youngster.id - Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia semakin berkembang, termasuk dalam industri kreatif. Pemerintah menyebut 92% pekerja berbasis pengetahuan di Indonesia telah menggunakan generative AI dalam pekerjaan sehari-hari. Perkembangan tersebut mulai mendorong perubahan dari sekadar menggunakan AI sebagai alat bantu menjadi memanfaatkannya untuk menghasilkan karya kreatif.
Seiring semakin luasnya adopsi kecerdasan artifisial di industri perfilman, Telkomsel bersama Huawei dan MiniMax menghadirkan AI Cinefest 2026 sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi AI dalam proses pembuatan film.
Vice President Brand Communications Telkomsel, Emir G. Surya, mengatakan AI Cinefest menjadi bagian dari upaya Telkomsel membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengeksplorasi AI sebagai medium baru dalam berkarya.
“AI Cinefest kami hadirkan sebagai wadah bagi para kreator Indonesia untuk memanfaatkan AI sebagai medium baru dalam berkarya. Bersama para mitra ekosistem, kami ingin memperluas akses terhadap teknologi, pembelajaran, dan kolaborasi guna mendorong tumbuhnya talenta serta ekosistem kreator AI yang semakin kreatif, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Emir pada acara puncak AI Cinefest 2026, Jumat (7/8/2026), di Jakarta.
Program tersebut berhasil menghimpun 1.111 karya film pendek berbasis AI dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 1.000 karya dan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI sebagai medium kreatif.
Dari ribuan karya yang masuk, terpilih 100 peserta terbaik untuk mengikuti Curated Workshop. Para peserta kemudian mendapatkan pembekalan mengenai proses AI filmmaking secara menyeluruh, mulai dari pengembangan ide hingga produksi film menggunakan teknologi generative AI.
Menurut Emir, antusiasme peserta menjadi salah satu indikasi tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia. Karena itu, pengembangan talenta dan kolaborasi antar pelaku ekosistem dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pemanfaatan AI secara lebih luas.
“Ke depan, Telkomsel akan terus berkolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem untuk mempercepat adopsi AI, mengembangkan talenta digital, dan memperkuat ekosistem kreator AI Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional,” ucapnya.
Proses kurasi AI Cinefest 2026 dilakukan oleh Story Editor Arief Ash Shiddiq dan AI Storyteller Immanuel Manurung. Melalui sesi mentoring dan transfer pengetahuan bersama praktisi industri, peserta tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan teknologi AI, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai penerapannya dalam proses kreatif.
Dari rangkaian program tersebut, 10 karya terbaik kemudian dipilih untuk ditampilkan dalam AI Cinefest Exhibition yang berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di M Bloc Space, Jakarta.
Rangkaian AI Cinefest 2026 mencapai puncaknya melalui AI Cinefest Awarding Night pada 7 Agustus 2026. Acara tersebut menghadirkan pemutaran karya finalis, apresiasi bagi Top 10, serta talkshow bertajuk “Where Creativity Meets Technology”.
Sineas muda Brilian Fairiandi terpilih sebagai juara pertama melalui film pendek berjudul Gema. Ega Trispantia meraih juara kedua melalui karya Homebody, sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Ihsan Fadli melalui film The Reality Beyond.
Kehadiran Huawei dan MiniMax turut memperkuat program melalui dukungan akses terhadap teknologi, pembelajaran, serta berbagai pemanfaatan AI yang memungkinkan peserta mengeksplorasi proses AI filmmaking secara lebih komprehensif.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post