youngster.id - Selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU), Telkomsel sukses mengawal lonjakan lalu lintas data konektivitas yang mencapai 12,42%. Operator telekomunikasi ini memastikan kelancaran jaringan bagi ratusan juta pelanggan melalui keandalan infrastruktur yang terluas dan terdepan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
Lalu lintas data melonjak 12,42% dibandingkan rata-rata hari biasa pada 2025, atau naik 3,80% dibandingkan periode NARU tahun sebelumnya. Lalu lintas data mencapai puncak keramaian pada 1 Januari 2026 (malam pergantian tahun dengan angka mencapai 69,12 petabyte.
Direktur Telkomsel Nugroho mengatakan, Telkomsel berkomitmen untuk merespons keluhan dengan cepat dan memberikan layanan terbaik untuk pelanggan di momen spesial seperti NARU kali ini.
“Capaian ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan, agar semangat melayani sepenuh hati benar-benar dirasakan oleh pelanggan,” katanya dikutip Selasa (13/1/2026).
Seperti yang sudah diprediksi, lonjakan data terutama pada aktivitas digital pelanggan didominasi oleh hiburan dan komunikasi. Seperti Online Gaming yang naik 33,38%, puncaknya pada 25 Desember 2025.
Demikian juga pesan Instan & Video Call yang tumbuh 21,31%, puncaknya pada 31 Desember 2025. Lalu Video streaming meningkat 20,13%, puncaknya pada 28 Desember 2025. Sedang Media Sosial naik 13,87%, puncaknya pada 1 Januari 2026 dan e-commerce naik 13,15%, puncaknya pada 24 Desember 2025.
Menariknya, meskipun layanan data mendominasi, lalu lintas SMS juga mengalami kenaikan sebesar 51,02% dibandingkan rerata hari biasa, sementara layanan suara (voice) mengalami peningkatan sebesar 1,37% dibanding rerata hari biasa.
Keberhasilan Telkomsel mengawal lalu lintas data selama NARU tidak lepas dari pemanfaatan teknologi inovatif. Telkomsel mengimplementasikan AI Autonomous Network (AN) untuk memantau dan mengelola jaringan secara otomatis di 437 titik keramaian utama. Hasilnya terbukti efektif mendeteksi dan menangani potensi gangguan jaringan secara otomatis dan cepat sehingga jumlah incident berkurang sebanyak 17,6%.
“Kedepan kami akan terus meningkatkan Quality of Service (QoS) agar layanan digital Telkomsel dapat dinikmati dengan kualitas yang semakin baik oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Nugroho.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post