Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Baru 21% UMKM Berhasil Masuk ke Ekosistem Digital

4 Agustus 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Lazada Kurasi dan Inkubasi Desainer Lokal

Produk karya desainer lokal hadir di Lazada Style Space. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masuk ke ekostem digital. Namun hingga saat ini baru sekitar 13,7 juta atau 21% dari pelaku UMKM yang berhasil terhubung dengan ekosistem digital. Pemerintah menargetkan bisa menjaring 30 juta pelaku UMKM go digital pada 2024 mendatang.

“Saat ini baru sekitar 13,7 juta atau 21 persen. Setiap tahun minimun kita harus naikkan sekitar 5 juta usaha mikro untuk masuk ke pasar digital,” kata Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan target transformasi digital oleh pemerintah terhadap pelaku UMKM tidak hanya sekadar mendorong masuknya UMKM ke platform digital, tetapi juga memberikan pendekatan yang komprehensif berbasis ekosistem agar lebih efektif. Dengan demikian, UMKM Indonesia bisa bertransformasi secara utuh.

Baca juga :   Nano Influencer, Agen Promosi Efektif Bagi UMKM

“Artinya, dia bisa masuk on boarding bertahan lama di situ dan bisa makin produktif. Banyak yang sudah on boarding, tapi kapasitas produksinya terbatas dan kualitasnya tidak bisa berdaya saing, maka tidak tahan lama,” paparnya.

Oleh sebab itu, Teten sangat mengapresiasi program gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Indonesia yang diinisiasi oleh platform e-commerce Lazada yang menutup akses impor tiga klaster besar perdagangan guna melindungi UMKM domestik dari serangan produk impor. Ketiga klaster tersebut mencakup tekstil dan fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan.

“Saya kira ini kabar gembira untuk UMKM kita. Saya percaya Lazada melalui gerakan AKAR sudah mempunyai pendekatan yang sama dengan kami. Dengan begitu, saya yakin bisa memberikan dampak yang positif untuk UMKM,” ujar Teten.

Baca juga :   Pinhome Luncurkan Aplikasi Transaksi Properti, Rumah Tangga & Gaya Hidup

 

 

STEVY WIDIA

Tags: ekosistem digitalMenteri Koperasi dan UKM Teten MasdukiUMKM Go DigitalUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

MSI University Championship 2021, Jaring Bibit Esport Dari Tingkat Universitas

Next Post

Restoran Ini Berinovasi Pada Konsep Suasana dan Menu Baru

Related Posts

stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Technology

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Laba Bersih Shopee
Digital Business

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Dcost

Restoran Ini Berinovasi Pada Konsep Suasana dan Menu Baru

Tanoto Foundation Donasikan 3.000 Unit Oxygen Concentrator ke Kementerian Kesehatan

Tanoto Foundation Donasikan 3.000 Unit Oxygen Concentrator ke Kementerian Kesehatan

Bagasse Paper, Totebag dari Ampas Tebu

Bagasse Paper, Totebag dari Ampas Tebu

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version