Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Waspada Email Palsu, Serangan Meningkat Dari April Hingga Mei 2021

3 Juli 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
email

Surat elektornik (email) menjadi sasaran kejahatan siber. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemalsuan email atau juga dikenal sebagai email spoofing adalah pembuatan email palsu yang tampaknya sah untuk mengelabui pengguna agar mengambil tindakan yang menguntungkan para pelaku kejahatan siber. Dari periode April hingga Mei 2021, jumlah total serangan pemalsuan email hampir dua kali lipat dari 4.440 menjadi 8.204.

Sering kali, email palsu ini tampaknya berasal dari organisasi terkemuka, tidak hanya membahayakan target, tetapi juga reputasi perusahaan yang domainnya disalahgunakan. Email palsu dapat menjadi bagian dari serangan multi-tahap yang menargetkan entitas lebih besar, seperti Doxing di sektor korporasi. Skemanya dapat berupa pengunduhan malware, menyediakan akses ke sistem atau data, menawarkan detail pribadi, atau mentransfer uang. Serangan ini sedang meningkat.

Baca juga :   Waspadai Pelaku Kejahatan Siber di Tengah Pandemi COVID-19

“Spoofing mungkin tampak primitif jika dibandingkan dengan beberapa teknik lain yang digunakan oleh para penjahat dunia maya, tetapi itu bisa sangat efektif. Ini juga bisa menjadi tahap pertama dari serangan kompromi email bisnis (BEC) yang lebih kompleks—serangan yang dapat menyebabkan pencurian identitas dan penghentian bisnis, serta kerugian moneter yang signifikan. Kabar baiknya adalah tersedia berbagai solusi perlindungan anti-spoofing dan standar otentikasi terbaru yang dapat menjaga keamanan email bisnis Anda,” komentar Roman Dedenok, pakar keamanan di Kaspersky.

Menurut dia, jenis serangan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Metode paling mudah adalah apa yang disebut “pemalsuan domain yang sah (legitimate domain spoofing)“. Di sinilah seseorang memasukkan domain organisasi yang dipalsukan pada header “From”, sehingga sangat sulit untuk membedakan email palsu dari yang asli.

Baca juga :   IT Telkom Purwokerto, Institut Teknologi Pertama di Jawa Tengah

Namun, jika perusahaan telah menerapkan salah satu metode autentikasi email yang lebih baru, para pelaku kejahatan siber harus menggunakan metode lain. Ini bisa dalam bentuk “pemalsuan nama tampilan”, di mana mereka menargetkan individu dengan mengirim email palsu seolah-olah itu dikirim oleh karyawan perusahaan yang sebenarnya.

Serangan spoofing yang lebih canggih melibatkan domain yang serupa. Para pelaku kejahatan siber menggunakan domain tertentu yang sudah terdaftar dan terlihat mirip dengan domain organisasi yang sah.

Untuk mengurangi risiko perusahaan menjadi korban spoofing, pakar Kaspersky merekomendasikan hal berikut:

  • Gunakan metode autentikasi email, seperti SPF, DKIM atau DMARC untuk email perusahaan Anda.
  • Menerapkan pelatihan dan pembelajaran kesadaran keamanan yang mencakup topik keamanan email. Ini akan membantu mengedukasi para karyawan untuk selalu memeriksa alamat pengirim ketika mereka menerima email dari orang yang tidak dikenal dan memahami aturan dasar lainnya.
  • Jika menggunakan layanan cloud Microsoft 365, jangan lupa untuk melindunginya dengan tepat.
Baca juga :   Mahasiswa ITS Raih Penghargaan di Harvard University

 

STEVY WIDIA

 

Tags: doxingemail palsuemail spoofingkejahatan siber
Previous Post

Tencent dan Tesla Berkolaborasi di PUBG Mobile

Next Post

Film Indonesia ini Bakal World Premiere dan Berkompetisi di Locarno Film Festival 2021

Related Posts

penipuan siber
Technology

Momen THR Cair Jadi Incaran Penipuan Siber, Masyarakat Jangan Asal Klik

11 Maret 2026
0
Tenable - Keamanan Cloud
Technology

Tenable: Perusahaan Global Hadapi Kesenjangan Risiko Keamanan AI

23 Februari 2026
0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar
Technology

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Film Indonesia ini Bakal World Premiere dan Berkompetisi di Locarno Film Festival 2021

“Meaningful Relationship”, Tujuan Baru di Kalangan Pengguna Aplikasi Kencan

Kencan Online, Waspadai Ancaman Penguntitan Dan Doxing

OVO Nabung

OVO Gaet 1,2 Juta Mitra di 426 Kota Se Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version