youngster.id - Startup unicorn otomotif, Carro, mengumumkan akuisisi terhadap CarPlace, salah satu platform jual-beli mobil bekas terkemuka di Australia. Langkah strategis ini langsung memberikan Carro jaringan fisik di tiga dari empat pasar terbesar di Australia sekaligus.
CarPlace sebelumnya dioperasikan oleh Autoleague, salah satu grup otomotif terbesar di Australia. Pasca-akuisisi, Autoleague akan tetap bertindak sebagai pemegang saham strategis CarPlace sekaligus menjadi investor strategis di dalam Carro.
Melalui akuisisi ini, Carro akan menerapkan teknologi kepemilikan dan ekosistem digitalnya mulai dari inspeksi kendaraan, pelacakan inventaris, manajemen aset, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih transparan dan praktis bagi diler maupun konsumen ritel.
“Australia adalah salah satu pasar mobil bekas terbesar di Asia Pasifik dengan volume penjualan konsisten 2,3 juta unit per tahun dan penetrasi kendaraan listrik (EV) yang tumbuh cepat,” ujar Aaron Tan, Co-Founder dan CEO Carro, Kamis (18/6/2026).
Selain memperkuat lini bisnis ritel mobil bekas di Australia, akuisisi ini juga mendongkrak operasi grosir (wholesale) Carro. Perusahaan kini menjadi salah satu dari sedikit pemain Asia Pasifik yang mampu melayani koridor impor mobil langsung dari Jepang ke Australia, terutama untuk mendatangkan model-model mobil Jepang yang populer dan tepercaya.
Dan Kawai, Managing Director dan CEO Autoleague, menyatakan dukungannya terhadap ambisi Carro di Australia. Ia optimistis infrastruktur teknologi serta komitmen transparansi yang dibawa Carro akan menjadikannya pilihan utama bagi konsumen di Australia. (*AMBS)
