Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Ekonomi Digital Indonesia

UMKM memanfaatkan platform digital. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi digital di Asia Tenggara. Seiring meningkatnya adopsi perdagangan online, kontribusi UMKM terhadap pasar e-commerce kawasan diproyeksikan mencapai 58% pada 2029.

Temuan tersebut terungkap dalam studi terbaru bertajuk “How Southeast Asia Buys and Pays 2026: Unlocking SMEs’ Potential” yang dirilis oleh 2C2P by Antom bersama firma market intelligence IDC.

Group CEO 2C2P by Antom, Worachat Luxkanalode, mengatakan UMKM memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi kawasan, namun masih menghadapi sejumlah tantangan dalam proses transformasi digital.

“Pelaku usaha di Asia Tenggara, khususnya UMKM, memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi kawasan. Namun banyak di antaranya masih menghadapi tantangan dalam proses transformasi digital,” ujarnya dikutip Senin (18/5/2026).

Laporan tersebut menunjukkan pasar e-commerce Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh 85,4% hingga mencapai nilai US$289,8 miliar pada 2029. Pertumbuhan ini turut didorong oleh semakin aktifnya UMKM dalam memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar.

Studi yang melibatkan 600 responden UMKM di enam negara Asia Tenggara—Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam—menunjukkan bahwa 66% pelaku usaha kini telah berjualan secara online. Angka tersebut mencerminkan semakin besarnya partisipasi UMKM dalam ekonomi digital kawasan.

Meski demikian, tingkat kesiapan digital UMKM masih belum merata. Sekitar sepertiga responden mengaku masih sangat bergantung pada transaksi tunai dalam operasional sehari-hari, termasuk di negara dengan tingkat digitalisasi yang relatif maju seperti Singapura.

Berbagai tantangan masih membayangi transformasi digital UMKM, mulai dari kompleksitas integrasi sistem, kekhawatiran terhadap fraud, biaya operasional yang tinggi, hingga keterbatasan infrastruktur.

Di Indonesia dan Filipina, hambatan utama berkaitan dengan infrastruktur dan konektivitas digital. Sementara di Singapura dan Vietnam, pelaku usaha lebih banyak menyoroti isu keamanan dan integrasi sistem.

Meski baru 49% UMKM yang menjalankan bisnis lintas negara, sekitar tiga dari empat responden mengaku berencana melakukan ekspansi internasional dalam dua tahun ke depan. Tren ini terlihat cukup kuat di Indonesia dan Thailand, di mana pelaku usaha mulai aktif menjangkau pasar baru melalui platform digital.

IDC memperkirakan peningkatan partisipasi UMKM dalam e-commerce lintas negara berpotensi membuka tambahan nilai penjualan hingga US$20,8 miliar pada 2029 atau setara dengan peningkatan 7,1% terhadap total nilai e-commerce kawasan.

Luxkanalode menilai pelaku usaha membutuhkan sistem yang mampu mendukung operasional secara lebih fleksibel dan efisien agar dapat berkembang di tengah ekonomi digital yang semakin kompetitif.

“Pelaku usaha membutuhkan sistem yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis secara lebih fleksibel dan efisien agar mampu berpartisipasi lebih optimal dalam ekonomi digital Asia Tenggara yang terus berkembang,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: 2C2Pe-commerceekonomi digitalIDCpertumbuhan e-commerce Asia TenggaraUMKM digitalUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

Next Post

OJK Catat Pengguna Keuangan Digital Tembus 17,17 Juta, Fokus Industri Bergeser ke Perlindungan Konsumen

Related Posts

Ascertain ekspansi Indonesia
Digital Business

Ekspor Teknologi, Perusahaan Fintech Malaysia Ascertain Ekspansi ke Indonesia

2 Juli 2026
0
Rasio Kewirausahaan Indonesia
Startup & Entrepreneurship

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
0
Pendanaan Seri H Airwallex
Startup & Entrepreneurship

Raih Pendanaan Seri H Senilai US$320 Juta, Valuasi Airwallex Melesat Jadi US$11 Miliar

26 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pengguna Keuangan Digital OJK 2026

OJK Catat Pengguna Keuangan Digital Tembus 17,17 Juta, Fokus Industri Bergeser ke Perlindungan Konsumen

OSL Indonesia x ICEX Group

Resmi Migrasi dari CFX, OSL Indonesia Gabung Ekosistem ICEX Group

Pluang Pendanaan MUFG

Raih Pendanaan Baru US$10 Juta dari MUFG, Pluang Siap Ekspansi dan Akuisisi

Discussion about this post

Recent Updates

Ascertain ekspansi Indonesia

Ekspor Teknologi, Perusahaan Fintech Malaysia Ascertain Ekspansi ke Indonesia

2 Juli 2026
Traveloka x Marriott International

Pasar Wisata ASEAN Tembus US$35,5 Miliar, Traveloka dan Marriott Jalin Kemitraan Strategis

2 Juli 2026
Peretasan aset kripto

Kerugian Peretasan Kripto Semester I-2026 Tembus US$1 Miliar, AI Jadi Solusi Keamanan Baru

2 Juli 2026
DANA SisBerdaya - DisBerdaya 2026

Dongkrak Pendapatan UMKM 113%, DANA dan Ant International Umumkan Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026

2 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Ascertain ekspansi Indonesia

Ekspor Teknologi, Perusahaan Fintech Malaysia Ascertain Ekspansi ke Indonesia

2 Juli 2026
Traveloka x Marriott International

Pasar Wisata ASEAN Tembus US$35,5 Miliar, Traveloka dan Marriott Jalin Kemitraan Strategis

2 Juli 2026
Peretasan aset kripto

Kerugian Peretasan Kripto Semester I-2026 Tembus US$1 Miliar, AI Jadi Solusi Keamanan Baru

2 Juli 2026
DANA SisBerdaya - DisBerdaya 2026

Dongkrak Pendapatan UMKM 113%, DANA dan Ant International Umumkan Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026

2 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version