youngster.id - Global System for Mobile Communication Association (GSMA) memprediksi, penetrasi jaringan selular generasi kelima (5G) di Indonesia akan mencapai 32% pada tahun 2030. Adopsi dari layanan ini cukup tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Filipina (46%), Malaysia (50%), India (57%), atau Vietnam (62%).
Di sisi lain potensi ekonomi digital mendorong kebutuhan akan jaringan 5G perlu terus diadakan. Kementerian Komunikasi dan Digital RI menargetkan jaringan 5G dapat mencakup 8,5% luas pemukiman Indonesia di tahun 2026.
Untuk mendukung hal ini PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) meluncurkan layanan XL Ultra 5G+ di 33 kota di Indonesia.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan, XLSMART menghadirkan secara resmi layanan 5G yang merata (blanket) dengan XL Ultra 5G+.
“Penyediaan jaringan dan layanan 5G secara blanket ini merupakan wujud komitmen XLSMART untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan juga masyarakat di Indonesia,” kata Rajeev pada layanan tersebut, Jumat (30/1/2026) di Jakarta.
XL Ultra 5G+ dari XLSMART ini menghadirkan kecepatan ultra tinggi, kapasitas jaringan yang lebih besar, serta latensi sangat rendah. Selain itu, layanan ini menerapkan pendekatan blanket coverage, yaitu pembangunan jaringan 5G yang merata di seluruh area kota.
Layanan ini sudah hadir di 33 kota/kabupaten termasuk Jakarta, Surabaya, Denpasar, Semarang, Makasar, Blora, Demak, Grobogan, Jepara, Kudus, Tuban, Binjai, Bantul, Banjarmasin, Deli Serdang, Medan, Boyolali, Karanganyar, Depok, dan Tangerang Selatan.
“Dengan blanket coverage ini maka semua area di kota-kota dan kabupaten tersebut akan full ter-cover oleh layanan XL Ultra 5G+. XLSMART merupakan penyedia jaringan pertama yang menghadirkan layanan 5G secara merata disemua area yang terjangkau,” ucapnya.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam mengatakan, jaringan 5G XLSMART dibangun menggunakan teknologi dedicated spectrum untuk menjaga kualitas koneksi.
“Ke depannya, kami akan terus memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas jaringan 5G seiring dengan kesiapan ekosistem perangkat, regulasi, dan kebutuhan pelanggan.”
Shurish menambahkan, selain meningkatkan pengalaman pelanggan ritel, termasuk pelanggan XL, AXIS dan SMARTFREN, jaringan 5G XLSMART juga dirancang untuk mendukung kebutuhan sektor industri dan enterprise. Dengan karakteristik latensi yang lebih rendah dan kapasitas jaringan yang lebih besar, 5G membuka peluang pengembangan berbagai solusi digital seperti smart city, otomasi industri, layanan berbasis sensor, serta penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Pengembangan XL Ultra 5G+ ini juga didukung oleh mitra teknologi global, Huawei dan ZTE.
Sementara Direktur & Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya Layanan menegaskan, Layanan XL Ultra 5G+ dapat dinikmati tanpa perlu mengganti kartu SIM pada seluruh perangkat yang telah mendukung teknologi 5G. Jaringan 5G bisa tetap dinikmati pelanggan tanpa harus membeli paket khusus 5G. Bahkan, layanan ini memiliki kecepatan hingga 500Mbps, XL Ultra 5G+ juga dinobatkan sebagai The Fastest 5G Network in Indonesia, 2H 2025 (verified by Ookla).
“XLSMART merupakan penyedia jaringan pertama yang menghadirkan layanan 5G secara merata disemua area yang terjangkau. Dengan ini pelanggan dapat menikmati koneksi yang stabil dan berkesinambungan, baik di dalam maupun luar ruangan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran Layanan XL Ultra 5G+, XL menyelenggarakan XL Ultraverse Festival, sebuah konser lintas kota yang digelar secara serentak di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Konser XL Ultraverse Festival berlangsung pada 31 Januari 2026 di Stadion Madya B Jakarta, Parkir Timur Plaza Surabaya, dan Atlas Beach Club Bali.
STEVY WIDIA
