Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Work From Home Aman ala Google

28 April 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
kerja jarak jauh

Tren Kerja Jarak Jauh: Perusahaan Harus Mampu Mendeteksi dan Mengantisipasi Ancaman (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini semakin banyak orang menjalani aktivitas work from home (WFH). Untuk itu, mereka sangat mengandalkan sejumlah aplikasi dan alat komunikasi baru untuk tetap bisa bekerja. Tetapi waspada, karena Google mendapati sejumlah risiko baru terkait keamanan online.

Hanya dalam beberapa pekan lalu, Google telah mendeteksi lebih dari 18 juta malware dan aksi phising terkait dengan Covid-19, dan ada lebih dari 240 juta spam pesan SMS tentang virus corona muncul.

“Model machine learning kami telah mendeteksi dan memblokir lebih dari 99,9% spam, phising, dan malware. Sementara lapisan pengaman lainnya akan memperingatkan pengguna jika hendak masuk situs yang mencurigakan, memindai aplikasi di Google Play sebelum di download, dan lain-lain,” tutur Mark Risher, selaku Senior Director for Account Security, Identity, and Abuse, Google, dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).

Baca juga :   NeptuneTV, Kolaborasi IndiHome Dan KKP Untuk Tayangkan Kekayaan Bahari Indonesia

Dihadapkan oleh berbagai risiko keamanan online tersebut, Google telah membangun sistem proteksi keamanan ke berbagai produk mereka yang otomatis mengidentifikasi dan menghentikan ancaman jauh lebih dini. Google juga membagikan sejumlah tips bagaimana caranya agar tetap aman dan terhindar dari berbagai ancaman siber saat work from home.

Bagi pengguna yang bekerja dari rumah atau work from home, karyawan berisiko membahayakan bisnis perusahaannya jika menggunakan akun atau perangkat pribadi untuk bekerja. Akun perusahaan menawarkan fitur-fitur keamanan tambahan agar informasi perusahaan tetap aman. Jika masih khawatir, pengguna dapat menghubungi staf IT di perusahaan untuk memastikan fitur-fitur keamanan yang tepat telah diaktifkan, misalnya seperti Autentikasi 2 Langkah.

Baca juga :   Google Rilis Fitur untuk Hindari Penipuan Lewat Telepon

Platform video call atau conference belakangan ini memang menjadi sorotan, hal ini terkait dengan rentannya sistem keamanan yang ditawarkan. Dalam diskusi dengan media, Mark mengungkap bagaimana fitur dan kontrol keamanan bawaan yang ada di Google Meet diaktifkan otomatis saat dipakai.

“Tidak seperti layanan serupa lainnya, lewat Google Meets organisasi/perusahaan dan pengguna dapat langsung otomatis terlindungi. Bila ingin tetap memakai aplikasi konferensi video lainnya, ada baiknya pengguna hanya menggunakan kode numerik singkat dan mengaktifkan fitur sandi atau PIN saat sesi meeting berlangsung. Langkah verifikasi tambahan ini dapat membantu memastikan rapat hanya bisa diakses oleh peserta undangan,” kata Mark.

Selain itu, pastikan untuk mengaktifkan fitur “ruang tunggu”, sehingga penyelenggara dapat menyaring setiap peserta baru secara manual sebelum mengikuti rapat.

Baca juga :   Play Pass, Layanan Berlangganan Gim dan Aplikasi dari Google

STEVY WIDIA

Tags: GoogleWork From Home
Previous Post

JOYUI 11, Sistem Operasi Black Shark Terbaru

Next Post

Pulse Secure Hadirkan Solusi Keamanan Jaringan Jarak Jauh di Indonesia

Related Posts

Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
startup AI
Technology

Untuk Perkuat Daya Saing Startup AI Nasional Komdigi Gandeng Google

27 Februari 2026
0
Google
Technology

Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi dan 80 Ribu Akun Pengembang

26 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Palo Alto Network - Prisma Cloud Darwin

Pulse Secure Hadirkan Solusi Keamanan Jaringan Jarak Jauh di Indonesia

3 Tim PUBG Mobile Indonesia Siap Tanding di PMPL Spring Split 2020 SEA

3 Tim PUBG Mobile Indonesia Siap Tanding di PMPL Spring Split 2020 SEA

Huawei Ajak Industri TIK Bersinergi Kembangkan 5G

Huawei Ajak Industri TIK Bersinergi Kembangkan 5G

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version