Adobe Buka Peluang Baru bagi Kreator Indonesia Monetisasi Karya

Adobe Create and Earn

Kreator membuat template menggunakan Adobe Express. (Foto: istimewa/indosat)

youngster.id - Kreativitas digital kini tidak hanya menjadi ruang untuk berekspresi, tetapi juga semakin terbuka menjadi sumber penghasilan. Peluang tersebut hadir melalui Create and Earn, program monetisasi kreator dari Adobe yang untuk pertama kalinya diluncurkan di Indonesia.

Peluang ini hadir di tengah pertumbuhan ekonomi kreatif dan creator economy di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dan BPS yang disampaikan dalam rilis, ekonomi kreatif Indonesia berkontribusi Rp1.757,87 triliun terhadap PDB nasional pada 2025 dan menyerap 27,4 juta tenaga kerja. Sementara itu, ekosistem creator economy diperkirakan telah mencakup hampir 12 juta content creator di Indonesia.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Irene Umar mengatakan, kreator membutuhkan ekosistem yang memungkinkan kreativitas berkembang menjadi sumber penghidupan dan karier.

“Para kreator membutuhkan akses terhadap teknologi, kesempatan untuk belajar, komunitas untuk berkolaborasi, dan kesempatan untuk menjadikan kreativitas mereka sebagai sumber penghidupan dan karier,” ucapnya dikutip Kamis (20/8/2026).

Besarnya potensi tersebut membuat kebutuhan terhadap akses teknologi, pembelajaran, jaringan, dan peluang monetisasi semakin penting.

Program Create and Earn dari Adobe ini diperkenalkan melalui IdeaFriends, ajang komunitas kreator yang digelar di Museum Nasional Indonesia melalui kolaborasi Adobe, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Kementerian Ekonomi Kreatif RI. Indonesia menjadi negara pertama yang dipilih Adobe untuk meluncurkan program monetisasi tersebut.

Director of Product Marketing Adobe Kate Aher mengatakan Indonesia memiliki komunitas kreator yang dinamis. Menurutnya, Adobe Express dapat membantu kreator mewujudkan ide, menjangkau audiens baru, dan membuka peluang pendapatan dari kreativitas.

“Dengan hadirnya Create and Earn, kreator Indonesia kini memiliki jalur tambahan untuk mengembangkan karya sekaligus memperoleh nilai ekonomi,” ungkapnya.

Melalui Create and Earn, kreator dapat membuat template menggunakan Adobe Express, kemudian memperoleh imbalan berdasarkan karya dan traffic yang dihasilkan. Program ini membuka jalur baru bagi kreator untuk mengubah karya digital menjadi peluang ekonomi.

Program ini juga dilengkapi materi pembelajaran, mentoring, tantangan kreatif, serta kesempatan membangun koneksi dengan komunitas dan profesional industri. Dengan demikian, kreator tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan karya, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan jaringan yang dapat mendukung perjalanan kreatif mereka.

Program ini terbuka bagi berbagai jenis kreator, mulai dari ilustrator, desainer grafis, fotografer, videografer, kreator konten, hingga pelaku UMKM kreatif. Karya peserta terpilih juga akan mendapatkan kesempatan untuk dipamerkan dalam area festival. Eksposur tersebut dapat membuka peluang bagi kreator untuk memperluas jaringan, memperkenalkan karya, dan bertemu dengan calon mitra.

Selain monetisasi, program ini membawa pemanfaatan teknologi berbasis AI ke dalam proses kreatif. AI dapat membantu menyederhanakan berbagai tahapan produksi, sehingga kreator dapat lebih fokus pada ide, cerita, dan perspektif yang menjadi karakter utama sebuah karya.

Hal ini sejalan dengan kolaborasi Adobe dan Indosat yang sebelumnya juga diarahkan untuk memperluas akses generasi muda terhadap perangkat kreatif, pembelajaran berbasis AI, serta peluang monetisasi.

Direktur dan Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Reski Damayanti mengatakan, teknologi perlu dimanfaatkan tidak hanya untuk menghubungkan masyarakat, tetapi juga membantu mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi.

“Bersama Adobe dan Kementerian Ekonomi Kreatif, kami berupaya membangun ekosistem yang memberikan akses bagi kreator Indonesia ke teknologi, jaringan, pasar global, serta peluang untuk memonetisasi kreativitas,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

 

Exit mobile version