Minggu, 11 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Shopping Personality Gen Z Makin Beragam, Dari Pemburu Tren hingga Anti Ribet

27 Agustus 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
shopping personality Gen Z

ki-ka Senior Director of Business Development Shopee Indonesia Adi Rahardja, Naykilla dan Tenxi. (Foto: istimewa/shopee)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bagi Gen Z, belanja bukan lagi sekadar aktivitas untuk memenuhi kebutuhan. Pilihan produk yang masuk ke keranjang belanja juga dapat menjadi bagian dari cara mereka menunjukkan gaya, mengikuti tren, hingga mendukung hobi dan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, pola belanja generasi muda semakin beragam. Ada yang gemar berburu barang viral dan aksesori unik, sementara yang lain lebih suka mencari barang yang memang dibutuhkan tanpa ingin menghabiskan banyak waktu untuk memilih.

Fenomena ini turut terlihat dalam kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day 2026, yang mengangkat konsep shopping personality untuk menggambarkan perbedaan cara pengguna dalam memilih dan membeli produk.

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengatakan generasi muda kini semakin eksploratif dalam berbelanja.

“Kami melihat pengguna, khususnya generasi muda semakin eksploratif dalam berbelanja. Pilihan produk tidak lagi hanya didorong oleh kebutuhan, tetapi juga tren, gaya hidup serta cara mereka mengekspresikan personality masing-masing,” ujar Adi pada jumpa pers, Rabu (26/8/2026) di Jakarta.

Menurut Adi, melalui kampanye 9.9 Super Shopping Day, Shopee berupaya menghadirkan pengalaman belanja yang relevan dan personal dengan memberikan ragam pilihan produk, promo spesial hingga fitur interaktif yang dekat dengan hal-hal yang disukai Gen Z.

Untuk itu, Shopee berkolaborasi dengan dua musisi muda, Naykilla dan Tenxi, dalam iklan terbaru melalui jingle “Kasih Aba-Aba 2.0”. Keduanya menjadi contoh bagaimana perbedaan karakter dapat tercermin dari pilihan belanja.

Bagi Naykilla, keranjang belanja menjadi ruang untuk mengeksplorasi berbagai hal yang sesuai dengan karakter dan gayanya.

“Apa yang aku beli atau ada di keranjang orange aku biasanya memang ‘aku banget’. Kalau ada item yang lagi viral, auto kepo! Apalagi yang centyl dan bisa dipakai buat bikin look aku makin seru,” ujarnya.

Ketertarikannya tidak hanya pada fashion. Naykilla juga menyukai berbagai aksesori kecil seperti face sticker, hair accessories, dan belt, hingga kebutuhan sehari-hari seperti skincare yang ditemukannya saat menjelajah platform.

Karakter tersebut menunjukkan tipe shopping personality yang menjadikan aktivitas belanja sebagai bagian dari eksplorasi gaya. Tren menjadi pemicu rasa ingin tahu, sementara produk yang dipilih menjadi cara untuk menampilkan karakter personal.

Berbeda dengan Naykilla, Tenxi memiliki pendekatan yang lebih praktis. Ia cenderung mencari barang yang memang dibutuhkan dan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

“Kalau aku biasanya ga suka ribet, cari barang yang simpel dan memang butuh karena dipakai sehari-hari, tapi juga suka eksplor sesuatu yang bisa support hobi seperti bermusik,” kata Tenxi.

Bagi Tenxi, kemudahan menemukan berbagai kebutuhan dalam satu platform menjadi nilai penting. Ia dapat mencari produk yang dibutuhkan saat berada di rumah, studio, maupun ketika sedang bepergian.

Pola ini memperlihatkan karakter shopping personality yang lebih berorientasi pada fungsi dan efisiensi. Belanja dilakukan ketika ada kebutuhan, tetapi tetap terbuka terhadap produk yang dapat menunjang hobi.

Hal ini sejalan dengan pandangan Shopee bahwa perkembangan preferensi pengguna membuat pengalaman belanja perlu semakin relevan dan personal. Konsep shopping personality menjadi cara untuk melihat bahwa aktivitas belanja dapat menjadi bagian dari ekspresi diri.

Konsep tersebut juga membuat pengalaman belanja semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari Gen Z. Barang yang dibeli bisa menjadi pelengkap gaya, mendukung pekerjaan atau hobi, atau sekadar memenuhi kebutuhan praktis.  Jadi yang membedakan bukan hanya barang yang masuk keranjang, tetapi juga cerita, kebutuhan, dan karakter di balik setiap pilihan.

 

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlinee-commercegaya hidupGen ZShopeeShopping PersonalityTren Gen Z
Previous Post

RAIA Grid Bangun Jalan Tol Digital 86.000 Km, Siapkan Ekosistem AI hingga GPU Assembly

Next Post

Investor Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta, Digital Trust Makin Dibutuhkan

Related Posts

Co-living Gen Z dan Milenial
Industry

69% Gen Z dan Milenial Utamakan Harga Sewa Saat Pilih Co-Living

7 Oktober 2026
0
Konsumen Cerdas Lazada
Digital Business

Konsumen Makin Cerdas, Lazada Catat Selisih Belanja eCommerce Rp65 Triliun

3 Oktober 2026
0
Future Menu 2026: Kuliner Tradisional Indonesia Layak Jadi Inspirasi Menu Modern
Industry

Future Menu 2026: Kuliner Tradisional Indonesia Layak Jadi Inspirasi Menu Modern

3 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
investor kripto Indonesia

Investor Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta, Digital Trust Makin Dibutuhkan

passkey WhatsApp

Passkey WhatsApp Sudah Dipakai 1 Miliar Orang, Login Akun Makin Aman

Generasi Muda Indonesia Kesiapan Kerja

Generasi Muda Indonesia Paling Percaya Diri Berwirausaha di Asia Pasifik

Discussion about this post

Recent Updates

BNPL Indonesia

BNPL: Dari Gaya Hidup Digital Menjadi Infrastruktur Kredit Baru

10 Oktober 2026
Traveloka 10.10 Epic Sale

Traveloka Gelar 10.10 Epic Sale di 8 Negara, Soroti Lonjakan Wisatawan ke Tiongkok dan Jepang

10 Oktober 2026
IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia

IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia

10 Oktober 2026
Samsung Telkom Solusi Enterprise

Samsung dan Telkom Jalin Kerja Sama Kembangkan Solusi Enterprise Terintegrasi

10 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
BNPL Indonesia

BNPL: Dari Gaya Hidup Digital Menjadi Infrastruktur Kredit Baru

10 Oktober 2026
Traveloka 10.10 Epic Sale

Traveloka Gelar 10.10 Epic Sale di 8 Negara, Soroti Lonjakan Wisatawan ke Tiongkok dan Jepang

10 Oktober 2026
IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia

IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia

10 Oktober 2026
Samsung Telkom Solusi Enterprise

Samsung dan Telkom Jalin Kerja Sama Kembangkan Solusi Enterprise Terintegrasi

10 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version