Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Daftar Startup Berstatus Unicorn Terbaru di Indonesia

8 Juli 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
kopi kenangan founder

Cynthia Chaerunnisa, James Prananto dan Edward Tirtanata. (Foto: istimewa/techinasia)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meski tengah dilanda badai, perkembangan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia masih menjanjikan. Bahkan, jumlah startup di Tanah Air diprediksi masih akan terus bertambah. Bahkan saat ini bertambah lagi startup yang mendapat gelar unicorn, dengan nilai valuasi melampaui US$1 miliar atau sekitar Rp14,3 triliun.

Dilansir dari data CB Insights, Kamis (7/7/2022) ada sejumlah startup yang mendapat gelar unicorn, 2 diantaranya adalah startup fintech.

Pertama ada startup yang bergerak di bidang pemesanan hotel dan travel Traveloka. Startup ini telah menerima gelar unicorn usai mendapat kucuran dana dari perusahaan di bidang yang sama yakni Expedia, pada Juli 2017. Kemudian Traveloka juga mendapat pendanaan dari Global Founders Capital dan East Ventures. Sekarang angka valuasi Traveloka mencapai US$3 miliar atau setara dengan Rp42,6 triliun.

Baca juga :   Permudah Proses Transaksi, Kanmo Group Gandeng Xendit

Kedua ada Akulaku yang hadir sejak 2014. Startup layanan pembiayaan (fintech lending) baru masuk dalam daftar startup unicorn. Perusahaan rintisan tersebut menerima pendanaan US$10 miliar atau senilai Rp150 triliun oleh DCM Ventures, IDG Capital dan Siam Commercial Bank , sehingga menjadikannya unicorn dengan valuasi US$2 miliar atau setara dengan Rp30 triliun.

Menyusul startup fintech Xendit. Sebelumnya, startup ini telah menerima pendanaan seri C senilai US$150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun dari beberapa investor. Sebelum menjadi unicorn Xendit memiliki beberapa investor yaitu Accel, Y Combinator dan Amnasia.

Fintech ini didirikan oleh Moses Lo pada 2015 dan bergerak di bidang layanan sistem pembayaran untuk mempermudah transaksi pelaku bisnis, di antaranya e-commerce, UMKM, startup hingga perusahaan koperasi.

Baca juga :   Traveloka Gandeng 20 Brand Untuk Loyalitas Pelanggan

Startup fintech lainnya yang masuk daftar unicorn adalah Ajaib. Startup ini berfokus pada bidang investasi, yaitu reksa dana dan saham. Setelah menerima suntikan dana Seri B dari DST Global senilai US$153 juta atau Rp2,2 triliun, Ajaib jadi salah satu perusahaan rintisan di Indonesia yang menyandang status unicorn hanya dalam waktu 2,5 tahun saja.

Terakhir adalah perusahaan rintisan bidang kuliner, Kopi Kenangan. Startup ini berhasil mendapatkan gelar unicorn pada 27 Desember 2021, bahkan mengklaim sebagai perusahaan New Retail F&B pertama yang berhasil mendapat titel unicorn di Indonesia dan Asia Tenggara.

Perusahaan ini telah memiliki valuasi di atas Rp14 triliun setelah memperoleh pendanaan seri C senilai Rp1,3 triliun pada 2021.

 

Baca juga :   Bagi Milenial, Ini Tujuh Cara Cari Saham Multibagger untuk Cuan Maksimal

STEVY WIDIA

Tags: AjaibAkuLakuKopi Kenanganperusahaan rintisan (startup)TravelokaXendit
Previous Post

Kompetisi CODEGODA, Cari Keragaman dan Inklusi di Bidang Teknologi

Next Post

Konsep Hiburan Bikin Pengguna TikTok Belanja 3.5 kali Lipat Lebih Banyak Selama Mega Sales

Related Posts

Kenangan Coffee Taiwan
Industry

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
0
Investasi Digital Ajaib
Digital Business

Pertumbuhan Pengguna Investasi Digital Ajaib Capai 7 Juta Investor

13 Maret 2026
0
Tessa Wijaya - Xendit
Digital Business

Tessa Wijaya, Co-Founder Xendit Masuk Daftar Pemimpin Fintech Terpopuler di Asia

10 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Creative Edu Exhibiton

Konsep Hiburan Bikin Pengguna TikTok Belanja 3.5 kali Lipat Lebih Banyak Selama Mega Sales

Program Founder Institute South East Asia (SEA) Virtual 2022

Dorong Perkembangan Startup Digital PermataBank Gelar Founder Institute SEA 2022

Zenius Pariwisata

Zenius Luncurkan Seri Dokumenter Destinasi Wisata dan Kuliner Nusantara Berbasis Edukasi

Discussion about this post

Recent Updates

Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version