youngster.id - Grab menyepakati akuisisi 60% saham kendali Atome Financial senilai US$1,49 miliar secara tunai. Langkah ini menjadi salah satu ekspansi terbesar perusahaan dalam memperluas ekosistem layanan di luar lini transportasi, pengiriman makanan, dan pembayaran digital di Asia Tenggara.
Transaksi ini dirancang dalam dua tahap dan ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun 2027, mengalirkan dana segar sekitar US$260 million sebagai modal pertumbuhan bagi Atome Financial.
Mekanisme Tahap Dua dan Perluasan Pasar Regional
Sekitar dua tahun setelah transaksi awal selesai, Grab berencana mengambil alih 40% sisa saham dari Advance Intelligence Group dan pemegang saham lainnya. Nilai akuisisi tahap kedua tersebut bersifat fleksibel dengan batas bawah valuas ekuitas senilai US$2 miliar dan batas atas US$4,5 miliar, yang bergantung pada kinerja keuangan serta kualitas portofolio pinjaman Atome Financial.
Atome Financial saat ini beroperasi di lima negara Asia Tenggara, yaitu Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand. Entitas ini mencatatkan 25 juta pengguna bertransaksi kumulatif, bekerja sama dengan lebih dari 30.000 brand, serta mengelola total portofolio pinjaman kotor (gross loan portfolio) sekitar US$1 miliar.
President dan Chief Operating Officer Grab, Alex Hungate, menyampaikan bahwa akuisisi ini memanfaatkan keunggulan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pemrosesan pinjaman digital Atome untuk memperluas cakupan ke wilayah baru seperti Indonesia dan Filipina.
“Rencana transaksi ini mengakselerasi pertumbuhan dan profitabilitas segmen layanan keuangan kami dengan memperdalam kemampuan pembiayaan konsumen, sekaligus membuka peluang bagi kami untuk melayani jaringan merchant Atome yang sangat besar,” ujar Alex, dikutip Rabu (16/9/2026)
Sementara itu, Chairman dan CEO Advance Intelligence Group sekaligus CEO Atome Financial, Jefferson Chen, menilai penggabungan teknologi AI Atome dengan ekosistem regional Grab akan memperluas akses kredit bagi kelompok masyarakat yang belum terjangkau lembaga keuangan formal (underserved).
“Dengan ekosistem Grab serta infrastruktur pembiayaan berbasis AI kami yang teruji, kami dapat memperluas jangkauan ini ke jutaan masyarakat lainnya di Asia Tenggara yang selama ini belum terjangkau — dan bersama-sama, kita dapat berbuat lebih banyak untuk menutup kesenjangan inklusi keuangan daripada yang bisa kita lakukan sendiri-sendiri,” kata Jefferson.
Proyeksi Pertumbuhan dan Target Finansial 2028
Pasca-akuisisi tahap pertama, tim manajemen Atome Financial tetap akan menjalankan operasional bisnis secara mandiri di bawah konsolidasi segmen layanan keuangan Grab. Transaksi tahap pertama ini didanai sepenuhnya menggunakan kas internal perusahaan.
Integrasi ini mendongkrak target kinerja keuangan segmen Financial Services Grab hingga tahun 2028: EBITDA Disesuaikan diproyeksikan mencapai US$500 million, Portofolio Pinjaman Kotor ditargetkan melampaui US$6 billion, Target Grup 2028 meningkat menjadi US$1,7 billion untuk EBITDA disesuaikan, dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) pendapatan di atas 30% pada periode 2025–2028. (*AMBS)
