youngster.id - CARSOME Group Inc., platform e-commerce mobil terintegrasi di Asia Tenggara, melaporkan kinerja keuangan untuk kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026. Perusahaan mencatatkan rekor laba bruto per unit (Gross Profit per Unit/GPU) kuartalan tertinggi sejak pertama kali didirikan.
Berdasarkan laporan resmi perusahaan, total laba bruto CARSOME tumbuh sebesar 25% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi MYR158 juta (setara US$40 juta). Sementara itu, GPU melesat 30% YoY mencapai kisaran MYR5.300 (US$1.320) per unit.
Lonjakan paling signifikan terlihat pada EBITDA perusahaan yang meroket hingga 85% YoY menjadi sekitar MYR29 juta (US$7,3 juta). Keberhasilan ini sekaligus menandai pertumbuhan GPU secara tahunan selama lima kuartal berturut-turut.
Peningkatan unit ekonomi ini didorong oleh kontribusi ritel yang lebih kuat, penetrasi pembiayaan (financing) yang membaik, serta efisiensi berkelanjutan pada operasional inventaris dan perbaikan mobil (refurbishment).
Group CEO CARSOME, Eric Cheng, mengungkapkan bahwa kinerja positif ini menunjukkan model bisnis perusahaan mulai menghasilkan pertumbuhan dan profitabilitas yang konsisten di pasar-pasar utama.
“Kondisi makroekonomi regional saat ini memang masih belum merata. Namun, platform terintegrasi yang kami bangun terbukti mampu memberikan unit ekonomi yang konsisten. Peluang di depan kami masih jauh lebih besar daripada rekam jejak yang ada saat ini,” ujar Eric, Rabu (3/6/2026).
Sepanjang Kuartal I-2026, pasar Malaysia dan Singapura terus menunjukkan kekuatan operasional yang solid. Hal ini ditopang oleh tingginya permintaan konsumen terhadap solusi kepemilikan mobil yang bernilai ekonomis serta stabilitas pembiayaan di kedua negara tersebut.
Di sisi lain, kondisi pasar di Indonesia dan Thailand tercatat masih bervariasi (variable). Dinamika ini merefleksikan situasi makroekonomi regional yang lebih luas serta sikap penyedia kredit konsumen yang cenderung lebih berhati-hati (cautious).
Hingga kuartal pertama tahun ini, CARSOME terus memperluas jaringan fisiknya dengan membuka lima ruang pamer (showroom) dan pusat inspeksi baru di Asia Tenggara, termasuk lokasi baru di Putrajaya dan Alor Setar, Malaysia.
Selain ekspansi fisik, CARSOME juga memperluas kemitraan pembiayaan strategisnya dengan JACCS hingga ke pasar Singapura. Langkah ini mempermudah akses solusi pembiayaan bagi konsumen ritel di dua pasar terkuat milik perusahaan tersebut.
Memasuki Kuartal II-2026, CARSOME optimistis akan melanjutkan pertumbuhan sekuensial pada jumlah transaksi dan EBITDA. Pertumbuhan ini diperkirakan bakal didukung oleh berlanjutnya permintaan ritel, kontribusi lini pembiayaan, serta efisiensi platform yang terintegrasi.
CARSOME memproyeksikan perbaikan ini akan memperkuat tren profitabilitas perusahaan untuk beberapa kuartal ke depan. “Fokus kami tetap pada mengeksekusi strategi yang sudah terbukti berhasil, berinvestasi pada platform, dan memperkuat profitabilitas seiring dengan pertumbuhan skala bisnis,” pungkas Eric. (*AMBS)
