Senin, 13 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

2021 Akan Ada 2 Unicorn Baru di Indonesia

26 Februari 2019
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Peluang Startup Indonesia Jadi Unicorn Terbuka Lebar

Para founder startup unicorn Indonesia di acara Nexticorn 2018. (Foto: Nexticorn/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan startup di Indonesia masih cerah. Bahkan diprediksi akan ada dua perusahaan rintisan yang berpeluang menembus valuasi US$1 miliar dalam 2 tahun ke depan. Industri e-commerce bakal masih jadi sektor yang paling berpeluang jadi unicorn baru.

Demikian prediksi dari Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung. Menurut dia, unicorn ini akan lahir selama memenuhi tiga syarat yaitu transaksi besar, frekuensi transaksi cukup sering, serta memiliki jangkauan konsumen yang besar.

“Marketplace bisa menjadi unicorn, cuma saya melihat yang jadi unicorn itu yang existing player, bukan yang baru,” ungkap Ignatius usai peluncuran Pasar idEA belum lama ini.
Selain platform dagang-el, dia juga menilai perusahaan rintisan di bidang layanan tiket juga berpeluang menjadi unicorn. Terlebih bila mengingat kebiasaan generasi milenial yang senang bepergian.

Baca juga :   Menkominfo Janjikan Proses Izin Startup Lebih Singkat

Dia juga menyebut perusahaan rintisan di bidang dompet digital yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi juga memiliki peluang menjadi unicorn. Adapun saat ini, baru terdapat empat unicorn di Tanah Air yaitu Gojek, Bukalapak, Traveloka dan Tokopedia.

“Kalau lihat dari frekuensi [transaksi] memenuhi syarat, volume transaksi lumayan totalnya besar dan coverage audiensnya lumayan besar juga” ujarnya.

Unicorn adalah istilah yang ditujukan bagi perusahaan rintisan atau startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS.
Di atas unicorn ada perusahaan dengan valuasi lebih dari US$10 miliar dan disebut dengan istilah decacorn. Sementara itu, perusahaan dengan valuasi lebih dari US$100 miliar disebut hectocorn.

Baca juga :   Startup Kuliner Multi Brand Hangry Raih Pendanaan Rp 316 Miliar

Baru-baru ini, manajemen Tiket.com, perusahaan penyedia jasa pembelian tiket, mengaku tengah bersiap-siap menjadi unicorn kelima di Indonesia pada tahun ini. Perkembangan Tiket.com terjadi pasca diakusisi oleh Blibli pada 2017 lalu.

Selain terjadi pelonjakan jumlah transaksi setiap harinya, perusahaan yang semula memiliki karyawan sekitar 200 orang itu kini telah memiliki karyawan hingga 700 orang. Pada tahun ini, Tiket.com membidik pertumbuhan transaksi hingga 350%, atau setara dengan 122.500 transaksi setiap harinya.

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA)startupunicorn
Previous Post

YOI Ajak Anak Muda Indonesia Gunakan Hak Suara di Pemilu 2019

Next Post

Journey To Impact, Kisah Inspirasi Veronica Colondam dan YCAB

Related Posts

North Star Asia
Startup & Entrepreneurship

Ajang Startup Teknologi North Star Asia Gaet Investor Beraset US$350 Miliar

7 April 2026
0
Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Journey To Impact, Kisah Inspirasi Veronica Colondam dan YCAB

Journey To Impact, Kisah Inspirasi Veronica Colondam dan YCAB

OVO dan BPD Bali Bersinergi Majukan UMKM

OVO dan BPD Bali Bersinergi Majukan UMKM

Legion of Champions III Nasional, Ajang Unjuk Gigi eSport Lokal

Lenovo Gelar Turnamen eSport di Daerah

Discussion about this post

Recent Updates

KodeKiddo

KodeKiddo Terpilih Jadi Pemimpin Global Code.org, Perkuat Pendidikan AI di Indonesia

13 April 2026
ShopBack

ShopBack Raih Laba Bersih US$208 Juta di 2025 Usai Efisiensi Besar-besaran

13 April 2026
POCO X8 Pro Series

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

13 April 2026
Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

13 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
KodeKiddo

KodeKiddo Terpilih Jadi Pemimpin Global Code.org, Perkuat Pendidikan AI di Indonesia

13 April 2026
ShopBack

ShopBack Raih Laba Bersih US$208 Juta di 2025 Usai Efisiensi Besar-besaran

13 April 2026
POCO X8 Pro Series

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

13 April 2026
Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

13 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version