Kusumo Martanto: Blibli.com Memiliki Komitmen Mengembangkan Produk UKM dan Potensi Kreativitas Anak Muda

Kusumo Martanto, CEO Blibli.com (PT Global Digital Niaga) (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Bisnis e-commerce di Indonesia memang sedang berkembang. Bahkan, perdagangan lewat daring itu menjadi andalan pemerintah untuk mendongkrak potensi ekonomi kreatif di Tanah Air. Di sisi lain, pemain marketplace pun turut membantu bertumbuhnya pelaku UKM yang ingin terjun ke pasar online. Salah satunya adalah Blibli.com.

Sejak beroperasi 2011 silam, Blibli memang memosisikan diri sebagai e-commerce ritel dan marketplace. Namun tak sekadar memperbesar pasar, Blibli juga menaruh perhatian pada produk lokal dari para UKM.

Saat ini, Blibli telah bekerja sama dengan 11.000 merchant. Dari angka tersebut, sekitar 2.500 merchant merupakan UKM lokal.

Sejumlah upaya dikembangkan pihak Blibli untuk mendorong potensi brand lokal agar mampu memperluas pasar melalui e-commerce. Upaya itu diyakini akan dapat mendongkrak pertumbuhan pengusaha lokal yang kreatif. Seperti apa upaya Blibli.com untuk mendorong dan turut mengembangkan UKM dan potensi kreativitas anak muda Indonesia?

Di sela-sela kesibukan acara peluncuran Blibli Fun Festival (BFF) awal Maret lalu, CEO Blibli.com (PT Global Digital Niaga), Kusumo Martanto, mau meluangkan waktu untuk melakukan wawancara dengan Wartawan Youngsters.id, Stevy Widia dan Fahrul Anwar. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana perkembangan e-commerce di Indonesia, dan apa dampaknya bagi para pengusaha lokal?

Transaksi e-commerce Indonesia terus tumbuh dan diperkirakan akan mencapai Rp144 triliun di tahun 2018 (versi eMarketer). Kami berharap para brand lokal bisa mengambil manfaat dari pertumbuhan tersebut. Dan sejak awal kami komitemen untuk mengembangkan potensi lokal tersebut.

Langkah apa yang dilakukan Blibli dalam mengembangkan UKM Indonesia, dan kreativitas anak muda?

Blibli.com sejak awal berdiri memiliki komitmen mengembangkan potensi lokal, karena definisi kami pada UKM lebih ke produsen lokal. Untuk itu, secara khusus kami meluncurkan kategori Galeri Indonesia di website Blibli.com. Kategori ini yang ditujukan untuk pelaku UKM dan brand lokal. Bahkan, untuk produk-produk yang lebih menarik kami kurasi lagi untuk masuk ke kategori Local Genius. Ini (karya) orang-orang jenius lokal yang harus dikasih apresiasi, termasuk para pemenang The Big Start Indonesia 2016.

Ajang The Big Start Indonesia mulai digelar tahun 2016 lalu. Acara ini merupakan kompetisi untuk mencari pengusaha lokal dengan hadiah modal usaha hingga Rp 1 miliar.

Kami juga akan menggelar Blibli Fun Festival (BFF), sebuah festival yang menggabungkan unsur seni (art), pasar (market) dan musik (music) yang akan dilaksanakan pada April 2017 di Ecopark Ancol Jakarta. BFF 2017 merupakan kesempatan masyarakat melihat langsung produk berkualitas merchant Blibli. Sekaligus pengalaman berbelanja, dipadu kemeriahan festival musik dan seni.

Apa yang membedakan kegiatan Blibli dengan pemain marketplace lain dalam hal pengembangan UKM Indonesia?

Kami sejak awal komit untuk mengembangkan produk-produk Indonesia. Oleh karena itu, kami menggelar ajang pencarian wirausaha lokal dan inovatif The Big Start Indonesia, dan kini BFF 2017. Lewat kegiatan ini perkembangan wirausaha kreatif di Indonesia bisa membuat produk kreatif dengan identitas Indonesia yang siap bertarung di arena global.

Untuk para peserta kami tak sekadar memberikan hadiah berupa uang, tetapi lebih dari itu, kami memberikan pelatihan. Bahkan, kami bekerja sama dengan universitas untuk bikin kurikulum khusus untuk enterprenurship. Banyak perusahaan besar buat lomba, beri hadiah besar. Tapi kami ingin berikan bekal. Karena uang bisa cepat habis. Kami bekali kontestan bagaimana membuat branding hingga marketing produk mereka. Kami juga di-support Bekraf sehingga produk dari pemenang The Big Start bisa mendapatkan paten gratis.

Selain itu, apa ada standar yang Blibli terapkan bagi produk UKM yang masuk ke marketplace?

Ini untuk produk pilihan, kualitas dan mutunya bagus yang kami nilai. Kami minta ia memproduksi dalam jumlah tertentu, dan kalau tidak laku kita beli, sehingga kreativitas mereka tidak terhenti.

 

Blibli.com telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong potensi brand lokal agar mampu memperluas pasar melalui e-commerce (Foto: blibli.com/Youngsters.id)

 

Lalu apa tujuan Blibli.com menggagas BFF 2017?

BFF 2017 ini diharapkan bisa meningkatkan awareness dan pasar online di Indonesia. Ini komitmen real kami untuk mendukung UKM lokal. Dengan kegiatan ini kami berharap masyarakat bisa makin aware dan bangga dengan produk Indonesia.

Seberapa optimis Blibli.com dengan produk lokal?

Kita punya banyak talenta yang kreatif.  Kadang kita sendiri lupa. Saya sedih kalau produk-produk kita lebih dihargai dari luar negeri daripada di negeri sendiri. Tapi kami optimis. Kenapa, karena kami melihat juga sekarang generasi muda di Indonesia sudah tidak melihat produk dari luar atau brand apa. Pasar kami yang mayoritas muda ini melihat kualitas, keunikan dan sesuai dengan lifestyle serta aspirasi mereka.

Apakah ini artinya produk binaan Blibli.com bisa menembus global?

Kami yakin ini bisa jadi launching platform pengusaha Indonesia agar tidak hanya sukses di Indonesia, tapi pemain global. Harapan ke depan makin banyak yang bergabung dengan kita. Kita bisa kembangkan pasar bukan cuma di Indonesia, tapi bisa bawa produk lokal ini ke luar negeri juga.