Z-Alert, Aplikasi Peringatan Dini Bencana

(ki-ka) Wirahadi Suryana, Corporate and Commercial Director PT ZII, Philippe Danielski, President Director PT ZII, Dwi Hartanto, Wakil Bendahara Pengurus Pusat PMI, dan Giorgio Ferrario, Head of Country Cluster Support Team and Representative to ASEAN of International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies menunjukan aplikasi Z-Alert dalam peluncuran aplikasi Z-Alert di Jakarta, (Foto: Istimewa/Youngsters.id).

youngster.id - Belakangan ini berbagai bencana terjadi di sekitar kita. Untuk meminimalisir resiko, PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) membuat dan mengembangkan sebuah aplikasi mobile penanggulangan bencana bernama Z-Alert.

Dengan aplikasi yang dapat di download secara gratis ini, warga Jakarta dapat mengakses informasi ter-update terkait bencana seperti banjir, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, pemadaman arus listrik, serta kecelakaan atau bencana lainnya. Pengguna secara otomatis juga akan menerima notifikasi berupa peringatan lengkap dengan lokasi dimana bencana terjadi. Dengan demikian, risiko dan kerugian akibat bencana dapat dihindari.

Presiden Direktur PT Zurich Insurance Indonesia, Philippe Danielski mengatakan, dengan aplikasi ini, masyarakat akan mampu meminimalisir dampak negatif dan risiko kerugian akibat bencana. “Berdasarkan penelitian kami, sistem peringatan dini dapat mengurangi risiko kerugian akibat bencana secara signifikan. Sebagai contoh, dengan sistem peringatan dini yang dimiliki Z-Alert, risiko kerugian yang diakibatkan banjir berupa kerusakan kendaraan bermotor dapat direduksi hingga 50% dan kerusakan properti lebih dari 25%”, kata Philippe dalam siaran pers, Jumat (16/12/2016) di Jakarta.

Baca juga :   Grab dan IFRC Galang Dana Sosial

Dia memberi contoh, jika terjadi banjir di suatu wilayah di Jakarta, pengguna Z-Alert akan menerima peringatan dini dari ponsel mereka. Sehingga mereka bisa menghindari daerah banjir tersebut. Mereka juga dapat memindahkan kendaraan bermotor mereka jauh dari lokasi banjir, serta memperingatkan keluarga di rumah supaya tidak melewati lokasi itu.

Untuk memaksimalkan kegunaan informasi bagi penggunanya, Z-Alert akan memanfaatkan konektivitas media sosial yang tinggi di Jakarta. “ Kami akan mengkurasi informasi dari media sosial dan berita online, memeriksa dan memastikan kebenaran informasi tersebut untuk kemudian disebar melalui sistem peringatan berbasis peta yang mudah digunakan,” ungkap Phillipe.

Z-Alert menyediakan informasi lengkap dan rinci terkait bencana termasuk jarak pengguna dari lokasi bencana, bahkan kedalaman air banjir. Tidak hanya itu, aplikasi yang sudah tersedia di Google Play Store
Ini akan mengirimkan notifikasi peringatan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, pemadaman listrik. Bahkan jika kendaraan Anda rusak di perjalanan, Anda dapat mencari bengkel terdekat lewat aplikasi ini.

Baca juga :   Teknologi Blockchain Diterapkan Untuk Perpajakan

Dengan prosedur pemeriksaan cepat, sistem akan memverifikasi informasi yang diberikan media, media sosial dan platform informasi terpercaya lainnya termasuk Peta Bencana, Lewat Mana, dan Qlue. Pengguna juga dapat berbagi informasi kepada teman-teman atau kerabat melalui jejaring komunikasi yang terdapat di Z-Alert. Lebih jauh, pengguna juga dapat berbagi tips dan trik untuk menangani bencana atau insiden.

“Aplikasi ini mendapat bantuan dan dukungan dari pemerintah dan NGO, termasuk dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan IFRC (International Federation of Red Cross)” ujar Philippe.

Ritola Tasmaya, Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia mengatakan bahwa peluncuran Z-Alert membantu PMI menyebarkan informasi terkait bencana sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga Jakarta serta mengurangi risiko kerugian akibat bencana. “Aplikasi ini dapat membantu meminimalisir risiko dan bahkan dapat menyelamatkan nyawa Anda dan orang terkasih, ” katanya.

STEVY WIDIA