Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Baru 21% UMKM Berhasil Masuk ke Ekosistem Digital

4 Agustus 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Lazada Kurasi dan Inkubasi Desainer Lokal

Produk karya desainer lokal hadir di Lazada Style Space. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masuk ke ekostem digital. Namun hingga saat ini baru sekitar 13,7 juta atau 21% dari pelaku UMKM yang berhasil terhubung dengan ekosistem digital. Pemerintah menargetkan bisa menjaring 30 juta pelaku UMKM go digital pada 2024 mendatang.

“Saat ini baru sekitar 13,7 juta atau 21 persen. Setiap tahun minimun kita harus naikkan sekitar 5 juta usaha mikro untuk masuk ke pasar digital,” kata Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan target transformasi digital oleh pemerintah terhadap pelaku UMKM tidak hanya sekadar mendorong masuknya UMKM ke platform digital, tetapi juga memberikan pendekatan yang komprehensif berbasis ekosistem agar lebih efektif. Dengan demikian, UMKM Indonesia bisa bertransformasi secara utuh.

Baca juga :   Huawei Investasikan US$400 Juta Untuk Program Kolaborasi Dengan Akademisi

“Artinya, dia bisa masuk on boarding bertahan lama di situ dan bisa makin produktif. Banyak yang sudah on boarding, tapi kapasitas produksinya terbatas dan kualitasnya tidak bisa berdaya saing, maka tidak tahan lama,” paparnya.

Oleh sebab itu, Teten sangat mengapresiasi program gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Indonesia yang diinisiasi oleh platform e-commerce Lazada yang menutup akses impor tiga klaster besar perdagangan guna melindungi UMKM domestik dari serangan produk impor. Ketiga klaster tersebut mencakup tekstil dan fesyen, makanan dan minuman, serta kerajinan.

“Saya kira ini kabar gembira untuk UMKM kita. Saya percaya Lazada melalui gerakan AKAR sudah mempunyai pendekatan yang sama dengan kami. Dengan begitu, saya yakin bisa memberikan dampak yang positif untuk UMKM,” ujar Teten.

Baca juga :   AMD Ryzen6000 Prosesor Mutakhir Yang Dukung Konten Kreator, Gamer dan Profesional Muda

 

 

STEVY WIDIA

Tags: ekosistem digitalMenteri Koperasi dan UKM Teten MasdukiUMKM Go DigitalUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

MSI University Championship 2021, Jaring Bibit Esport Dari Tingkat Universitas

Next Post

Restoran Ini Berinovasi Pada Konsep Suasana dan Menu Baru

Related Posts

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
BIZTECH

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Shopee Live
e-COMMERCE

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
MDI Ventures Gelar Explorise Pulse 2025, Upaya Bangun Kepercayaan Ekosistem Digital di Indonesia
BIZTECH

MDI Ventures Gelar Explorise Pulse 2025, Upaya Bangun Kepercayaan Ekosistem Digital di Indonesia

29 November 2025
0
Load More
Next Post
Dcost

Restoran Ini Berinovasi Pada Konsep Suasana dan Menu Baru

Tanoto Foundation Donasikan 3.000 Unit Oxygen Concentrator ke Kementerian Kesehatan

Tanoto Foundation Donasikan 3.000 Unit Oxygen Concentrator ke Kementerian Kesehatan

Bagasse Paper, Totebag dari Ampas Tebu

Bagasse Paper, Totebag dari Ampas Tebu

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version