Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Work From Home Aman ala Google

28 April 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
kerja jarak jauh

Tren Kerja Jarak Jauh: Perusahaan Harus Mampu Mendeteksi dan Mengantisipasi Ancaman (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini semakin banyak orang menjalani aktivitas work from home (WFH). Untuk itu, mereka sangat mengandalkan sejumlah aplikasi dan alat komunikasi baru untuk tetap bisa bekerja. Tetapi waspada, karena Google mendapati sejumlah risiko baru terkait keamanan online.

Hanya dalam beberapa pekan lalu, Google telah mendeteksi lebih dari 18 juta malware dan aksi phising terkait dengan Covid-19, dan ada lebih dari 240 juta spam pesan SMS tentang virus corona muncul.

“Model machine learning kami telah mendeteksi dan memblokir lebih dari 99,9% spam, phising, dan malware. Sementara lapisan pengaman lainnya akan memperingatkan pengguna jika hendak masuk situs yang mencurigakan, memindai aplikasi di Google Play sebelum di download, dan lain-lain,” tutur Mark Risher, selaku Senior Director for Account Security, Identity, and Abuse, Google, dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).

Dihadapkan oleh berbagai risiko keamanan online tersebut, Google telah membangun sistem proteksi keamanan ke berbagai produk mereka yang otomatis mengidentifikasi dan menghentikan ancaman jauh lebih dini. Google juga membagikan sejumlah tips bagaimana caranya agar tetap aman dan terhindar dari berbagai ancaman siber saat work from home.

Bagi pengguna yang bekerja dari rumah atau work from home, karyawan berisiko membahayakan bisnis perusahaannya jika menggunakan akun atau perangkat pribadi untuk bekerja. Akun perusahaan menawarkan fitur-fitur keamanan tambahan agar informasi perusahaan tetap aman. Jika masih khawatir, pengguna dapat menghubungi staf IT di perusahaan untuk memastikan fitur-fitur keamanan yang tepat telah diaktifkan, misalnya seperti Autentikasi 2 Langkah.

Platform video call atau conference belakangan ini memang menjadi sorotan, hal ini terkait dengan rentannya sistem keamanan yang ditawarkan. Dalam diskusi dengan media, Mark mengungkap bagaimana fitur dan kontrol keamanan bawaan yang ada di Google Meet diaktifkan otomatis saat dipakai.

“Tidak seperti layanan serupa lainnya, lewat Google Meets organisasi/perusahaan dan pengguna dapat langsung otomatis terlindungi. Bila ingin tetap memakai aplikasi konferensi video lainnya, ada baiknya pengguna hanya menggunakan kode numerik singkat dan mengaktifkan fitur sandi atau PIN saat sesi meeting berlangsung. Langkah verifikasi tambahan ini dapat membantu memastikan rapat hanya bisa diakses oleh peserta undangan,” kata Mark.

Selain itu, pastikan untuk mengaktifkan fitur “ruang tunggu”, sehingga penyelenggara dapat menyaring setiap peserta baru secara manual sebelum mengikuti rapat.

STEVY WIDIA

Tags: GoogleWork From Home
Previous Post

JOYUI 11, Sistem Operasi Black Shark Terbaru

Next Post

Pulse Secure Hadirkan Solusi Keamanan Jaringan Jarak Jauh di Indonesia

Related Posts

ekonomi digital Indonesia
Digital Business

Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus US$368 Miliar pada 2026, Indonesia Jadi Motor Utama Berbasis AI

21 Oktober 2026
0
Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset
Technology

Google Kasih AI Plus Gratis 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Bisa Bantu Skripsi hingga Riset

26 Agustus 2026
0
Google Gemini AI
Technology

Google sebut Indonesia Juara Kreatif AI di Asia Tenggara, Mampu Hasilkan 9 Juta Gambar per Hari

29 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Palo Alto Network - Prisma Cloud Darwin

Pulse Secure Hadirkan Solusi Keamanan Jaringan Jarak Jauh di Indonesia

3 Tim PUBG Mobile Indonesia Siap Tanding di PMPL Spring Split 2020 SEA

3 Tim PUBG Mobile Indonesia Siap Tanding di PMPL Spring Split 2020 SEA

Huawei Ajak Industri TIK Bersinergi Kembangkan 5G

Huawei Ajak Industri TIK Bersinergi Kembangkan 5G

Discussion about this post

Recent Updates

Raih Dukungan 11 Juta Suara, 11 Kreator Indonesia Siap Berlaga di TikTok Awards Asia Tenggara 2026

Raih Dukungan 11 Juta Suara, 11 Kreator Indonesia Siap Berlaga di TikTok Awards Asia Tenggara 2026

7 November 2026
Tencent Cloud Full Stack Intelligent Sovereign AI

Tencent Cloud Rilis Solusi Full-Stack Intelligent dan Sovereign AI untuk Industri Terregulasi

7 November 2026
AMD IBM ORNL komputasi kuantum

AMD Kolaborasi dengan IBM dan ORNL, Integrasikan Komputasi Kuantum dan Klasik untuk Koreksi Kesalahan

7 November 2026
Transaksi aset kripto Indonesia

Nilai Transaksi Kripto Indonesia Tembus Rp30,56 Triliun pada September 2026, Naik 2 Bulan Berturut-Turut

7 November 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Raih Dukungan 11 Juta Suara, 11 Kreator Indonesia Siap Berlaga di TikTok Awards Asia Tenggara 2026

Raih Dukungan 11 Juta Suara, 11 Kreator Indonesia Siap Berlaga di TikTok Awards Asia Tenggara 2026

7 November 2026
Tencent Cloud Full Stack Intelligent Sovereign AI

Tencent Cloud Rilis Solusi Full-Stack Intelligent dan Sovereign AI untuk Industri Terregulasi

7 November 2026
AMD IBM ORNL komputasi kuantum

AMD Kolaborasi dengan IBM dan ORNL, Integrasikan Komputasi Kuantum dan Klasik untuk Koreksi Kesalahan

7 November 2026
Transaksi aset kripto Indonesia

Nilai Transaksi Kripto Indonesia Tembus Rp30,56 Triliun pada September 2026, Naik 2 Bulan Berturut-Turut

7 November 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version