Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Cara Berinvestasi Emas Berubah, Tak Lagi Harus Pegang Fisik Tapi Lewat ETF

1 September 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
investasi emas ETF

Group Head of Operations Syailendra Capital Agustinus Candra, menjelaskan perkembangan investasi emas melalui Exchange Traded Fund (ETF). (Foto: stevywidia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Investasi emas selama ini identik dengan kepemilikan emas fisik, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan. Namun, perkembangan pasar modal membuat investor kini memiliki pilihan lain untuk mendapatkan eksposur terhadap emas, salah satunya melalui Exchange Traded Fund (ETF).

“Emas memiliki karakteristik yang unik dalam sebuah portofolio. Walaupun bersifat non-yielding asset, namun emas mampu menjadi portfolio diversifier karena korelasi yang bisa berbeda dengan aset keuangan lainnya,” ucap Fajar R. Hidajat, Chief Executive Officer Syailendra Capital pada gelar Gold 360°: One Asset, Four Perspectives yang digelar Syailendra Capital Senin (31/8/2026) di Jakarta.

Belum lama ini Syailendra Capital meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO). Pada ETF emas, emas fisik menjadi underlying yang mendukung produk tersebut. Emas tersebut memiliki standar kualitas dan kemurnian yang teruji serta tercatat dalam bentuk Electronic Gold Receipt (EGR).

Group Head of Operations Syailendra Capital Agustinus Candra memaparkan, ETF menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap emas tanpa harus membeli dan menyimpan emas fisik secara langsung.

“Perkembangan cara investasi emas melalui ETF membuat setiap investor bisa lebih mudah memperoleh eksposur terhadap emas melalui infrastruktur pasar modal yang fleksibel, transparan, dan terstruktur,” ujarnya.

Tantangan Investasi Emas di Gen Z

Di sisi lain, ada tantangan terbesar dalam mengajak generasi muda berinvestasi emas, termasuk melalui ETF. Pasalnya, investasi jangka Panjang ini bersaing dengan berbagai instrumen dan konten media sosial yang menawarkan gambaran keuntungan dalam waktu singkat.

“Perjuangan untuk penetrasi ke anak-anak muda Gen Z bahwa wealth building itu harus take time, jadi lebih susah,” kata Syanne Gracetinne Polii, Head of Investment Specialist Syailendra Capital.

Menurut Syanne, keterbatasan modal tidak selalu menjadi alasan anak muda belum mulai berinvestasi. Dengan menyisihkan sebagian pengeluaran, investasi dapat dilakukan secara bertahap.

“Kalau dilihat dari pengeluaran jajan, shopping, entertainment, rasanya Rp100.000 jadi angka yang cukup mudah untuk mereka investasikan. Jadi ini bukan lagi perkara kemampuan, tapi perkara kemauan,” ujarnya.

Untuk mendukung keamanan investasi emas melalui ETF, Syailendra Capital bermitra dengan Pegadaian.

Bullion Operation Dept. Head Pegadaian (Persero) Dharma Satria menegaskan, infrastruktur di balik investasi emas melalui ETF, termasuk keberadaan emas fisik sebagai underlying yang tersimpan dan terlindungi dalam sistem yang terkontrol.

“Keberadaan emas fisik tersebut juga didukung oleh Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai bagian dari pencatatan dan pengelolaan aset emas yang menjadi underlying produk ETF,” ungkapnya.

Syailendra Capital ingin mendorong masyarakat melihat investasi emas secara lebih komprehensif, bukan hanya dari pergerakan harganya, tetapi juga dari cara emas diakses, mekanisme transaksinya, serta infrastruktur yang mendukungnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Exchange-Traded Fund (ETF)Financial PlanningGen Zinvestasiinvestasi emasSyailendra Capital
Previous Post

Lawan ‘Winter’ Startup, Ajaib Raih Putaran Pendanaan Fintech Terbesar Sejak 2022

Next Post

Google Cloud Hadirkan Agentic AI untuk Industri Keuangan

Related Posts

Google Cloud Indonesia
Technology

Google Cloud Hadirkan Agentic AI untuk Industri Keuangan

1 September 2026
0
Co-Living Gen Z Milenial
Industry

Tren Sewa Hunian Gen Z dan Milenial Bergeser ke Co-Living Fleksibel

27 Agustus 2026
0
shopping personality Gen Z
Digital Business

Shopping Personality Gen Z Makin Beragam, Dari Pemburu Tren hingga Anti Ribet

27 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
Google Cloud Indonesia

Google Cloud Hadirkan Agentic AI untuk Industri Keuangan

jaringan 5G Medan

5G XLSMART Makin Luas, Medan dan Sekitarnya Kini Didukung 1.000 BTS

ITSEC Asia

Laba ITSEC Asia Melonjak 1.407% di Q2 2026, Bisnis Keamanan Siber Makin Dilirik

Discussion about this post

Recent Updates

ITSEC Asia

Laba ITSEC Asia Melonjak 1.407% di Q2 2026, Bisnis Keamanan Siber Makin Dilirik

1 September 2026
jaringan 5G Medan

5G XLSMART Makin Luas, Medan dan Sekitarnya Kini Didukung 1.000 BTS

1 September 2026
Google Cloud Indonesia

Google Cloud Hadirkan Agentic AI untuk Industri Keuangan

1 September 2026
investasi emas ETF

Cara Berinvestasi Emas Berubah, Tak Lagi Harus Pegang Fisik Tapi Lewat ETF

1 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
ITSEC Asia

Laba ITSEC Asia Melonjak 1.407% di Q2 2026, Bisnis Keamanan Siber Makin Dilirik

1 September 2026
jaringan 5G Medan

5G XLSMART Makin Luas, Medan dan Sekitarnya Kini Didukung 1.000 BTS

1 September 2026
Google Cloud Indonesia

Google Cloud Hadirkan Agentic AI untuk Industri Keuangan

1 September 2026
investasi emas ETF

Cara Berinvestasi Emas Berubah, Tak Lagi Harus Pegang Fisik Tapi Lewat ETF

1 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version