Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bukalapak Mendapat Pinjaman Dana Rp 2 Triliun dari Bank DBS Indonesia

19 November 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bukalapak
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank DBS Indonesia mengumumkan penyaluran dana pinjaman (loan) sebesar Rp 2 triliun kepada perusahaan teknologi e-commerce, Bukalapak.

Kunardy Lie, Corporate Banking Director PT Bank DBS Indonesia menyebutkan, dana pinjaman ini adalah uncommitted revolving short-term loan dengan tenor selama satu tahun hingga 12 November 2022, dengan perjanjian pinjaman yang dibuat tanpa ada pemberian jaminan atau agunan secara khusus. Kerja sama ini merupakan fasilitas peminjaman dana terbesar yang diberikan oleh Bank DBS Indonesia kepada pelaku e-commerce, sekaligus menandai pinjaman perdana yang pernah diterima oleh Bukalapak.

“Ini adalah sebuah transaksi yang bersejarah bagi kami dan juga bagi industri teknologi all-commerce di Indonesia. Hal ini merupakan transaksi yang sangat istimewa – sebuah kerja sama dana pinjaman dengan nilai yang signifikan dan diberikan kepada perusahaan e-commerce pertama Tanah Air yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia, untuk mengembangkan bisnisnya. Bank DBS Indonesia sangat mendukung kiprah Bukalapak dalam mendorong pertumbuhan UKM di Indonesia. Dan, dengan pemberian hutang tersebut Bank DBS Indonesia juga secara tidak langsung telah mendukung perkembangan UKM di Indonesia,” ujar Kunardy, dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (19/11/2021).

Sementara itu, Rachmat Kaimuddin, President Director Bukalapak mengatakan, perolehan fasilitas pinjaman ini merupakan bagian dari strategi Bukalapak untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan selain dari ekuitas. Hal ini juga menunjukkan makin tingginya tingkat kepercayaan industri keuangan terhadap perkembangan bisnis Bukalapak.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Bank DBS Indonesia dalam upaya memperkuat posisi keuangan kami ini. Bukalapak akan terus berfokus mempertahankan momentum kinerja perusahaan yang semakin membaik demi pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan profitabilitas,” kata Rachmat.

Bank DBS Indonesia memberikan beragam fasilitas perbankan bagi nasabah korporasi termasuk UKM. Hal ini juga sekaligus mengukuhkan komitmen Bank DBS Indonesia mengadopsi open banking dengan bersinergi bersama marketplace, penyelenggara jasa sistem pembayaran, fintech, atau pelaku industri digital lainnya.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Bank DBS IndonesiaBukalapakloanPinjaman danauncommitted revolving short-term loan
Previous Post

Automasi Berbasis Robot Dorong Transformasi Bisnis dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Next Post

Penipuan Belanja e-Commerce Paling Marak di Indonesia

Related Posts

Strategi DBS Indonesia
Industry

Dongkrak NPAT DBS Treasures 289%, Ini Strategi Wealth Management Bank DBS Indonesia

19 Juni 2026
0
Bank DBS Indonesia Pembiayaan Berkelanjutan
Digital Business

Sokong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Bank DBS Indonesia Tembus Rp15,6 Triliun

8 Juni 2026
0
Bukalapak
Features

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
0
Load More
Next Post
belanja online

Penipuan Belanja e-Commerce Paling Marak di Indonesia

smartfren

Smartfren Gandeng Grup Alibaba Untuk Percepat Transformasi Digital

UI Microsoft

Universitas Indonesia Gandeng Microsoft Untuk Percepat Pembangunan Pendidikan Modern

Discussion about this post

Recent Updates

pendanaan Fintech

Kantongi Investasi US$6,61 Miliar, Sektor Fintech Indonesia Kini Diperkuat 1,96 Ribu Startup

29 Juni 2026
fintech MEKAR

Fokus Sektor Riil, Fintech MEKAR Hadirkan Solusi Pembiayaan Berkelanjutan Berbasis Ekosistem

29 Juni 2026
Universitas Amikom Yogyakarta

Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif, Universitas Amikom Yogyakarta Luncurkan ACEP

29 Juni 2026
Modus Phishing Kripto Social Engineering

Kuasai 63% Kasus, Modus Phishing dan Social Engineering Intai Pengguna Kripto

29 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
pendanaan Fintech

Kantongi Investasi US$6,61 Miliar, Sektor Fintech Indonesia Kini Diperkuat 1,96 Ribu Startup

29 Juni 2026
fintech MEKAR

Fokus Sektor Riil, Fintech MEKAR Hadirkan Solusi Pembiayaan Berkelanjutan Berbasis Ekosistem

29 Juni 2026
Universitas Amikom Yogyakarta

Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif, Universitas Amikom Yogyakarta Luncurkan ACEP

29 Juni 2026
Modus Phishing Kripto Social Engineering

Kuasai 63% Kasus, Modus Phishing dan Social Engineering Intai Pengguna Kripto

29 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version