Rabu, 9 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta (Foto: Istimewa/Akulaku)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan fintech, Akulaku, dilaporkan telah mengajukan dokumen penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) secara rahasia (confidential filing) di Bursa Efek Hong Kong. Menurut laporan media lokal The Standard, entitas penyeimbang ekosistem keuangan digital ini menargetkan penghimpunan dana antara US$300 juta hingga US$500 juta.

Pengajuan rahasia tersebut mengindikasikan bahwa proses persiapan IPO telah memasuki tahap lanjut, setelah sebelumnya pada Juni lalu beredar rumor mengenai rencana pencatatan saham Akulaku di Hong Kong. Kendati demikian, rincian mengenai jadwal pasti, struktur saham, dan target akhir penghimpunan dana belum dipublikasikan serta masih dapat menyesuaikan dengan kondisi pasar dan peninjauan regulasi.

Rekam Jejak Portofolio dan Ekspansi Regional

Didirikan pada tahun 2016, Akulaku mengoperasikan ekosistem bisnis terintegrasi yang mencakup pembiayaan konsumen (consumer finance), e-commerce, dan perbankan digital. Perusahaan ini disokong oleh sejumlah investor global terkemuka, seperti Ant Group, IDG Capital, dan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

Di Indonesia, Akulaku Group memegang peran sentral dalam ekosistem keuangan digital sebagai pemegang saham utama BNC (PT Bank Neo Commerce Tbk). Selain itu, kelompok usaha ini mengoperasikan entitas pembiayaan Akulaku Finance serta platform pinjaman tunai Asetku.

Tidak hanya berfokus pada pasar domestik, Akulaku telah memperluas jangkauan operasionalnya ke kawasan Asia Tenggara, mencakup Filipina, Malaysia, dan Thailand. Di Filipina, Akulaku mengoperasikan OwnBank, sebuah bank digital berlisensi resmi.

Valuasi dan Tantangan Regulasi

Sebelum memilih Hong Kong, Akulaku sempat mempertimbangkan opsi pencatatan saham di bursa Amerika Serikat. Pada tahun 2025, valuasi grup ini diperkirakan mencapai sekitar US$2 miliar. Langkah IPO ini akan menjadi tolok ukur baru bagi valuasi berbasis pasar sekaligus menguji transparansi kinerja keuangan konsolidasinya.

Para calon investor diproyeksikan akan menyoroti sejumlah poin krusial, mulai dari tingkat profitabilitas konsolidasi, kualitas portofolio kredit, hingga kepatuhan terhadap regulasi di setiap negara operasional. Sebagai penyedia jasa keuangan digital, Akulaku dihadapkan pada standar ketat terkait tata kelola risko, perlindungan data pribadi, hingga rasio kredit bermasalah (non-performing loan).

Aksi korporasi di pasar modal ini menyusul perolehan fasilitas modal kerja yang diraih Akulaku dari Bank Danamon pada Juni lalu. Keberhasilan IPO Akulaku nantinya akan bergantung pada persetujuan regulator, dinamika pasar global, serta kemampuan perusahaan menyajikan narasi pertumbuhan fintech yang solid di kawasan regional. (*AMBS)

 

Tags: Aksi KorporasiAkuLakuAnt GroupBank Neo CommercefintechHong Kong Stock ExchangeinvestasiIPOMUFGPembiayaan Konsumenperbankan digital
Previous Post

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Next Post

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

Related Posts

Visa Kredit Onchain Stablecoin
Digital Business

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
0
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026
Industry

Di Tengah Gejolak Global, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tetap Tumbuh 5,2% pada 2026

8 September 2026
0
Pembiayaan Otomotif Bank Danamon 2026
Industry

Melawan Kontraksi Pasar Otomotif, Pembiayaan Otomotif Danamon Melonjak Lebih dari 40%

8 September 2026
0
Load More
Next Post
Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version