Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ada “Hantu” Indonesia di Creativillage WCCE 2018

4 November 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ada “Hantu” Indonesia di Creativillage WCCE 2018

Game bergenre horor akan dipamerkan di WCEE 2018. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Genre horror yang menghadirkan sosok hantu menjadi tren yang terus digemari masyarakat, termasuk di dunia game. Dan hantu khas Indonesia tak kalah menakutkan dibanding hantu di Negara lain. Sosok para “hantu” dari sejumlah game karya studio Indonesia akan hadir di Creativillage ini World Conference on Creative Economy (WCCE) 2018.

Beberapa studio game Indonesia telah membuat game horor yang memasukkan hantu dengan latar khas Indonesia, salah satunya adalah DreadOut. Game survival horror yang dikembangkan oleh Digital Happiness ini telah diunduh lebih dari 270.000 kali (berdasarkan data SteamSpy). Belum termasuk DLC-nya, Keepers of the Dark yang juga sukses terjual lebih dari 150.000 kopi.

Baca juga :   Makhluk Fantasi Nusantara Ghost Parade Hadir di Dunia Metaverse

Sukses dengan DreadOut, pengembang gim asal Bandung ini kemudian merilis gim horor terbaru, berjudul DreadEye. DreadEye adalah game horor dengan teknologi virtual reality, atau VR.

Jika DreadOut berkisah tentang sekelompok siswa SMA yang tersesat hingga menemukan sebuah kota tua yang sepi, DreadEye berkisah tentang seorang dukun yang akan melakukan sejumlah ritual-ritual ganjil, hingga membuka gerbang dimensi dan berkomunikasi dengan makhluk-makhluk halus.

Tak hanya DreadEye, satu lagi gim horor asal Bandung yang mendunia adalah Ghost Parade. Game hasil karya Lentera Nusantara Studio ini berhasil menembus kancah internasional melalui event (B2B) Game Connection America 2018 di San Francisco, Amerika Serikat April 2018 lalu.

Baca juga :   Ridwan Sobari : Giatkan Anak Muda Bangun Desa Mandiri

Melalui event Internasional tersebutlah, Bekraf sukses memperkenalkan Ghost Parade kepada Aksys Game. Pada 2019 mendatang, Aksys Game akan merilis Ghost Parade di seluruh dunia melalui berbagai platform, seperti diantaranya Nintendo Switch, PlayStation4, dan PC via Steam.

Berbeda dengan 2 game lainnya, Ghost Parade bercerita tentang sosok hantu anak perempuan bernama Suri yang berusaha ingin pulang ke asalnya. Untuk menyelesaikan permainannya, Suri berpetualang mencari jalan keluar yang akan dipandu oleh teman-teman karakter hantu lainnya. Namun, dengan syarat Suri harus membantu hantu lain tersebut untuk merebut kembali hutan dari tangan manusia.

Sejumlah karya game tersebut akan ditampilkan di WCEE 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada 6-8 November 2018.

Baca juga :   Popcon Asia 2018 Hadirkan Dari Film Hingga eSport

STEVY WIDIA

Tags: creativillageDreadEyeGhost ParadeWorld Conference on Creative Economy (WCCE) 2018
Previous Post

Bekraf Gelar BDD dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Digital di Yogyakarta

Next Post

Nurdin Samsudin : Usaha Keluarga Tak Lekang Oleh Waktu

Related Posts

Makhluk Fantasi Nusantara Ghost Parade Hadir di Dunia Metaverse
Headline

Makhluk Fantasi Nusantara Ghost Parade Hadir di Dunia Metaverse

21 Juli 2022
0
Load More
Next Post

Nurdin Samsudin : Usaha Keluarga Tak Lekang Oleh Waktu

HAGO, Gelar Kontes Menangkap Monster

HAGO, Gelar Kontes Menangkap Monster

Kenali Pasar & Audiens Dengan Baik, Cara Efektif Jalankan Konten Marketing

GetCraft Permudah Pencarian Layanan Kreatif Bagi Klien

Discussion about this post

Recent Updates

SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version