youngster.id - Samsung Electronics, bermitra dengan International Olympic Committee (IOC), resmi menetapkan 10 tim anak muda sebagai Global Ambassador Solve for Tomorrow 2026.
President and Head of Global Marketing Samsung Electronics, Won-Jin Lee, menegaskan komitmen perusahaan dalam membina pemimpin masa depan.
“Melalui Solve for Tomorrow, kami menciptakan lingkungan bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya, dikutip Selasa (10/2/2026).
Ke-10 tim ambassador ini dipilih dari pemenang kompetisi regional di seluruh dunia, termasuk satu tim dari Indonesia. Mereka dievaluasi berdasarkan inovasi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Math), skalabilitas, serta dampak sosial yang mampu menjawab tantangan global.
Para ambassador dibagi ke dalam dua kategori utama yang mencerminkan sinergi antara teknologi, inklusivitas, dan keberlanjutan:
1. Kategori Sport & Tech (Olahraga & Teknologi)
Kategori ini berfokus pada pemberdayaan aktivitas fisik melalui inovasi cerdas. Lima tim yang terpilih adalah:
- Indonesia (Run Sight): Perangkat wearable bertenaga AI untuk membantu tunanetra berlari dengan aman melalui deteksi rintangan.
- Australia (TeamUp): Platform AI penghubung komunitas olahraga lokal.
- Türkiye (Poseidon): Gelang getar navigasi kolam renang untuk penyandang disabilitas visual.
- Inggris (Curastep): Sepatu pintar pendeteksi lecet bagi penderita diabetes.
- Amerika Serikat (Storm Shield): Pelindung alat bantu dengar untuk aktivitas fisik intensitas tinggi.
2. Kategori Accessibility & Environment (Aksesibilitas & Lingkungan)
Fokus pada solusi inklusivitas sosial dan pelestarian alam, yang diwakili oleh:
- Tiongkok (Furen Makers): Kursi roda yang dikendalikan melalui gelombang otak.
- Prancis (Liova): Alat pengolah limbah baterai ponsel menjadi power bank.
- India (Paraspeak): Solusi AI cloud untuk memperjelas ucapan penyandang gangguan bicara.
- Türkiye (OilSorb): Sistem pembersihan tumpahan minyak laut menggunakan bantalan wol dan drone.
- Amerika Serikat (Aqua-Gel): Perban pintar bertenaga AI untuk memantau penyembuhan luka secara real-time.
Setiap tim ambassador akan mendapatkan pendanaan serta bimbingan eksklusif dari Samsung selama dua tahun. Dukungan ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe mereka hingga menjadi produk yang layak secara komersial. Khusus kategori Sport & Tech, tim juga akan menerima dukungan langsung dari IOC melalui unit Olympism365.
Presiden IOC Kirsty Coventry menyatakan bahwa proyek-proyek para ambassador menunjukkan kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Proyek-proyek ini penuh imajinasi dan semangat untuk membawa perubahan nyata. Mereka memadukan olahraga, teknologi, dan pemecahan masalah dengan cara yang dapat mengubah kehidupan,” ujar Kirsty.
Melalui penunjukan 10 Global Ambassador Solve for Tomorrow 2026, Samsung dan IOC menegaskan komitmen bersama dalam membina talenta muda dunia agar mampu menciptakan inovasi yang inklusif, berkelanjutan, serta berdampak nyata bagi masyarakat global.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post