Jajaki Integrasi Aset Digital, FLOQ dan Telkomsel Sepakati Kerja Sama Strategis

FLOQ Telkomsel kerja sama aset digital

Jajaki Integrasi Aset Digital, FLOQ dan Telkomsel Sepakati Kerja Sama Strategis (Foto: Istimewa/FLOQ)

youngster.id - Platform perdagangan aset digital FLOQ dan operator seluler Telkomsel menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki potensi integrasi layanan aset digital FLOQ ke dalam ekosistem aplikasi Telkomsel.

Kerja sama ini mencakup eksplorasi pengembangan konsep Mini Trade bagi pengguna pemula, peluang penukaran Telkomsel POIN menjadi saldo atau voucher layanan FLOQ, serta program pemasaran bersama memanfaatkan jaringan distribusi Telkomsel.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam memperluas aksesibilitas aset digital yang aman dan terdaftar melalui platform harian masyarakat.

“Kolaborasi ini bertujuan menjajaki bagaimana akses aset digital yang teregulasi dapat semakin terhubung dengan layanan digital yang digunakan masyarakat Indonesia setiap hari. Telkomsel memiliki jangkauan luar biasa dan ekosistem kuat, sementara FLOQ menghadirkan infrastruktur, kapabilitas produk, serta edukasi yang dibutuhkan agar aset digital lebih mudah diakses dan dipahami,” ujar Yudho, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Perluas Manfaat Ekosistem Digital dan Literasi Keuangan

Guna mendukung inklusi keuangan digital, FLOQ dan Telkomsel juga berencana menggelar inisiatif edukasi serta literasi aset digital bagi masyarakat luas. Hingga Semester I 2026, Telkomsel melayani lebih dari 153,5 juta pelanggan di seluruh Indonesia, sedangkan FLOQ—sebagai platform yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)—telah mencatatkan lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar.

Chief Sales Officer Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas nilai tambah ekosistem digital bagi pelanggan.

“Bersama FLOQ, kami menjajaki integrasi yang mulus agar layanan FLOQ lebih mudah diakses pelanggan melalui ekosistem digital Telkomsel, sehingga menghadirkan manfaat yang berarti bagi pelanggan dan masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Stanislaus.

Tahap Penjajakan Awal dan Kepatuhan Regulasi

Penandatanganan MoU pada forum WCCE 2026 bertema “Inclusively Creative: Collective Continuity” ini masih berada pada tahap awal dan bukan menandai peluncuran resmi layanan. Implementasi teknis dan ruang lingkup kerja sama akan dibahas lebih lanjut berdasarkan kesiapan kedua belah pihak serta pemenuhan regulasi yang berlaku dari OJK. (*AMBS)

 

Exit mobile version