Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

CarbonEtics: Pentingnya Kredit Karbon Berkualitas Tinggi di Indonesia

11 Juni 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
CarbonEthics

Pentingnya Kredit Karbon Berkualitas Tinggi di Indonesia, Pasca Penandatanganan MRA (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia memperkuat posisinya di pasar karbon global setelah penandatanganan Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan standar sertifikasi internasional Gold Standard Foundation.

Ilham ST., MT., Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan di Kementerian Kehutanan mengatakan, MRA merupakan langkah penting untuk mendorong saling pengakuan terkait metode sertifikasi karbon kredit, yang membuka peluang baru untuk perdagangan karbon global bagi Indonesia. Bagi pasar berkembang seperti Indonesia, MRA memperluas pasar dan likuiditas karbon, memperkuat kerja sama iklim, serta memungkinkan transfer teknologi dan pengetahuan, sebagaimana disampaikan .

“Rencana pembangunan jangka panjang nasional Indonesia (RPJPN) menargetkan Indonesia Emas 2045, di mana terdapat target pengurangan intensitas emisi gas rumah kaca hingga 93,5% dari tingkat baseline,” ujar Ilham dalam forum Carbon Talk 2.0, yang diselenggarakan oleh startup restorasi ekosistem berbasis teknologi CarbonEthics, Rabu (11/5/2025).

Baca juga :   Belanja Online Jadi Gaya Hidup Baru

Pasar karbon Indonesia diperkirakan dapat menghasilkan pendapatan hingga US$34 miliar dan menciptakan 1,7 juta lapangan kerja pada tahun 2030, terutama melalui proyek berbasis alam yang memenuhi standar tinggi untuk integritas lingkungan dan sosial.

“Untuk mewujudkan potensi ini, Indonesia perlu membangun ekosistem karbon yang kuat dengan dukungan kebijakan dan investasi yang tepat,” imbuh Dr. Belladonna Maulianda, Asisten Khusus Senior untuk Eddy Soeparno, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Tetapi, pasar karbon hanya akan berhasil jika kita berfokus pada proyek karbon berintegritas tinggi. Transparansi dalam pengelolaan proyek menjadi sangat krusial. Setiap proyek harus membuktikan dampaknya secara terukur, dan mengurangi atau menghilangkan emisi dengan metodologi yang dapat diverifikasi.

“Pasar karbon global semakin menginginkan proyek yang mampu menunjukkan dampak nyata bagi iklim dan sosial. Keberhasilan Indonesia akan bergantung pada ketersediaan kredit karbon yang berkualitas tinggi, transparan, dan kredibel,” kata Bimo Soewadji, CEO CarbonEthics.

Baca juga :   Di Startup Weekend Jakarta, Anak Muda Bisa Bikin Startup Digital Dalam 54 Jam

Menurut Bimo, CarbonEthics memahami bahwa menjaga kepercayaan dalam pasar karbon bergantung pada standar yang kredibel dan verifikasi yang transparan, serta berkomitmen pada solusi alam berbasis komunitas dan ilmu pengetahuan, demi manfaat nyata bagi iklim, keanekaragaman hayati, dan komunitas lokal.

Perubahan yang berkelanjutan tidak dapat tercapai tanpa keterlibatan penuh dan adil dari komunitas lokal. CarbonEthics menjalin kerjasama erat dengan komunitas lokal untuk memulihkan ekosistem secara bertanggung jawab, sekaligus memberdayakan komunitas lokal melalui kolaborasi dalam merancang strategi restorasi, memberikan pelatihan rutin, serta berinvestasi pada program peningkatan kapasitas yang memungkinkan komunitas mengelola ekosistem mereka secara regeneratif dan mandiri.

Berlandaskan pada nilai-nilai tersebut, CarbonEthics turut berkontribusi dalam pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi dengan menyediakan layanan menyeluruh untuk pengembangan dan investasi proyek karbon, serta selalu memastikan pemberdayaan dan partisipasi komunitas lokal sebagai inti setiap prosesnya.

Baca juga :   Festival MSW 2019 : Tekan Konsumerisme Untuk Kendalikan Bencana Iklim

Melalui layanan Carbon Project Consultancy, CarbonEthics memberikan pendampingan teknis sepanjang siklus hidup proyek—mulai dari studi kelayakan tahap awal dan penyusunan dokumen Detailed Risk Assessment and Management (DRAM), hingga implementasi proyek. CarbonEthics juga menyediakan kredit karbon pra-pembelian bagi pembeli karbon yang ingin mendapatkan akses awal ke kredit karbon berbasis alam berkualitas tinggi, serta membuka peluang investasi bagi investor tahap awal untuk berpartisipasi dalam proyek, sehingga memungkinkan mereka berkontribusi pada aksi iklim yang berdampak.

“CarbonEthics tetap berkomitmen mendukung terciptanya pasar karbon yang kredibel, berintegritas, dan diakui secara global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim,” tutup Bimo. (*AMBS)

 

Tags: CarbonEticsKredit KarbonMutual Recognition Agreement (MRA)
Previous Post

Apple App Store Berkontribusi Sebesar Rp19.500 Triliun ke Ekonomi Dunia

Next Post

Inilah Pemenang Hackathon Blockchain Lisk Builder Challenge Round I

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Lisk Builder Challenge Round I

Inilah Pemenang Hackathon Blockchain Lisk Builder Challenge Round I

Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, Integrasikan Pengelolaan Penjual dari Dua Platform

Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, Integrasikan Pengelolaan Penjual dari Dua Platform

El Capitan dan Frontier Bertenaga AMD Duduki Tahta Superkomputer Global

El Capitan dan Frontier Bertenaga AMD Duduki Tahta Superkomputer Global

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version