Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Masuki Tahun Kelima, INA dan Mitra Salurkan Investasi Rp74,5 Triliun di Sektor Strategis

2 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Indonesia Investment Authority

Masuki Tahun Kelima, INA dan Mitra Salurkan Investasi Rp74,5 Triliun di Sektor Strategis (Foto: Istimewa/INA)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Indonesia terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi investasi jangka panjang yang menarik. Komitmen ini dibuktikan oleh Indonesia Investment Authority (INA). Memasuki tahun kelima operasionalnya, sovereign wealth fund Indonesia ini bersama para mitra investor berhasil menyalurkan investasi kumulatif sebesar Rp74,5 triliun (sekitar US$4,7 miliar).

Dari total investasi tersebut, penyaluran langsung dari INA mencapai Rp33,3 triliun (US$2,1 miliar). Sementara itu, INA juga sukses menarik Penanaman Modal Asing (PMA) ke tanah air dengan realisasi kumulatif mencapai Rp41,2 triliun (US$2,6 miliar).

Pertumbuhan positif ini turut mendongkrak total aset yang dikelola atau Assets Under Management (AUM) INA menjadi Rp146,2 triliun (US$9,1 miliar), atau melonjak 1,9 kali lipat dibandingkan saat awal pendiriannya.

“Lima tahun perjalanan INA mencerminkan bagaimana kepercayaan investor global terhadap Indonesia terus diterjemahkan menjadi investasi jangka panjang di berbagai sektor strategis. Di tengah kompleksitas global, INA tetap berfokus pada tata kelola yang baik, penciptaan nilai jangka panjang, serta praktik investasi yang disiplin,” ujar Oki Ramadhana, Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority, dikutip Kamis (2/6/2026).

3 Strategi Utama INA di Tahun 2025

Merespons kebutuhan struktural yang terus berkembang serta dinamika pasar global yang dinamis, Indonesia Investment Authority (INA) secara taktis menerapkan tiga pendekatan strategis utama sepanjang tahun 2025.

Langkah pertama diwujudkan melalui peningkatan alokasi modal pada lima sektor prioritas yang memiliki dampak besar bagi masa depan nasional, yaitu sektor transportasi dan logistik, energi hijau, teknologi digital dan AI, kesehatan, serta advanced materials.

Bersamaan dengan itu, sebagai langkah kedua, INA secara disiplin melanjutkan penyesuaian portofolionya dengan menggeser arah investasi menuju kelas aset yang menawarkan potensi imbal hasil (return) lebih tinggi, termasuk ke dalam instrumen private equity, real estate, dan hybrid capital.

Terakhir, guna memperluas jangkauan dan kapabilitasnya, pendekatan ketiga difokuskan pada ekspansi struktur investasi tidak langsung, sebuah strategi yang dirancang untuk memperluas akses terhadap peluang investasi berskala global sekaligus mendorong transfer keahlian dari para mitra strategis internasional.

Rincian Alokasi Investasi INA di Sektor-Sektor Strategis

Investasi yang dikelola oleh Indonesia Investment Authority (INA) diarahkan secara disiplin pada sektor-sektor yang memiliki relevansi kuat terhadap pertumbuhan jangka panjang Indonesia.

Sektor transportasi dan logistik masih mendominasi sebagai alokasi kumulatif terbesar INA dengan porsi mencapai 44,0%. Lewat sektor ini, INA bersama para mitranya telah memberikan dukungan nyata bagi pembangunan infrastruktur nasional, yang mencakup pembangunan lebih dari 250 kilometer jalan tol, pengembangan infrastruktur pelabuhan dan logistik utama, serta penyediaan sekitar 200.000 meter persegi properti logistik modern.

Sejalan dengan komitmen membangun kedaulatan digital Indonesia, INA juga mengalokasikan 29,5% portofolionya ke sektor digital dan kecerdasan buatan (AI). Langkah strategis ini diwujudkan melalui pendanaan salah satu operator menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara yang mengelola lebih dari 40.000 menara, penggelaran lebih dari 57.000 kilometer jaringan serat optik, serta pengembangan platform pusat data hyperscale yang dirancang khusus untuk mendukung ekosistem infrastruktur AI di tanah air.

Di samping konektivitas fisik dan digital, INA aktif mendukung sektor energi hijau dan keberlanjutan. Dukungan ini mengalir pada pengembangan salah satu portofolio panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia, yang kini mampu memproduksi listrik bersih sekitar 395 GWh per bulan sekaligus berkontribusi langsung pada pengurangan emisi setara CO₂ sebesar 0,3 juta ton setiap bulannya.

