Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Digital Amoeba Batch Kelima Targetkan 90 Tim

14 November 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Digital Amoeba Batch Kelima Targetkan 90 Tim

Para peserta batch Digital Amoeba dibina menjadi startup yang berkelanjutan. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) terus mendorong para karyawan untuk berinovasi dengan menggelar program internal digital startup, Digital Amoeba. Memasuki batch kelima, program yang dimulai awal tahun ini menargetkan melahirkan 90 tim startup.

“Dalam satu tahun kami ditantang untuk menggelar enam batch Digital Amoeba. Satu batchnya terdiri dari maksimum 15 tim,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Digital Amoeba, Fauzan Feisal, di Bandung baru-baru ini.

Menurut dia, Telkom ingin membangun sistem yang tangguh. Untuk itu, pihaknya memperbanyak batch Digital Amoeba. Ditargetkan, dalam satu tahun maksimum ada 90 tim bergabung dalam kegiatan tersebut.

“Saat ini total sudah ada 60 binaan. Akan tetapi, tidak semuanya berhasil. Hanya 38 tim yang masih bertahan sampai saat ini,” tuturnya.
Startup itu antara lain Usight, SmartEye, Kiwari, Emago, Geekpro, Ketitik, Open Trip, Helio, KitaIna, Pometera, dan Pasarkoe. Inovasi mereka diimplementasikan di sejumlah divisi dan unit perusahaan. Bahkan, ada yang akan diimplementasikan hingga ke Kalimantan.

Baca juga :   NTT Startup Challege 2019: Akselerasi Startup Indonesia

“Inovasi para startup tersebut berkisar pada layanan produk baru serta inovasi operasi bisnis. Mereka menghasilkan produk baru yang bisa dijual Telkom dan aplikasi untuk meningkatkan kinerja teknisi Telkom,” kata Fauzan.

Inovasi lainnya yang dikembangkan startup Digital Amoeba adalah pemantau perangkat. Selama ini, menurut dia, pegawai yang bertugas memantau perangkat harus manual memonitor sejumlah layar karena masing-masing perangkat berbeda vendor. Namun, dengan alat yang dihasilkan startup Amoeba, monitor dapat dilakukan dalam satu layar.

“Jika startup terus berkembang, sangat memungkinkan dibuatkan perusahaan yang akan menjadi anak perusahaan baru PT Telkom. Pimpinan perusahan berasal dari pendiri tim startup tersebut,” kata Fauzan.

Berbeda dengan program startup lain yang kental akan unsur inovasi bisnis, menurut dia, Digital Amoeba dominan mengandung unsur pembinaan sumber daya manusia (SDM). Di dalamnya terkandung program pencarian dan pembentukan SDM, pengelolaan insentif dan karir, serta perubahan budaya perusahaan.

Baca juga :   Flokq Akuisisi Startup Co-Living YukStay

“Walaupun unsur utamanya adalah pembinaan SDM, akan tetapi dampak akhirnya adalah peningkatan kinerja bisnis. Untuk bertahan di era digital yang sangat disruptif, Telkom memang membutuhkan beragam inovasi digital yang bisa berdampak signifikan,” katanya.

Dalam inovasi digital tersebut, menurut dia, Telkom membangun tiga pilar wahana inovasi. Ketiga pilar tersebut adalah open innovation (Telkom mencari dan memanfaatkan inovasi startup eksternal melalui Indigo), joint innovation center (Telkom berinovasi bersama dengan korporasi terdepan di bidangnya), dan inhouse innovation melalui program Digital Amoeba.

Fauzan menuturkan, tahapan startup Amoeba hampir mirip dengan Indigo. Peserta harus melalui customer validation, product validation, business model validation, dan market validation. “Ke depan kami ingin prosesnya lebih lean (ramping, red). Misalnya baru 20% bisa langsung launching,” tuturnya.

Baca juga :   Keamanan Digital Kunci Akselerasi Inklusi Keuangan

STEVY WIDIA

Tags: Digital AmoebaPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)startup
Previous Post

UMKM Berperan Penting Bagi Perekonomian ASEAN

Next Post

Hunian Vertikal Berfasilitas Lengkap Jadi Incaran Kaum Milenial

Related Posts

Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Hunian Vertikal Berfasilitas Lengkap Jadi Incaran Kaum Milenial

Hunian Vertikal Berfasilitas Lengkap Jadi Incaran Kaum Milenial

Teknologi Broadband Dorong Pariwisata Indonesia

Teknologi Broadband Dorong Pariwisata Indonesia

IPTEK Faktor Kunci Berwirausaha

Perguruan Tinggi Perlu Punya Inkubator Teknologi Inovasi

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version