Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Bain & Company: Aktivitas Private Equity Asia Tenggara Lesu di 2025, Hanya Raup US$14 Miliar

25 Maret 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Bain&Company

Bain & Company: Aktivitas Private Equity Asia Tenggara Lesu di 2025, Hanya Raup US$14 Miliar (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Aktivitas pendanaan dari perusahaan modal ventura dan ekuitas swasta (private equity/PE) di Asia Tenggara mengalami perlambatan signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan terbaru dari Bain & Company, nilai kesepakatan (deal value) di kawasan ini turun menjadi US$14 miliar (sekitar Rp220 triliun).

Angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai US$16 miliar, serta berada di bawah rata-rata tahunan periode 2020-2024 yang juga sebesar US$16 miliar. Penurunan ini mencerminkan pola volatilitas yang lebih luas di kawasan Asia-Pasifik.

“Para investor saat ini tengah bergulat dengan tensi dagang global, valuasi yang tinggi, serta tantangan penggalangan dana (fundraising) yang terus berlanjut,” ungkap Bain & Company, dikutip Rabu (25/3/2026)

Keterpaparan Asia Tenggara terhadap dinamika perdagangan global membuat kawasan ini lebih rentan, terutama untuk sektor-sektor yang terkait dengan aktivitas ekspor, akibat ketidakpastian tarif. Hal ini berkontribusi pada melemahnya aktivitas investasi, meskipun secara keseluruhan jumlah kesepakatan (deal count) di Asia-Pasifik mengalami kenaikan tipis.

Dari total nilai kesepakatan di Asia-Pasifik, Asia Tenggara hanya menyumbang kurang dari 10%, yang merupakan porsi terkecil di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, Asia-Pasifik mencatat total angka US$181 miliar, dengan China, India, dan Australia-Selandia Baru mencatat angka terbesar. Pasar kunci lainnya adalah Jepang dan Korea Selatan.

Sektor teknologi, media, dan telekomunikasi (TMT) tetap menjadi sektor terbesar, namun proporsinya turun menjadi 25% dari total nilai kesepakatan, mencapai titik terendah dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya, sektor ritel muncul sebagai fokus yang berkembang, mencapai 9,2% dari total nilai kesepakatan, didukung oleh pemulihan pascapandemi dan langkah pemerintah untuk mendorong konsumsi domestik.

Meskipun aktivitas investasi lesu, pasar divestasi (exit) memberikan titik terang. Di seluruh Asia-Pasifik, nilai exit naik 24% dari US$121 miliar di tahun 2024 menjadi US$150 miliar di tahun 2025. Namun, jumlah exit di Asia Tenggara tetap rendah karena ketidakpastian tarif terus meredam permintaan terhadap aset-aset yang digerakkan oleh ekspor.

Penggalangan dana (fundraising) di Asia-Pasifik juga anjlok 37% secara tahunan menjadi US$58 miliar, level terendah dalam lebih dari satu dekade. (*AMBS)

 

Tags: AsiaSoutheastBainAndCompanyEkonomiGlobalinvestasiModalVenturaPrivateEquityRitelAsiaTeknologiTMT
Previous Post

Apple WWDC 2026, Fokus pada Peningkatan AI Di Semua Perangkat

Next Post

Waspadai Psikosis AI, Ikuti Prinsip Aman Berinteraksi Dengan Teknologi Bot

Related Posts

investasi emas BCA Digital
Digital Business

Investasi Emas Mulai Dilirik Anak Muda, Cara Memulainya Ikut Berubah

19 September 2026
0
Tokenized Assets Makin Diminati, PINTU Catat Transaksi RWA Naik 8 Kali Lipat
Digital Business

Tokenized Assets Makin Diminati, PINTU Catat Transaksi RWA Naik 8 Kali Lipat

19 September 2026
0
Gen Z dan Milenial Dominasi Nasabah blu, Transaksi hingga Investasi Makin Aktif
Digital Business

Gen Z dan Milenial Dominasi Nasabah blu, Transaksi hingga Investasi Makin Aktif

17 September 2026
0
Load More
Next Post
Lazada x Nestlé

Waspadai Psikosis AI, Ikuti Prinsip Aman Berinteraksi Dengan Teknologi Bot

Pendapatan Blibli

Blibli Hadirkan Solusi Belanja Praktis Pasca Lebaran

Volume perdagangan Bittime

Pasar Komoditas Pulih, Volume Perdagangan Emas dan Perak Digital di Bittime Melonjak

Discussion about this post

Recent Updates

Usung Solusi Limbah Kemasan, Pelajar Indonesia Jadi Juara Kompetisi Bisnis Asia Pasifik

Anak Muda Asia Pasifik Ubah Limbah Kemasan Jadi Solusi Bisnis Berkelanjutan

25 September 2026
Schneider Electric x UGM)

Schneider Electric dan UGM Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Vokasi dan Teknologi

25 September 2026
pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Usung Solusi Limbah Kemasan, Pelajar Indonesia Jadi Juara Kompetisi Bisnis Asia Pasifik

Anak Muda Asia Pasifik Ubah Limbah Kemasan Jadi Solusi Bisnis Berkelanjutan

25 September 2026
Schneider Electric x UGM)

Schneider Electric dan UGM Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Vokasi dan Teknologi

25 September 2026
pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version