Komitmen INA terhadap kualitas hidup masyarakat juga tercermin di sektor kesehatan dan farmasi. Di sektor ini, INA menyuntikkan modal pada jaringan rumah sakit serta platform farmasi ritel terbesar di Indonesia. Tidak hanya itu, INA menaruh investasi strategis pada fasilitas fraksionasi plasma darah pertama di Indonesia—yang juga menjadi yang terbesar di Asia Tenggara—dengan proyeksi kapasitas pemrosesan mencapai 600.000 liter per tahun.

Terakhir, guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global dan mendorong hilirisasi industri nasional, INA memberikan dukungan penuh pada sektor advanced materials melalui pengembangan platform produksi katoda Lithium Iron Phosphate (LFP) terbesar di dunia di luar Tiongkok. Platform ini telah mencatatkan kapasitas produksi sebesar 30.000 ton pada tahun 2025, dan ditargetkan akan mendapat tambahan kapasitas masing-masing sebesar 110.000 ton pada tahun 2026 serta 120.000 ton pada tahun 2027 demi memperkokoh ekosistem baterai global dari Indonesia.

Kantongi Komitmen US$25 Miliar dan Unggul dalam Tata Kelola

Hingga saat ini, INA telah mengamankan komitmen investasi sekitar US$25 miliar dari 40 mitra strategis di 15 negara, termasuk dana pensiun, manajer aset, hingga sesama sovereign wealth funds global.

Kredibilitas INA di mata internasional juga diperkuat oleh aspek finansial dan tata kelola yang sehat. Pada tahun 2025, Fitch Ratings mempertahankan peringkat investasi INA di level ‘BBB’ (Internasional) dan ‘AAA(idn)’ (Nasional).

Selain itu, berdasarkan penilaian independen dari Global SWF 2025, INA meraih skor Governance, Sustainability, and Resilience (GSR) sebesar 72%. Angka ini jauh melampaui rata-rata sovereign wealth fund dunia yang berada di angka 53%, menegaskan komitmen kuat INA terhadap transparansi dan manajemen risiko yang pruden. (*AMBS)

 

Tags: ekonomi Indonesiaenergi hijauINAIndonesia Investment Authorityinfrastruktur digitalinvestasi jangka panjangOki RamadhanaSovereign Wealth Fund
Previous Post

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

Next Post

Gandeng Denny Sumargo, Caroline.id Perkuat Penetrasi Pasar Digital Mobil Bekas

Related Posts

ekonomi kreatif nasional
Industry

Ekonomi Kreatif Lampaui Pertumbuhan Nasional, Sektor Digital Jadi Penggerak Utama

29 Juni 2026
0
GuarantCo jamin obligasi Triasmitra
Industry

Masuk Indonesia, GuarantCo Jamin Obligasi Triasmitra Rp730 Miliar untuk Kabel Laut Tengah

18 Juni 2026
0
Lintasarta Intelligent Core
Technology

Lintasarta Hadirkan Intelligent Core untuk Percepat Adopsi AI di Industri

11 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Denny Sumargo - Caroline.id

Gandeng Denny Sumargo, Caroline.id Perkuat Penetrasi Pasar Digital Mobil Bekas

Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

Bauran EBT Indonesia 2026

Lampaui Target, Bauran EBT Indonesia Capai 17,89% di April 2026

Discussion about this post

Recent Updates

Bauran EBT Indonesia 2026

Lampaui Target, Bauran EBT Indonesia Capai 17,89% di April 2026

2 Juli 2026
Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

2 Juli 2026
Denny Sumargo - Caroline.id

Gandeng Denny Sumargo, Caroline.id Perkuat Penetrasi Pasar Digital Mobil Bekas

2 Juli 2026
Indonesia Investment Authority

Masuki Tahun Kelima, INA dan Mitra Salurkan Investasi Rp74,5 Triliun di Sektor Strategis

2 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bauran EBT Indonesia 2026

Lampaui Target, Bauran EBT Indonesia Capai 17,89% di April 2026

2 Juli 2026
Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

Headset Gaming Kini Andalkan Audio Imersif dan AI, JBL Perbarui Quantum Series

2 Juli 2026
Denny Sumargo - Caroline.id

Gandeng Denny Sumargo, Caroline.id Perkuat Penetrasi Pasar Digital Mobil Bekas

2 Juli 2026
Indonesia Investment Authority

Masuki Tahun Kelima, INA dan Mitra Salurkan Investasi Rp74,5 Triliun di Sektor Strategis

2 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version