relevan dengan telekomunikasi secara terus- menerus.
  • Perlakukan otomatisasi jaringan berbasis AI sebagai program manajemen perubahan.
  • Tingkatkan kesiapan DDoS sebagai masalah manajemen kapasitas.
  • Terapkan kemampuan EDR seperti Kaspersky Next EDR Expert

 

STEVY WIDIA

Tags: ancaman siberindustri telekomunikasiKaspersky Security Network
Previous Post

Tim Onic Esport Indonesia Juara Dunia MLBB Game of the Future 2025

Next Post

Sisternet Gelar Kompetisi Modal Pintar Untuk UMKM Perempuan Siap Ekspor

Related Posts

Infrastruktur Telekomunikasi
BizTech

Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di Daerah Terhambat Regulasi

13 Februari 2026
0
ancaman siber
AI & Cyber

Ancaman Siber Meningkat, Komdigi Gelar Pelatihan Penguatan Talenta Digital Berbasis AI

3 Februari 2026
0
keamanan siber
Headline

Ancaman Siber Global Kian Kompleks, Microsoft Soroti Indonesia dan Evolusi Ransomware di Era AI

31 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Sisternet

Sisternet Gelar Kompetisi Modal Pintar Untuk UMKM Perempuan Siap Ekspor

Nexeed Teknologi Industri 4.0, Permudah Visualisasikan Data Manufaktur Otomotif

Kecerdasan Buatan dan Otomatisasi Diproyeksi Dominasi Sektor Industri dan Publik Pada 2026

Pajak

Setoran Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 Triliun hingga November 2025

Discussion about this post

Recent Updates

Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
Investasi AI

Lonjakan Investasi AI Menandai Fase Baru bagi Ritel Jelang Perayaan Hari Raya

25 Februari 2026
Kemasan Berkelanjutan

#GreenGeneration Sustainability Business Case Competition, Jawab Tantangan Kemasan Berkelanjutan

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version